BANDUNG, PROJO.or.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PROJO Jawa Barat siap menghentak panggung politik daerah dengan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) pada 29–30 Mei 2026.
Agenda akbar yang dipusatkan di Hotel Horison Ultima, Kota Bandung ini dipastikan bakal dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, guna memimpin langsung arah pergerakan taktis organisasi.
Keputusan krusial mengenai kematangan persiapan ini disepakati dalam rapat pleno panitia yang berlangsung di Bandung pada Sabtu (23/5).
Tahun ini, kehadiran jajaran pengurus pusat menjadi suntikan energi segar bagi PROJO Jabar yang tengah mengusung tema besar: “Konsolidasi Total Menuju Projo yang Solid dan Terorganisir”.
Arahan Taktis Langsung dari Ketua Umum
Kehadiran sosok Budi Arie Setiadi dinilai menjadi momentum krusial bagi seluruh kader di bumi Pasundan. Sebagai wilayah dengan lumbung suara strategis nasional, Jawa Barat membutuhkan penyelarasan visi yang kuat dan presisi antara pusat dan daerah.
Ketua Panitia Konferda PROJO Jabar, Dadi Munardi—yang akrab disapa Kang Dadi—menjelaskan bahwa kehadiran Ketum beserta jajaran DPP bertujuan untuk memberikan instruksi serta komando langsung agar roda organisasi dapat bergerak lebih lincah dan progresif.
“Sesuai arahan DPP dan kehadiran langsung Ketua Umum, konferensi ini akan menjadi arena konsolidasi total. Kami ingin memastikan struktur PROJO ke depan bergerak terorganisir hingga menyentuh tingkat desa di seluruh wilayah Jawa Barat,” ujar Kang Dadi.
Selain fokus pada konsolidasi internal, forum tertinggi di tingkat provinsi ini juga dirancang sebagai ruang strategis untuk membedah sikap politik organisasi, menyusun program kerja jangka panjang, hingga merumuskan rekomendasi penting bagi jalannya roda pemerintahan.
“Rekomendasi yang kami godok bersama pengurus pusat nantinya akan menjadi masukan kritis, baik bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat, demi mendorong perbaikan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Kang Dadi.
27 Kabupaten/Kota Satu Komando, Solid, dan Terorganisir
Semangat konsolidasi total ini disambut antusias oleh seluruh pengurus di tingkat daerah. Sebanyak 27 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PROJO Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dipastikan mengutus 3 delegasi resmi beserta jajaran peninjau untuk menghijaukan arena konferensi.
Kesiapan penuh salah satunya disuarakan oleh Ketua DPC PROJO Kabupaten Garut, Dedi Mulyadi, SE. Ia menegaskan bahwa kehadiran jajaran pimpinan pusat dan daerah dalam satu forum merupakan instruksi wajib yang harus dikawal ketat sesuai AD/ART organisasi.
“Kami dari Garut siap hadir satu komando. Konferda kali ini mengusung marwah yang sangat jelas, yaitu Konsolidasi Total Menuju Projo yang Solid dan Terorganisir,” ungkap Dedi Mulyadi.
Dedi menambahkan, DPC PROJO Garut telah bersiap menyerap seluruh arahan taktis yang akan disampaikan oleh Ketua Umum Budi Arie Setiadi nanti untuk segera diimplementasikan nyata di akar rumput.
Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Tak hanya menjadi ajang berkumpulnya tokoh-tokoh nasional dari jajaran pengurus pusat, panitia juga turut mengundang perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta tokoh masyarakat Sunda.
Kehadiran berbagai elemen strategis ini diharapkan mampu mempererat sinergi dalam mengawal arah pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Melalui momentum Konferda 2026 yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum beserta jajarannya ini, PROJO Jawa Barat memantapkan langkah nyata untuk bertransformasi menjadi organisasi gerakan rakyat yang modern: Taktis di lapangan, Solid dalam satu komando, dan tetap Setia di Garis Rakyat.***











