JAKARTA – PROJO.or.id – Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, menekankan pentingnya menjaga kualitas demokrasi di Indonesia yang telah diperjuangkan bersama selama 28 tahun terakhir.
Dalam sebuah diskusi mendalam di podcast Total Politik, Budi Arie mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari gerakan mahasiswa hingga masyarakat umum, untuk terus mengawal nilai-nilai demokrasi secara sehat.
Budi Arie menilai bahwa perjalanan demokrasi Indonesia sejak era reformasi telah memunculkan berbagai kemajuan signifikan. Meskipun masih banyak ruang untuk peningkatan, ia menggarisbawahi bahwa kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi adalah aset bangsa yang harus terus dijaga dan dirawat.
”Ini adalah perjuangan bersama; perjuangan gerakan mahasiswa, gerakan rakyat, untuk sama-sama membangun demokrasi di Indonesia,” ujar Budi Arie. “Kebebasan berpendapat dan kebebasan menyampaikan aspirasi harus terus kita jaga.”
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penguatan kelembagaan dan partai politik menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Namun, ia menyayangkan munculnya narasi-narasi politik yang lebih mengedepankan serangan pribadi ketimbang substansi kebijakan.
”Kualitas demokrasi jangan dirusak dengan narasi-narasi serangan pribadi. Demokrasi bukan seperti itu,” tegasnya.
Budi Arie mengajak para aktor politik dan pengamat untuk beralih ke gaya kritik yang lebih cerdas dan konstruktif. Menurutnya, kritik yang substantif dan berbasis pada kebijakan jauh lebih bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
”Kritik itu harus substantif, kritiknya pada kebijakan, dengan membawa nilai-nilai yang lebih baik untuk kemajuan dan peningkatan kualitas demokrasi itu sendiri,” tutup Budi Arie.
Sebagai organisasi relawan yang lahir dari semangat demokrasi, PROJO berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya iklim politik yang edukatif dan berorientasi pada kemajuan Indonesia ke depan.***











