SOLO, PROJO.or.id – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menilai pemerintah telah berupaya keras memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Namun, Jokowi menegaskan bahwa manfaat program pemerintah bagi masyarakat perlu menjadi tolok ukur untuk mengevaluasi pelaksanaannya.
“Ya, yang paling penting saya melihat pemerintah telah berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan dasar dari masyarakat,” kata Jokowi saat dimintai tanggapan mengenai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Solo.
Menurut Jokowi, upaya pemerintah perlu dilihat dari apa yang benar-benar dirasakan masyarakat. Evaluasi diperlukan apabila program-program yang dijalankan belum memberikan manfaat sesuai harapan.
“Tapi apa pun juga, yang merasakan itu masyarakat. Apakah mereka merasakan manfaatnya dari program-program yang ada atau masih kurang, ya berarti perlu dievaluasi. Saya rasa itu,” ujarnya.
Pernyataan Jokowi menempatkan pengalaman masyarakat sebagai salah satu ukuran penting dalam menilai pelaksanaan program pemerintah. Kerja keras pemerintah, menurut penekanannya, perlu berjalan seiring dengan manfaat nyata yang dirasakan warga.
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, evaluasi program menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana kebijakan pemerintah menjawab kebutuhan dasar masyarakat dan aspek mana yang masih perlu diperbaiki.
Bagi Jokowi, penilaian terhadap program tidak cukup berhenti pada upaya pelaksanaannya. Dampak yang dirasakan masyarakat juga perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah perbaikan berikutnya.***








