JAKARTA, PROJO.or.id – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya pada Sabtu (15/8/2026) dini hari.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya, @jokowi, beliau menegaskan kebersamaan bangsa Indonesia dalam menghadapi bencana yang melanda wilayah NTT.
“Duka masyarakat NTT adalah duka kita bersama. Saya mengucapkan rasa dukacita atas tragedi gempa bumi di Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya,” tulis Jokowi.
Jokowi juga memanjatkan doa agar para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
“Semoga para korban diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan keikhlasan serta ketabahan. Bersama doa dari seluruh pelosok negeri, semoga NTT lekas pulih dan kembali bangkit,” lanjutnya.
View this post on Instagram
Dampak Gempa M 7,7 NTT
Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (15/8) sore, bencana gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Nagekeo ini telah menelan korban jiwa dan menimbulkan kerusakan signifikan di sejumlah wilayah:
- Korban Jiwa: Sebanyak 47 orang dilaporkan meninggal dunia, tersebar di Kabupaten Manggarai (24 orang), Manggarai Timur (17 orang), Sikka (3 orang), Ngada (1 orang), dan Ende (1 orang).
- Kerusakan Permukiman: Tercatat 157 unit rumah mengalami rusak berat, 41 unit rusak sedang, dan 148 unit rusak ringan.
- Fasilitas Umum: Berbagai sarana publik ikut terdampak, meliputi 87 unit fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, 5 tempat ibadah, serta 6 bangunan kantor.
Saat ini, penanganan darurat dan penyaluran logistik terus dikerahkan oleh BNPB bersama TNI/Polri dan pemerintah daerah guna membantu penanganan warga terdampak di lokasi pengungsian maupun area bencana.***











