• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Budi Arie Setiadi : Demokrasi Harus Jadi Jalan Menjaga Harapan Rakyat

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
27 Agustus 2026
in Video
Waktu Baca: 3 menit
A A
0

 

JAKARTA, PROJO.or.id – Budi Arie Setiadi, menegaskan demokrasi harus menjadi jalan untuk menjaga harapan rakyat sekaligus memastikan aspirasi masyarakat mendapat ruang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan Budi Arie dalam program Satu Meja Kompas TV yang membahas dinamika demokrasi, kebebasan menyampaikan pendapat, serta rencana aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Menurut Budi Arie, demonstrasi merupakan bagian penting dari demokrasi. Penyampaian pendapat, aspirasi, maupun tuntutan masyarakat merupakan bentuk partisipasi publik yang harus dihormati.

“Demokrasi itu intisarinya kan kedaulatan rakyat. Dan kedaulatan rakyat itu mensyaratkan adanya partisipasi publik, ya. Dan partisipasi publik bentuknya apa pun, menyampaikan pendapat, termasuk demonstrasi, itu kan bentuk dari partisipasi publik terhadap jalannya pemerintahan,” kata Budi Arie.

Ia menegaskan, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian dari demokrasi yang harus dijaga. Yang perlu dicegah adalah tindakan anarkis, perusakan, maupun tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

“Kalau demonstrasinya menurut saya di seluruh negara demokrasi di dunia, yang namanya demonstrasi menyatakan pendapat itu kan dijamin dalam undang-undang,” ujarnya.

Harapan Rakyat Jangan Sampai Hilang

Budi Arie mengatakan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki tanggung jawab besar karena berdiri di atas harapan masyarakat yang tinggi.

Karena itu, menurut dia, pemerintah perlu memastikan program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat dapat dieksekusi secara terukur, terarah, dan memberikan manfaat nyata.

“Pemerintahan ini kan berdiri dari harapan yang begitu besar dari rakyat. Sehingga ekspektasi masyarakat juga tinggi terhadap deliverable pemerintahan ini,” katanya.

Budi Arie menilai kritik dan otokritik dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses perbaikan pemerintahan.

Ia mengingatkan agar dinamika masyarakat tidak dibiarkan berkembang menjadi kekecewaan yang semakin luas karena tidak mendapatkan respons yang memadai.

“Dalam demokrasi itu yang enggak boleh hilang apa? Harapan rakyat. Jangan sampai harapan rakyat hilang,” tegasnya.

Menurut Budi Arie, ketika harapan masyarakat hilang, persoalan yang muncul dapat berkembang di luar konsepsi demokrasi. Karena itu, semua pihak perlu mengedepankan solusi dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan politik.

Demokrasi Harus Tetap Konstitusional

Dalam forum tersebut, Budi Arie juga kembali memberikan konteks terkait pernyataannya mengenai kemungkinan Pemilu 2029 berlangsung lebih cepat.

Ia menegaskan pernyataan tersebut merupakan pendapat dan analisis pribadinya berdasarkan dinamika yang berkembang di masyarakat, bukan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo maupun sikap organisasi PROJO.

Budi Arie mengatakan, Indonesia memiliki pengalaman mengenai perubahan jadwal pemilu dalam sejarah politiknya, yakni dari Pemilu 1997 menuju Pemilu 1999.

Namun, ia menekankan bahwa setiap perubahan politik harus tetap berada dalam koridor demokrasi dan konstitusi.

“Fondasinya adalah demokrasi dan konstitusi,” ujarnya.

Ia bahkan mengingatkan agar tidak ada pihak yang menggunakan cara-cara non-demokratis untuk melakukan perubahan politik.

“Jangan sampai demokrasi ini setback dengan cara-cara non-demokratis,” kata Budi Arie.

Menurut dia, perbedaan pendapat tidak semestinya membuat satu kelompok menganggap kelompok lainnya sebagai musuh.

“Jangan setiap perbedaan pendapat dianggap musuh. Kita rayakan di era demokrasi ini,” tuturnya.

Tolak Upaya Membenturkan Jokowi dan Prabowo

Budi Arie juga menyoroti narasi yang berkembang mengenai hubungan Presiden Prabowo dengan Jokowi.

KabarLainnya

Sekjen PROJO Freddy Damanik: Gibran Fokus Kerja untuk Rakyat, Jangan Terjebak Polemik Tak Berujung

Budi Arie: Persoalan Dokumen Pendidikan Gibran Tak Perlu Jadi Drama Politik

Sekjen PROJO Freddy Damanik: Dalil Pemohon Tak Terbukti, MK Harus Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran

Ia menilai terdapat pihak-pihak yang berusaha membenturkan kedua tokoh tersebut melalui berbagai narasi politik.

“Berbagai skenario lah, termasuk narasi-narasi yang ingin membenturkan Pak Jokowi dan Pak Prabowo yang menurut hemat kami sangat tidak produktif,” ujarnya.

Menurut Budi Arie, Indonesia justru membutuhkan persatuan nasional. Perbedaan pandangan politik harus ditempatkan sebagai bagian dari dinamika demokrasi, bukan alasan untuk memecah persatuan.

Ia juga menegaskan posisi PROJO yang tetap memiliki keterkaitan dengan Jokowi sebagai organisasi yang sejak awal menjadi bagian dari gerakan pendukung Jokowi.

Demokrasi Indonesia Butuh Penguatan

Sebagai aktivis ’98, Budi Arie mengatakan demokrasi Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang harus terus dirawat.

Ia menilai kritik, aspirasi, dan partisipasi masyarakat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas demokrasi.

“Demonstrasi itu bagian penting yang dihormati haknya dalam iklim demokrasi. Menyampaikan pendapat, menyampaikan aspirasi, menyampaikan tuntutan itu harus kita hormati,” katanya.

Budi Arie menyebut demokrasi Indonesia yang telah berjalan selama 28 tahun membutuhkan penguatan agar semakin matang.

“28 tahun demokrasi Indonesia ini perlu vitamin, perlu suplemen untuk terus meningkatkan gizi demokrasi kita,” ujarnya.

Ia berharap demokrasi tetap menjadi ruang bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi instrumen untuk menjaga harapan masyarakat terhadap masa depan Indonesia.

“Demokrasi ini yang akan membawa bangsa Indonesia ke arah kemajuan, khususnya menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Budi Arie.***

Add as Preferred Source
Share8Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Budi Arie Setiadi : Banyak Pihak Ingin Adu Domba Jokowi dan Prabowo

Kabar Selanjutnya

Siap Hadir di Persidangan, PROJO: Komitmen Pak Jokowi Bukti Kebenaran dan Transparansi Lawan Fitnah

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Sekjen PROJO Freddy Damanik: Gibran Fokus Kerja untuk Rakyat, Jangan Terjebak Polemik Tak Berujung
Video

Sekjen PROJO Freddy Damanik: Gibran Fokus Kerja untuk Rakyat, Jangan Terjebak Polemik Tak Berujung

15 Oktober 2026
Budi Arie: Persoalan Dokumen Pendidikan Gibran Tak Perlu Jadi Drama Politik
Video

Budi Arie: Persoalan Dokumen Pendidikan Gibran Tak Perlu Jadi Drama Politik

9 Oktober 2026
Sekjen PROJO Freddy Damanik: Dalil Pemohon Tak Terbukti, MK Harus Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran
Video

Sekjen PROJO Freddy Damanik: Dalil Pemohon Tak Terbukti, MK Harus Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran

30 September 2026
Kabar Selanjutnya
​”Saya Orang Kampung”: Cara Elegan Jokowi Menurunkan Nada di Tengah Riuh Klaim Politik

Siap Hadir di Persidangan, PROJO: Komitmen Pak Jokowi Bukti Kebenaran dan Transparansi Lawan Fitnah

UMKM Tahan Banting Saat Krisis dan Mampu Berkembang, Peranan Pemerintah Sangat Diperlukan

UMKM Tahan Banting Saat Krisis dan Mampu Berkembang, Peranan Pemerintah Sangat Diperlukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

28 Oktober 2026
Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

28 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

    Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    534 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

    13 shares
    Share 5 Tweet 3

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.