BANDUNG, PROJO.or.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PROJO Jawa Barat tancap gas melakukan penguatan internal. Organisasi relawan pendukung setia Presiden Joko Widodo ini dijadwalkan akan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Jawa Barat 2026 pada akhir Mei mendatang.
Keputusan tersebut dimatangkan dalam rapat persiapan panitia yang digelar di Bandung pada Sabtu (18/4). Konferda kali ini mengusung semangat besar, yakni “Konsolidasi Total Menuju Organisasi Solid PROJO Jawa Barat.”
Memperkuat Struktur Hingga Tingkat Desa
Ketua DPD PROJO Jawa Barat, Djoni Suherman, menegaskan bahwa agenda ini merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Konferda akan menjadi momentum krusial untuk menyempurnakan mesin organisasi agar lebih efektif bergerak di tengah masyarakat.
“Sesuai arahan DPP PROJO, konferensi ini akan menjadi arena konsolidasi total. Kedepannya, kami akan menyempurnakan struktur PROJO hingga menyentuh tingkat desa di seluruh wilayah Jawa Barat,” ujar Djoni.
Agenda Politik dan Rekomendasi Kritis
Ketua Bidang OKK DPD PROJO Jabar sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Dadi Munardi, menjelaskan bahwa Konferda tidak hanya sekadar pertemuan seremonial. Di dalamnya, akan dibahas secara mendalam mengenai sikap politik organisasi, penyusunan program kerja jangka panjang, hingga perumusan rekomendasi strategis.
“Rekomendasi yang kami susun nantinya akan menjadi masukan kritis bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tujuannya jelas, untuk mendorong perbaikan pelayanan publik agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tegas Dadi.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah
Agenda besar ini akan dihadiri oleh perwakilan dari 27 DPC PROJO Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Selain itu, Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi beserta jajaran pengurus pusat dipastikan akan hadir untuk memberikan arahan langsung.
Pihak panitia juga berencana mengundang perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta sejumlah tokoh masyarakat Pasundan untuk mempererat sinergi dalam membangun daerah.
Melalui Konferda ini, PROJO Jawa Barat berharap dapat bertransformasi menjadi organisasi yang lebih modern, solid, dan tetap setia garis rakyat dalam mengawal arah pembangunan nasional maupun daerah.***












