JAKARTA, PROJO.or.id — Sekretaris Jenderal PROJO, Freddy Alex Damanik, memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya potongan video pernyataan Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi, mengenai spekulasi kemungkinan akselerasi atau percepatan Pemilu dari jadwal 2029.
Dalam wawancara di program Kompas Petang Kompas TV, Freddy menjelaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan murni dalam forum diskusi internal organisasi bersama para relawan dan Joko Widodo. Ia sangat menyayangkan adanya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang membocorkan potongan video tersebut lalu membumbuinya dengan narasi provokatif.
Poin-Poin Penting Klarifikasi PROJO
- Diskusi Internal dan Brainstorming: Pernyataan mengenai insting percepatan Pemilu merupakan bentuk warning dan brainstorming internal untuk memetakan berbagai respons relawan terhadap dinamika politik serta keresahan yang berkembang di masyarakat, bukan skenario resmi atau instruksi politik.
- Tanggapan Joko Widodo: Saat diskusi tersebut berlangsung, Joko Widodo secara langsung menepis kekhawatiran berlebihan. Joko Widodo menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional masih sangat solid dengan pertumbuhan di atas 5%, inflasi terjaga, dan situasi politik nasional tetap terkendali.
- Bukan Sikap Resmi dan Tidak Mewakili Jokowi: Projo menegaskan pandangan tersebut merupakan perspektif pribadi Ketua Umum dalam forum tertutup dan tidak mewakili sikap resmi Joko Widodo.
- Komitmen Sepenuhnya Dukung Prabowo-Gibran: PROJO membantah keras isu yang menyebutkan adanya keretakan hubungan antara Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto. Hubungan kedua tokoh bangsa tersebut dipastikan sangat harmonis. PROJO menegaskan komitmennya untuk mengawal dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir masa jabatan pada 2029.
“PROJO sejak awal mendukung penuh pemerintahan ini, dan komitmen kami tidak pernah berubah: pemerintahan Presiden Prabowo harus sukses sampai 2029. Kami mengimbau publik untuk tidak terpengaruh oleh narasi adu domba dari pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan potongan video internal tersebut,” tegas Freddy.***












