JAKARTA, PROJO.or.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO memberikan respons tegas terkait riuhnya dinamika publik menyusul rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang akan kembali berkeliling Indonesia. PROJO meminta semua pihak untuk tidak memelintir agenda kerakyatan tersebut menjadi narasi politik yang berlebihan atau membenturkannya dengan pemerintahan saat ini.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PROJO, Freddy Alex Damanik, menegaskan bahwa rencana blusukan Jokowi ke berbagai penjuru daerah murni merupakan kegiatan silaturahmi untuk memenuhi kerinduan dan undangan langsung dari masyarakat di akar rumput.
”Kami ingin menegaskan bahwa ini bukan kampanye, bukan upaya pengambilalihan peran pemerintahan, dan bukan bentuk gangguan terhadap Presiden Prabowo Subianto,” ujar Freddy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Menjaga Tradisi Kepemimpinan yang Dekat dengan Rakyat
Menurut Freddy, aksi turun ke bawah atau blusukan sudah menjadi DNA kepemimpinan Jokowi selama sepuluh tahun memimpin Indonesia. Kebiasaan tersebut bukanlah sebuah simbol komoditas politik, melainkan cara otentik Jokowi dalam mendengar, merasakan, dan memahami langsung denyut nadi permasalahan di masyarakat.
Oleh karena itu, PROJO menilai sangat tidak berdasar jika ada kelompok atau pengamat yang langsung mengaitkan kesiapan fisik Jokowi ini sebagai sebuah manuver politik praktis.
“Sangat keliru jika ada pihak yang langsung menuduh setiap aktivitasnya sebagai manuver politik. Agenda keliling Indonesia ini justru membawa semangat positif untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan merajut persatuan kebangsaan,” kata Freddy menambahkan.
Jangan Terprovokasi oleh Framing yang Membenturkan Tokoh Bangsa
Lebih lanjut, PROJO mengimbau masyarakat luas agar tetap jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh upaya pembingkaian (framing) negatif di media sosial maupun ruang publik yang sengaja ingin mengadu domba antara Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto.
Saat ini, bangsa Indonesia sedang fokus membutuhkan stabilitas nasional serta sinergi dari seluruh elemen masyarakat agar program-program pemerintah dapat berjalan optimal. Freddy memastikan bahwa komitmen loyalitas Jokowi terhadap keberlanjutan pemerintahan saat ini sudah final.
”Pak Jokowi sendiri berkali-kali menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo,” tekan Freddy secara lugas.
Penuhi Undangan Daerah Setelah Pulih
Sebelumnya, dalam keterangan di kediamannya di Sumber, Solo, Senin (25/5), Jokowi mengonfirmasi bahwa kondisi kesehatannya telah membaik secara total dan siap kembali beraktivitas di lapangan guna memenuhi undangan dari warga di berbagai daerah, termasuk wilayah seperti Lampung, NTT, dan Jawa Barat.
Ketika didesak pertanyaan oleh awak media mengenai apakah safari ini merupakan bagian dari persiapan dini atau investasi modal politik menyongsong Pilpres 2029 demi mendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Jokowi menjawabnya dengan santai dan konsisten.
”Karena ada undangan dari daerah,” tutur Jokowi singkat.
Bagi PROJO, langkah kembalinya sang Bapak Bangsa ke tengah-tengah rakyat adalah momentum kebersamaan yang harus disambut baik, sebagai simbol bahwa seorang pemimpin sejati tidak akan pernah berjarak dengan rakyatnya meski telah purnatugas.***











