• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Sekjen PROJO Freddy Damanik : Tidak Ada Transfer Suara Instan, Dukungan kepada Jokowi Harus Diterjemahkan Lewat Kerja Politik

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
7 Agustus 2026
in Video
Waktu Baca: 2 menit
A A
0

JAKARTA, PROJO.or.id – Antusiasme masyarakat menyambut Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam berbagai agenda safari politik di Lampung maupun Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai menjadi modal sosial yang besar. Namun, Sekretaris Jenderal PROJO, Freddy Alex Damanik, mengingatkan bahwa besarnya kecintaan masyarakat kepada Jokowi tidak serta-merta dapat dikonversi menjadi suara politik bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hal itu disampaikan Freddy dalam diskusi Gestur Nusantara TV saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan terjadinya “transfer suara” dari Jokowi kepada PSI menjelang Pemilu 2029.

Menurut Freddy, dalam sistem demokrasi tidak ada mekanisme instan yang dapat memindahkan dukungan seorang tokoh kepada partai politik hanya karena faktor popularitas.

“Dalam demokrasi tidak ada tombol transfer suara. Keramaian masyarakat kepada Pak Jokowi, kecintaan dan rasa terima kasih masyarakat itu tidak otomatis menjadi suara PSI,” kata Freddy.

Ia menegaskan bahwa modal elektoral hanya bisa dibangun melalui kerja politik yang terstruktur, mulai dari penguatan organisasi hingga konsistensi memperjuangkan gagasan yang selama ini diperkenalkan Jokowi.

“Harus dibarengi kerja politik. Masyarakat harus melihat bahwa nilai-nilai dan gagasan yang selama ini diperjuangkan Pak Jokowi benar-benar dilanjutkan oleh kader-kader PSI. Itu yang paling penting,” ujarnya.

KabarLainnya

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

Freddy menjelaskan, Jokowi sendiri berulang kali mengingatkan bahwa popularitas hanyalah pintu masuk. Faktor penentu kemenangan tetap berada pada kekuatan struktur partai, kualitas kader, dan kemampuan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

“Pak Jokowi selalu menekankan bahwa struktur partai harus kuat dari pusat sampai ke daerah. Kemudian kader-kadernya harus berkualitas dan program-programnya harus benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Freddy, itulah sebabnya safari politik Jokowi tidak boleh dimaknai sekadar sebagai upaya mengumpulkan massa, melainkan bagian dari proses membangun komunikasi politik yang lebih luas.

Penghormatan Adat Bukan Alat Transfer Politik

Dalam kesempatan yang sama, Freddy juga menanggapi pandangan yang mengaitkan pemberian gelar adat kepada Jokowi di Lampung maupun NTT dengan kepentingan politik praktis.

Ia menilai penghormatan tersebut merupakan bentuk apresiasi masyarakat adat terhadap kepemimpinan Jokowi selama menjadi Presiden RI, bukan instrumen untuk mengarahkan pilihan politik masyarakat.

“Saya tidak percaya gelar adat itu otomatis menjadi suara politik. Yang menentukan kemenangan dalam pemilu tetap rakyat melalui pilihan mereka sendiri,” katanya.

Menurut Freddy, penghormatan dari lembaga adat memang menjadi modal sosial bagi Jokowi untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat, tetapi tidak dapat dimaknai sebagai jaminan kemenangan politik.

“Itu penghormatan budaya yang harus kita hormati. Kalau kemudian menjadi keuntungan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, itu sesuatu yang wajar. Tetapi keputusan politik tetap ada di tangan rakyat,” tegasnya.

Politik Harus Bertumpu pada Kerja Nyata

Freddy menambahkan, PROJO sejak awal meyakini bahwa politik tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan figur. Organisasi, kaderisasi, dan kerja nyata di tengah masyarakat tetap menjadi fondasi utama.

Karena itu, menurutnya, tantangan terbesar bagi PSI maupun kekuatan politik lain bukan sekadar memanfaatkan tingginya popularitas Jokowi, melainkan membuktikan bahwa nilai, program, dan semangat pembangunan yang diwariskan Jokowi benar-benar diteruskan dalam kerja politik sehari-hari.

“Emosi masyarakat harus dikapitalisasi melalui kerja politik yang nyata. Pada akhirnya rakyat akan memilih berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan, bukan semata karena kekaguman kepada seorang tokoh,” pungkas Freddy.***

Add as Preferred Source
Share14Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

PROJO: Tidak Ada Gerakan Bawah Tanah dengan PSI, Semua Dilakukan Terbuka dalam Demokrasi

Kabar Selanjutnya

Sekjen PROJO Freddy Alex Damanik Tantang Pihak Dr. Tifa Fokus ke Pokok Perkara: Jangan Muter-Muter di Luar Persidangan

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju
Video

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui
Video

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

30 Oktober 2026
Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?
Video

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

30 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Sekjen PROJO Freddy Alex Damanik Tantang Pihak Dr. Tifa Fokus ke Pokok Perkara: Jangan Muter-Muter di Luar Persidangan

Sekjen PROJO Freddy Alex Damanik Tantang Pihak Dr. Tifa Fokus ke Pokok Perkara: Jangan Muter-Muter di Luar Persidangan

Sekjen PROJO: Jokowi Ketum PSI Berpotensi Mengguncang Peta Politik 2029

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

1 November 2026
Air Mata Haru di Rumah Jokowi, Warga Ungkap Perasaan yang Selama Ini Terpendam

Air Mata Haru di Rumah Jokowi, Warga Ungkap Perasaan yang Selama Ini Terpendam

1 November 2026
PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

1 November 2026
Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029

Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie Sebut Jokowi Sulit Disingkirkan dari Panggung Politik: Beliau Simbol Rakyat

31 Oktober 2026
Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

31 Oktober 2026

TRENDING

  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    551 shares
    Share 220 Tweet 138
  • PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Air Mata Haru di Rumah Jokowi, Warga Ungkap Perasaan yang Selama Ini Terpendam

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Dinamika Digital: Publik Berikan Respons Positif Terhadap Rencana “Turun Gunung” Jokowi

    26 shares
    Share 10 Tweet 7

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.