PEKANBARU, PROJO.or.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PROJO Provinsi Riau sukses menghentak Bumi Lancang Kuning dengan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Riau 2026. Agenda konsolidasi akbar yang dipusatkan di Ballroom Hotel Ameera, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, pada Sabtu (23/5) ini menjadi bukti nyata soliditas mesin organisasi di daerah.
Dengan mengusung tema “Konsolidasi Total Menuju PROJO yang Solid dan Terorganisir”, Konferda ini menjadi langkah taktis dalam memperkokoh struktur organisasi, meningkatkan koordinasi antar-elemen relawan, serta memperluas ruang aspirasi masyarakat demi mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Istimewanya, agenda krusial ini dihadiri beberapa unsur petinggi DPP Projo, antara lain Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, Sekretaris Jenderal Freddy Alex Damanik, Wakil Ketua Umum Cahaya Sinaga dan Ketua OKK Fredy Tambunan.
Kehadiran nakhoda tertinggi PROJO tersebut membakar semangat dan militansi ratusan kader dari seluruh penjuru Riau yang memadati lokasi acara.
Jembatan Strategis Rakyat dan Negara
Dalam arahannya di forum Konferda Riau, Sekretaris Jenderal DPP PROJO, Freddy Alex Damanik, menegaskan paradigma baru organisasi. Ia menyatakan bahwa PROJO kini siap bertransformasi menjadi sebuah gerakan rakyat yang berkelanjutan (sustainable movement), tidak sekadar bergerak dalam momentum politik sesaat.
Freddy memaparkan bahwa PROJO memegang peran krusial sebagai jembatan strategis yang menghubungkan antara rakyat dan negara.
“PROJO harus menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam mendukung penuh program-program pemerintah, sekaligus berdiri di garda terdepan sebagai penyerap dan penyalur aspirasi murni masyarakat di daerah,” tegas Freddy Alex Damanik menjabarkan esensi tema Konferda.

Dody Kurniawan Terpilih Aklamasi Pimpin PROJO Riau 2026–2031
Sejalan dengan semangat keberlanjutan tersebut, sidang pleno organisasi yang dipimpin langsung oleh Sekjen DPP PROJO Freddy Alex Damanik secara sah memutuskan memilih Sdr. Dody Kurniawan sebagai Ketua DPD PROJO Provinsi Riau periode 2026–2031.
Keputusan tersebut diambil secara aklamasi, setelah sebelumnya seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PROJO dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau kompak mengusulkan nama Dody Kurniawan sebagai calon tunggal. Ia merupakan kader militan yang sebelumnya sukses memimpin sebagai Ketua DPC PROJO Kota Pekanbaru.

Satu Komando Pasca-Konferda Jatim
Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi dalam pengarahan politiknya ikut mempertegas garis perjuangan PROJO yang tegak lurus mengawal pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
”Ini adalah Konferda kedua yang kita gelar setelah Provinsi Jawa Timur. Minggu depan, giliran Provinsi Jawa Barat bergerak, dan segera menyusul gelombang Konferda di daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia!” tegas Budi Arie disambut teriakan yel-yel kompak para kader.
Budi Arie menginstruksikan PROJO Riau wajib mendukung penuh semua program pemerintahan Presiden Prabowo. “Caranya? Turun langsung ke masyarakat, pantau programnya! Kalau ada kritik dan permasalahan di lapangan, kita sampaikan langsung ke pusat!” ujarnya lantang.
Ketua Umum turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Ia berharap semangat kebersamaan ini menjadi energi positif untuk membawa PROJO Riau semakin maju dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.
12 Kabupaten/Kota Riau Solid Satu Suara
Ketua DPD PROJO Riau demisioner, Sonny Silaban, menyatakan bahwa Konferda ini menjadi simbol kesiapan organisasi dalam memperkuat jaringan relawan hingga tingkat daerah serta membangun kolaborasi yang kokoh antara masyarakat dan pemerintah.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferda, Hendra Kurniawan, dalam laporan resminya menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme kader. “Konferda ini dihadiri oleh keterwakilan pengurus PROJO dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau. Kita solid!” ungkap Hendra.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Daerah melalui Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Boby Rachmat mewakili Plt Gubernur Riau.
“Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kegiatan ini. Kami berharap PROJO terus memberikan kontribusi nyata untuk Riau, baik dalam mengawal pembangunan maupun aktif dalam kegiatan kemasyarakatan,” tutur Boby.
Rumah Besar Semua Elemen Bangsa
Konferda PROJO Riau 2026 ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa PROJO adalah organisasi yang inklusif dan dihormati. Hadir langsung dalam acara, Gubernur Riau periode 2019–2023, Syamsuar, yang kini menduduki posisi strategis sebagai Penasehat PROJO Riau.
Jalannya konferensi dikawal ketat oleh jajaran pengurus pusat dan daerah, didampingi Bendahara Nata Hedy Nyo beserta seluruh jajaran pengurus DPD.
Menunjukkan hubungan harmonis lintas sektoral, sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) terkemuka di Pekanbaru juga tampak hadir memberikan dukungan penuh, di antaranya Gema Sadhana dan Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Pekanbaru.
Dengan nakhoda baru dan semangat gerakan rakyat yang berkelanjutan, PROJO Riau resmi membunyikan mesin gerakan dan siap bergerak Satu Komando mengawal penuh kemajuan bumi Riau!***











