• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Budi Arie: Desakan Gibran Mundur Abaikan Kedaulatan Rakyat, Jangan Menghakimi dengan Kebencian

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
13 Oktober 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 4 menit
A A
0
Budi Arie: Desakan Gibran Mundur Abaikan Kedaulatan Rakyat, Jangan Menghakimi dengan Kebencian

JAKARTA, PROJO.or.id — Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi menegaskan, desakan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur merupakan bentuk pengabaian terhadap hak kedaulatan rakyat yang telah memilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran dalam Pilpres 2024.

Pernyataan itu disampaikan Budi Arie dalam podcast Total Politik saat menanggapi polemik seputar latar belakang pendidikan Gibran dan tudingan adanya cacat moral yang dijadikan alasan untuk mendesak Wakil Presiden tersebut mundur.

“Kita harus menghormati hak rakyat. Dengan menyuruh Mas Gibran mundur, artinya kita mengabaikan hak kedaulatan rakyat yang sudah memilih Pak Prabowo dan Gibran dalam Pilpres 2024,” tegas Budi Arie.

Menurut dia, perdebatan mengenai pendidikan Gibran tidak seharusnya berkembang menjadi penghakiman moral tanpa dasar yang jelas. Ia mengingatkan pentingnya bersikap adil dalam menilai persoalan, terlebih ketika menyangkut seseorang yang menempuh pendidikan di luar negeri dengan sistem berbeda dari Indonesia.

KabarLainnya

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

“Jangan main jadi hakim untuk satu hal yang di luar kemampuan kita. Kita harus adil sejak dari pikiran. Jangan dasarnya kebencian, terus semua main serampangan melempar begitu,” ujar Budi Arie.

Jangan Samakan Sistem Pendidikan Indonesia dan Luar Negeri

Budi Arie menolak anggapan bahwa perbedaan jalur pendidikan otomatis dapat dijadikan dasar untuk menuduh Gibran melakukan kebohongan publik atau memiliki cacat moral.

Ia menekankan, riwayat pendidikan seseorang harus dinilai dengan mempertimbangkan sistem pendidikan yang ditempuh. Menurutnya, tidak tepat menggunakan perspektif pendidikan Indonesia secara sepihak untuk menghakimi seseorang yang bersekolah di luar negeri.

“Jadi jangan pakai perspektif sistem pendidikan Indonesia untuk menilai orang yang sekolah di luar negeri,” katanya.

Budi Arie juga mempertanyakan pelanggaran konkret yang dituduhkan kepada Gibran. Ia menegaskan bahwa perbedaan sistem pendidikan tidak serta-merta membuktikan adanya pemalsuan atau kebohongan.

“Cacat moral apa? Kesalahan apa yang dilakukan? Ini enggak ada yang palsu. Cuma berbeda,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbedaan perspektif dan persepsi tidak seharusnya langsung ditarik menjadi kesimpulan bahwa seseorang telah melakukan pelanggaran moral.

Bagi Budi Arie, tuduhan kebohongan publik harus didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar penilaian sepihak yang berangkat dari ketidaksukaan politik.

 

View this post on Instagram

 

Hak Pilih Rakyat Tidak Boleh Diabaikan

Budi Arie mengingatkan bahwa polemik mengenai Gibran juga menyentuh persoalan yang lebih mendasar, yakni penghormatan terhadap pilihan rakyat dalam pemilihan presiden.

Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh mandat melalui Pilpres 2024. Karena itu, menurut Budi Arie, desakan agar Gibran mundur tidak bisa dilepaskan dari konsekuensinya terhadap suara pemilih yang telah memberikan dukungan kepada pasangan tersebut.

Ia juga menyinggung besarnya dukungan dari diaspora dan warga Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri. Dukungan itu, menurutnya, menunjukkan bahwa persoalan sistem pendidikan luar negeri memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar perdebatan politik domestik.

“Karena dukungan dari para diaspora dan orang-orang Indonesia yang kuliah di luar negeri sangat masif,” ungkapnya.

Budi Arie menilai, pelabelan cacat moral dalam polemik tersebut juga berkaitan dengan cara pandang politik. Karena itu, ia mengajak semua pihak memisahkan kritik yang berbasis fakta dari tuduhan yang dibangun atas kebencian.

Sikap adil, menurut Ketua Umum PROJO itu, harus dimulai dari cara berpikir. Perbedaan sistem pendidikan tidak semestinya menjadi alasan untuk mengabaikan fakta, apalagi dijadikan landasan untuk menafikan mandat rakyat.***

PROJO.or.id — Setia di Garis Rakyat.

Add as Preferred Source
Share9Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Dari Medan hingga Lamongan, Tamu Padati Rumah Jokowi di Solo: Ada yang Histeris, Emak-emak Menangis Haru

Kabar Selanjutnya

Abi Rekso Ajak Relawan Hormati Putusan MK, Jangan Biarkan Dinamika Politik Ganggu Agenda Pemerintah

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui
Kabar Nasional

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

1 November 2026
PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober
Kabar Nasional

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

1 November 2026
Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029
Kabar Nasional

Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

31 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Abi Rekso Ajak Relawan Hormati Putusan MK, Jangan Biarkan Dinamika Politik Ganggu Agenda Pemerintah

Abi Rekso Ajak Relawan Hormati Putusan MK, Jangan Biarkan Dinamika Politik Ganggu Agenda Pemerintah

Lulusan Sarjana Luar Negeri Diminta Ambil Paket C? 

Lulusan Sarjana Luar Negeri Diminta Ambil Paket C? 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

1 November 2026
Air Mata Haru di Rumah Jokowi, Warga Ungkap Perasaan yang Selama Ini Terpendam

Air Mata Haru di Rumah Jokowi, Warga Ungkap Perasaan yang Selama Ini Terpendam

1 November 2026
PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

1 November 2026
Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029

Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie Sebut Jokowi Sulit Disingkirkan dari Panggung Politik: Beliau Simbol Rakyat

31 Oktober 2026
Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

31 Oktober 2026

TRENDING

  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    553 shares
    Share 221 Tweet 138
  • PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Air Mata Haru di Rumah Jokowi, Warga Ungkap Perasaan yang Selama Ini Terpendam

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Dinamika Digital: Publik Berikan Respons Positif Terhadap Rencana “Turun Gunung” Jokowi

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.