• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
No Result
View All Result

Soal Budi Arie dan PSI, PROJO: Jangan Pertentangkan Sesama Pendukung Jokowi

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
26 Agustus 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 4 menit
A A
0

Freddy Alex Damanik Sekretaris Jenderal DPP PROJO

JAKARTA, PROJO.or.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO merespons pernyataan DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menegaskan bahwa Budi Arie Setiadi bukan anggota, pengurus, maupun bagian dari PSI.

Sekretaris Jenderal DPP PROJO, Freddy Alex Damanik mengatakan pihaknya menghormati sikap resmi PSI tersebut. Namun, PROJO menilai perlu meluruskan sejumlah hal agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai hubungan kedua organisasi.

“Kami menghormati pernyataan resmi DPP PSI mengenai posisi Saudara Budi Arie Setiadi. Kalau PSI menyatakan bahwa Budi Arie bukan anggota, bukan pengurus, dan bukan bagian dari PSI, itu adalah sikap internal PSI yang tentu kami hormati dan tidak pernah menjadi urusan PROJO,” ujar Sekjen DPP PROJO dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, PROJO tidak pernah menyeret nama PSI dalam setiap sikap politik yang disampaikan organisasi. Ia menegaskan, PROJO dan PSI merupakan dua organisasi berbeda dengan struktur, kewenangan, serta ruang perjuangan politik masing-masing.

Meski demikian, PROJO melihat adanya kedekatan historis dan politik antara kedua organisasi, yakni sama-sama pernah dan masih berada dalam barisan pendukung perjuangan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Karena itu, bagi PROJO, PSI adalah saudara dalam perjuangan, bukan lawan politik,” katanya.

Usulan Jokowi Jadi Ketum PSI Disebut Aspirasi Politik

PROJO juga menjelaskan mengenai usulannya agar Joko Widodo menjadi Ketua Umum PSI. Menurut PROJO, usulan tersebut bukan bentuk intervensi terhadap mekanisme internal PSI.

PROJO mengaku tetap menghormati Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI beserta jajaran pengurus dan seluruh kader PSI di Indonesia.

“Ketika PROJO menyampaikan pandangan mengenai masa depan politik Pak Jokowi, termasuk mengusulkan agar Pak Jokowi menjadi Ketua Umum PSI, itu bukan berarti PROJO mencampuri urusan internal PSI,” ujarnya.

Ia menegaskan, usulan tersebut merupakan aspirasi politik PROJO sebagai organisasi pendukung Jokowi. PROJO juga menyebut adanya dinamika di masyarakat dan hasil survei yang belakangan turut menunjukkan aspirasi agar Jokowi memimpin PSI.

Menurut PROJO, Jokowi memiliki kapasitas, pengalaman, rekam jejak, serta basis politik yang dinilai dapat membawa PSI menjadi partai politik yang lebih besar.

“PROJO memberikan pandangan mengenai figur yang menurut kami memiliki kapasitas, pengalaman, rekam jejak dan basis politik yang kuat untuk membawa PSI menjadi partai politik yang lebih besar,” katanya.

PROJO juga mengingatkan bahwa organisasi tersebut pernah melakukan hal serupa ketika mendorong PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri untuk mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2014.

“Apakah PSI menerima atau menolak usulan tersebut, sepenuhnya merupakan hak PSI,” ujarnya.

KabarLainnya

Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

PROJO: Maulid Nabi 1448 H Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Berbangsa

Ia menekankan perbedaan antara menyampaikan usulan dan mengambil alih kewenangan.

“Jadi jangan dibalik. Mengusulkan bukan berarti mencampuri. Memberikan pandangan bukan berarti mengambil alih kewenangan,” katanya.

PROJO: Kami Tidak Pernah Mengatasnamakan PSI

PROJO juga menegaskan tidak pernah mengatasnamakan PSI dalam menyampaikan sikap politik organisasi.

“Kalau PROJO berbicara, ya atas nama PROJO,” ujarnya.

Begitu pula dengan pernyataan Budi Arie Setiadi. Menurut PROJO, setiap pernyataan Budi Arie merupakan tanggung jawabnya sesuai kapasitas ketika pernyataan tersebut disampaikan.

Jika Budi Arie berbicara dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PROJO, maka pernyataan tersebut, menurut PROJO, telah melalui kajian dan diskusi internal organisasi.

“Kalau Budi Arie berbicara dan menyampaikan sesuatu sebagai Ketua Umum PROJO, seperti pernyataannya yang viral beberapa hari ini, tentu itu sudah melalui kajian dan diskusi internal PROJO yang intens serta melihat dinamika serta peristiwa politik yang terjadi,” katanya.

Karena itu, PROJO tidak melihat alasan untuk mempertentangkan organisasi tersebut dengan PSI.

Tak Ingin Masuk Perang Personal

Terkait berbagai pernyataan yang diarahkan kepada Budi Arie, termasuk tudingan mengenai manuver politik tertentu, PROJO memilih menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

PROJO menegaskan tidak ingin masuk dalam perang personal dan lebih memilih mengedepankan gagasan.

“PROJO tidak ingin masuk ke dalam perang personal. Kami lebih memilih bicara tentang gagasan daripada menyerang pribadi,” ujarnya.

PROJO juga menegaskan tidak sedang mencari musuh baru.

“Musuh politik kita bukan sesama relawan atau sesama pendukung Pak Jokowi,” katanya.

PROJO berharap hubungan baik antara berbagai kelompok pendukung Jokowi tetap terjaga meski terdapat perbedaan pandangan politik.

Menurutnya, sejarah perjuangan bersama dalam mendukung Jokowi tidak seharusnya dihapus hanya karena terdapat perbedaan politik pada saat ini.

Soal Nama PROJO

PROJO juga menanggapi pernyataan mengenai kepanjangan nama PROJO yang disebut bukan singkatan dari “Pro Jokowi”.

PROJO menyatakan tidak ingin memperdebatkan persoalan tersebut secara emosional. Secara organisasi dan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), nama organisasi tersebut adalah PROJO.

Namun, PROJO menilai sejarah organisasi sebagai salah satu kelompok relawan pendukung Jokowi merupakan bagian dari perjalanan politik yang telah diketahui publik.

“PSI juga Pro Jokowi, tapi namanya tidak harus PROJO. Relawan lain juga Pro Jokowi, tapi namanya bukan PROJO. Ada ribuan nama lain sesama pendukung Jokowi,” ujarnya.

“Demikian juga PROJO, secara akta dan AD/ART, namanya memang hanya ‘PROJO’ bukan Pro Jokowi. Tapi apakah PROJO adalah Pro Jokowi, saya rasa kami tidak perlu menjawab. Biar jejak sejarah yang menjawab dan membuktikan,” lanjutnya.

PROJO menegaskan tidak membutuhkan polemik mengenai nama dan lebih memilih membicarakan perjuangan yang telah dilakukan serta agenda politik ke depan.

“Yang lebih penting adalah apa yang sudah diperjuangkan dan apa yang akan kami perjuangkan ke depan,” katanya.

PROJO pun menyampaikan pesan agar perbedaan pandangan antara PROJO dan PSI tidak berkembang menjadi permusuhan.

“PSI adalah saudara. PROJO adalah saudara. Sama-sama punya rumah masing-masing. Jangan jadikan perbedaan pandangan sebagai alasan untuk saling bermusuhan,” ujarnya.

PROJO menyatakan akan tetap menyampaikan aspirasi politik secara terbuka, termasuk usulan agar Jokowi menjadi Ketua Umum PSI.

“Kami mengusulkan Pak Jokowi menjadi Ketua Umum PSI karena kami percaya Pak Jokowi memiliki kapasitas untuk membawa PSI menjadi kekuatan politik yang lebih besar. Tetapi keputusan akhirnya tetap berada di tangan PSI,” katanya.

“Kami menyampaikan usulan, bukan mengambil keputusan. Dan bagi PROJO, hubungan baik dengan PSI jauh lebih penting daripada polemik sesaat,” tutupnya.***

Share6Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

[Siaran Pers] Tanggapan Sekjen DPP PROJO Atas Pernyataan DPP PSI

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi
Kabar Nasional

Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

25 Agustus 2026
Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi
Kabar Nasional

Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

25 Agustus 2026
Kabar Nasional

PROJO: Maulid Nabi 1448 H Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Berbangsa

25 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Soal Budi Arie dan PSI, PROJO: Jangan Pertentangkan Sesama Pendukung Jokowi

26 Agustus 2026

[Siaran Pers] Tanggapan Sekjen DPP PROJO Atas Pernyataan DPP PSI

26 Agustus 2026
Klarifikasi Isu Video Bocor: PROJO Tegaskan Solid Pertahankan Pemerintahan dan Bantah Keretakan Jokowi-Prabowo

Klarifikasi Isu Video Bocor: PROJO Tegaskan Solid Pertahankan Pemerintahan dan Bantah Keretakan Jokowi-Prabowo

26 Agustus 2026
PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

25 Agustus 2026
Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

25 Agustus 2026
Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

25 Agustus 2026

TRENDING

  • [ Siaran Pers ] PROJO Ajak Publik Sikapi Video Budi Arie Secara Utuh dan Proporsional

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • [Siaran Pers] Tanggapan Sekjen DPP PROJO Atas Pernyataan DPP PSI

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • PROJO: Maulid Nabi 1448 H Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Berbangsa

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.