SOLO, PROJO.or.id — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Menurut Jokowi, pertemuan Presiden dengan para tokoh bangsa merupakan hal yang sangat baik, termasuk jika Prabowo kembali bertemu dengan Megawati.
“Ya, sangat baik. Pertemuan Presiden Prabowo dengan seluruh tokoh bangsa saya kira sangat baik, termasuk dengan Ibu Mega. Sangat baik,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumbersari, Solo.
Rencana pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati sebelumnya disampaikan setelah keduanya bertemu di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada 28 September 2026.
Saat itu, Prabowo datang untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra, adik Megawati. Dalam pertemuan tersebut, selain menyampaikan duka cita, keduanya juga berbincang mengenai persoalan bangsa dan negara.
Pertemuan Lanjutan Direncanakan
Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya menyebut akan ada pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut pertemuan tersebut bahkan direncanakan dalam suasana yang lebih santai, termasuk rencana makan nasi goreng bersama.
Puan mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung dalam suasana akrab. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan hubungan baik.
Bagi Jokowi, pertemuan antara Presiden dengan para tokoh bangsa merupakan sesuatu yang patut diapresiasi.
“Pertemuan Presiden Prabowo dengan seluruh tokoh bangsa saya kira sangat baik,” ujar Jokowi.
Silaturahmi Tokoh Bangsa
Pertemuan Prabowo dengan Megawati berlangsung di tengah dinamika politik nasional, ketika PDIP tidak menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo.
Namun, pertemuan keduanya saat suasana duka menunjukkan adanya ruang silaturahmi di antara para tokoh nasional.
Jokowi pun tidak memperpanjang soal kemungkinan agenda politik dari pertemuan tersebut. Ia menekankan nilai positif dari pertemuan Presiden dengan tokoh-tokoh bangsa.
Pernyataan Jokowi sekaligus menempatkan pertemuan Prabowo-Megawati dalam konteks yang lebih luas: komunikasi dan silaturahmi antartokoh nasional tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa.
Terlebih, pertemuan pertama Prabowo dan Megawati setelah wafatnya Guruh berlangsung dalam suasana takziah dan penghormatan kepada keluarga Soekarno.
Kini, rencana pertemuan lanjutan keduanya kembali menjadi perhatian. Jokowi memberikan respons sederhana namun jelas: pertemuan Presiden Prabowo dengan para tokoh bangsa, termasuk Megawati, merupakan hal yang sangat baik.***












