• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
10 Oktober 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029

JAKARTA, PROJO.or.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PROJO, Freddy Alex Damanik, menegaskan partai-partai politik pendukung dan pengusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tetap solid di tengah polemik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait permohonan yang mempersoalkan ijazah Gibran.

Freddy menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam program Kompas Petang yang membahas tindak lanjut putusan MK serta kemungkinan pembentukan panitia khusus (pansus) DPR terkait polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Freddy, sikap politik partai-partai pengusung perlu dibedakan dari pernyataan individual anggota DPR. Pernyataan sejumlah anggota parlemen, kata dia, tidak serta-merta mencerminkan sikap resmi fraksi maupun partai politik.

“Secara resmi, beberapa partai pendukung ataupun pengusung sudah menyatakan sikap. Adapun anggota DPR yang menyatakan sikap secara pribadi, itu merupakan sikap pribadi, bukan sikap fraksi,” ujar Freddy dalam diskusi tersebut.

Ia menegaskan, hingga saat ini partai-partai pengusung Prabowo-Gibran masih menunjukkan soliditas politik.

Freddy juga menilai polemik tersebut bukanlah upaya pertama yang diarahkan untuk mempersoalkan posisi Gibran. Karena itu, ia memandang penting untuk melihat persoalan tersebut berdasarkan keseluruhan pertimbangan hukum, bukan hanya bagian tertentu dari putusan MK.

PROJO: Evaluasi untuk Pemilu 2029

Dalam diskusi itu, Freddy juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan polemik ijazah Gibran berkaitan dengan kepentingan politik menjelang Pemilihan Presiden 2029.

KabarLainnya

PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

Ia menilai persoalan tersebut tidak perlu langsung dikaitkan dengan upaya menjegal peluang Gibran dalam kontestasi politik mendatang.

Menurut Freddy, polemik yang berkembang justru dapat menjadi bahan evaluasi bagi sejumlah lembaga negara, terutama Komisi Pemilihan Umum (KPU), DPR, serta kementerian yang membidangi pendidikan dasar dan menengah.

“Justru ke depannya yang menjadi evaluasi adalah Kemendikdasmen kita, KPU kita, DPR kita. Ini menjadi temuan bagus untuk evaluasi, agar ke depan bisa membuat sistem yang lebih baik untuk mengakomodasi persoalan seperti itu,” kata Freddy.

Ia menilai, perdebatan mengenai persyaratan pendidikan calon pejabat publik perlu menjadi momentum untuk memperjelas sistem dan mekanisme administrasi, termasuk dalam hal pengakuan serta penyetaraan pendidikan.

Dengan evaluasi tersebut, Freddy berharap tidak muncul kembali polemik serupa yang berpotensi menimbulkan perdebatan berkepanjangan dalam proses politik nasional.

Putusan MK dan Perdebatan Pembentukan Pansus

Dalam Kompas Petang, pembahasan juga mengarah pada kemungkinan DPR membentuk pansus untuk menindaklanjuti persoalan yang berkaitan dengan putusan MK.

Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti berpendapat DPR perlu merespons persoalan tersebut melalui mekanisme pengawasan. Menurut dia, pembentukan pansus tidak otomatis berujung pada pemakzulan, tetapi dapat menjadi instrumen untuk menelusuri persoalan dan mengevaluasi kinerja lembaga terkait.

Sementara itu, politisi Golkar Ridwan Hisjam berpandangan bahwa persoalan pencalonan Prabowo-Gibran telah melewati tahapan pemilihan dan memiliki kepastian hukum setelah penetapan hasil pemilu.

Freddy sendiri menekankan bahwa polemik tersebut perlu ditempatkan dalam kerangka evaluasi kelembagaan, bukan semata-mata sebagai persoalan yang diarahkan untuk merugikan Gibran.

Bagi PROJO, dinamika tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya memperbaiki tata kelola pemilu dan memperjelas aturan administrasi pendidikan agar tidak menimbulkan persoalan serupa pada masa mendatang.

Dengan demikian, perdebatan mengenai putusan MK tidak hanya berkutat pada posisi politik Gibran, tetapi juga membuka ruang pembenahan sistem yang berkaitan dengan persyaratan pencalonan dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.***

Add as Preferred Source
Share10Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Tribun MotoGP Mandalika Dipadati Warga, Jokowi dan Kaesang Disambut Antusias Penonton

Kabar Selanjutnya

Tanpa Undangan Khusus, Jokowi Nonton MotoGP Mandalika di Tribun Bersama Warga

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum
Kabar Nasional

PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum

2 November 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui
Kabar Nasional

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

1 November 2026
PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober
Kabar Nasional

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

1 November 2026
Kabar Selanjutnya
Tanpa Undangan Khusus, Jokowi Nonton MotoGP Mandalika di Tribun Bersama Warga

Tanpa Undangan Khusus, Jokowi Nonton MotoGP Mandalika di Tribun Bersama Warga

Mandalika, Legacy Jokowi yang Kini Menggema di Panggung MotoGP Dunia

Mandalika, Legacy Jokowi yang Kini Menggema di Panggung MotoGP Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi dan Gibran Terus Diserang, Pendukung yang Selama Ini Diam Mulai Angkat Suara

Jokowi dan Gibran Terus Diserang, Pendukung yang Selama Ini Diam Mulai Angkat Suara

3 November 2026
Dari Balik Dinding Seng SDN Samak Mamuju, Kunjungan Gibran Membawa Harapan bagi Pendidikan Anak Pelosok

Dari Balik Dinding Seng SDN Samak Mamuju, Kunjungan Gibran Membawa Harapan bagi Pendidikan Anak Pelosok

3 November 2026
Di Tengah Riuh Polemik Jakarta, Sambutan Hangat Warga Sulbar Warnai Kunjungan Wapres Gibran

Di Tengah Riuh Polemik Jakarta, Sambutan Hangat Warga Sulbar Warnai Kunjungan Wapres Gibran

3 November 2026
Dua Pantun Gibran di Tanah Kalumpang: Merawat Perdamaian, Toleransi, dan Warisan Leluhur

Dua Pantun Gibran di Tanah Kalumpang: Merawat Perdamaian, Toleransi, dan Warisan Leluhur

3 November 2026

Di Tengah Polemik Suket dan Dorongan Pemakzulan, Gibran Tetap Turun ke Daerah Serap Aspirasi Warga Sulbar

3 November 2026
Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Tak Kuat : Ini Bagian dari Dinamika Demokrasi

Putusan Kilat Mahkamah Agung, Antara Peradilan Cepat Atau Algojo Kekuasaan

2 November 2026

TRENDING

  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Putusan Kilat Mahkamah Agung, Antara Peradilan Cepat Atau Algojo Kekuasaan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Dua Pantun Gibran di Tanah Kalumpang: Merawat Perdamaian, Toleransi, dan Warisan Leluhur

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi dan Gibran Terus Diserang, Pendukung yang Selama Ini Diam Mulai Angkat Suara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Di Tengah Riuh Polemik Jakarta, Sambutan Hangat Warga Sulbar Warnai Kunjungan Wapres Gibran

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Di Tengah Polemik Suket dan Dorongan Pemakzulan, Gibran Tetap Turun ke Daerah Serap Aspirasi Warga Sulbar

    15 shares
    Share 6 Tweet 4

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.