JAKARTA, PROJO.or.id – Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi, memberikan pandangan menarik terkait dinamika kritik politik di Indonesia.
Dalam sebuah diskusi di podcast Total Politik, Budi Arie mengamati sebuah pola unik di mana tokoh-tokoh yang sering mendapat kritik tajam, khususnya dari politisi senior Amien Rais, justru menunjukkan performa dan popularitas yang semakin meningkat.
Budi Arie menyebutkan bahwa selama satu dekade terakhir, kritik yang dialamatkan kepada Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak sedikit pun menyurutkan kepercayaan publik. Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi pembuktian bagi kinerja pemerintah.
”Sepanjang fakta yang saya dapat, semua orang yang dikritik Pak Amien Rais itu malah bersinar. Contohnya Pak Jokowi, 10 tahun dikritik Pak Amien Rais, 10 tahun Pak Jokowi bersinar. Approval rating-nya naik terus setiap dikritik,” ujar Budi Arie dalam cuplikan video tersebut.
Menurut Budi, fenomena ini tidak hanya terjadi pada era Presiden Jokowi, tetapi juga terlihat pada masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia memprediksi pola yang sama akan terjadi pada tokoh-tokoh pemimpin masa depan seperti Prabowo Subianto.
”Malah makin bersinar begitu lho. Kecuali kalau yang mengkritik itu rakyat,” tegasnya, menekankan bahwa legitimasi rakyat jauh lebih penting daripada manuver politik individu.
Ketika ditanya mengenai motif di balik kritik-kritik tajam tersebut, Budi Arie memilih untuk tidak berspekulasi terlalu jauh mengenai niat batin (mens rea) sang tokoh.
Namun, ia menyiratkan bahwa dalam politik, setiap gerakan pasti memiliki tujuan tertentu, baik itu untuk mencari perhatian maupun mencari kesempatan politik.
”Namanya politik kan nggak ada gerakan tanpa motif. Gerakan tanpa bola saja ada motifnya untuk menipu lawan atau mengecoh, apalagi politik,” tambahnya.
Budi Arie mengajak semua pihak untuk tetap fokus pada kerja nyata bagi rakyat dan tidak terlalu ambil pusing dengan narasi-narasi yang tidak produktif.
Bagi PROJO, dukungan rakyat yang tercermin dalam approval rating yang tinggi adalah bukti nyata bahwa arah pembangunan bangsa sudah berada di jalur yang benar.***











