BOGOR, PROJO.or.id – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026), tidak sekadar menjadi seremonial kepolisian. Acara ini bertransformasi menjadi panggung persatuan nasional yang mempertemukan para pemimpin dan tokoh lintas generasi dalam satu forum.
Presiden RI Prabowo Subianto, yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, hadir didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rombongan kepala negara tiba di lokasi sekitar pukul 7.58 WIB.
Momen istimewa terlihat di kursi undangan utama, di mana duet pemimpin baru Indonesia, Prabowo-Gibran, berbaur akrab dengan para pendahulunya. Hadir di lokasi, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) duduk bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI M. Jusuf Kalla (JK).
Tak kalah khidmat, istri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, juga turut hadir menyaksikan upacara akbar ini. Kehadiran barisan mantan pemimpin negara ini memancarkan pesan kuat tentang soliditas dan kesinambungan kepemimpinan bangsa.
Suasana kebersamaan ini kian lengkap dengan kehadiran para pimpinan lembaga tinggi negara serta tokoh politik sentral, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bahtiar Najamuddin, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Ketua Mahkamah Agung Sunarto, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, hingga Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Sejumlah menteri kunci dari Kabinet Merah Putih juga tampak kompak mendampingi, termasuk Menko Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri ESDM (Ketum Golkar) Bahlil Lahadalia, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wamenko Hukum dan HAM Otto Hasibuan, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Defile Pasukan dan Penganugerahan Tanda Kehormatan
Di hadapan para tokoh bangsa tersebut, rangkaian upacara berlangsung sangat megah. Langit Cikeas dihiasi oleh atraksi paramotor, disusul pertunjukan seni dan peragaan kemampuan taktis personel Polri pasca-upacara utama. Defile yang menampilkan konvoi kendaraan taktis, aksi penerjunan bebas, hingga parade pasukan gabungan Polri, TNI, dan mitra Polri sukses memukau para undangan.
Puncak acara juga ditandai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia. Penghargaan Nugraha Sakanti diberikan kepada 11 satuan kerja dan kepolisian daerah berprestasi, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Sumatra Utara, Polda Riau, Polda Lampung, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Barat, Polda Kalimantan Tengah, Polda Jawa Timur, Divisi Hukum Polri, dan Pusat Keuangan Polri.
Selain itu, penghargaan Bintang Bhayangkara Narariya turut dianugerahkan kepada tiga personel teladan: Kombes Pol Dr. Prasetiyo Adhi Wibowo, AKP Nengsi Marline Waromy, dan AIPTU Wawan Setiyawan.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Kapolri Jenderal Polisi menganugerahkan Medali Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik Loka Praja Samrakshana kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas komitmennya menjaga stabilitas keamanan dan persatuan di tanah air.***











