BANDA ACEH, PROJO.or.id — DPD PROJO Aceh mengambil langkah tegas dalam mengawal pelaksanaan Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Aceh. Ormas pendukung Prabowo-Gibran ini bersiap melayangkan laporan resmi ke Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat jika menemukan Dapur Satuan Pelayanan MBG yang membandel dan tidak memenuhi standar baku.
Langkah responsif ini diambil setelah Ketua DPD PROJO Aceh, Taufik Muhammad, menerima berbagai keluhan dan laporan dari masyarakat di lapangan. Beberapa poin krusial yang disoroti mencakup infrastruktur bangunan dapur yang belum layak, minimnya kelengkapan fasilitas, kelalaian standar higienitas, hingga buruknya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang mulai mengganggu pemukiman warga.
Taufik menegaskan bahwa PROJO memiliki tanggung jawab moral untuk memagari program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar berjalan tepat sasaran, serta tidak merugikan kesehatan maupun lingkungan masyarakat.
“Kita mau dalam pelaksanaan program MBG harus sesuai standarnya. Termasuk keluhan soal standar pengolahan limbah dapur yang mengganggu lingkungan warga,” tegas Taufik, Rabu (19/8/2026).
Guna memperketat pengawasan hingga tingkat akar rumput, sebanyak 23 DPC PROJO Kabupaten/Kota dan jajaran kecamatan se-Aceh resmi disiagakan. Seluruh pengurus mengaktifkan kanal pengaduan warga untuk menampung masukan, mengantisipasi dampak pencemaran lingkungan, hingga mencegah potensi kasus keracunan makanan pada anak-anak penerima manfaat.
Menurut Taufik, komitmen dan semangat pembenahan dari Kepala BGN Pusat harus disambut dengan disiplin tinggi oleh para penyelenggara di tingkat daerah. Setiap temuan dan rekapitulasi keluhan warga dari 23 kabupaten/kota akan dihimpun secara terstruktur untuk diteruskan langsung ke BGN Pusat guna penindakan tegas.
Sesuai arahan Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, seluruh kader PROJO diinstruksikan untuk menjadi benteng terdepan dalam menjaga integritas dan kelancaran program strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat luas.
“Setiap keluhan warga kita tampung, dan akan kita teruskan,” pungkas Taufik.***












