JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO memberikan pernyataan resmi menanggapi pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden merupakan hasil dari peran dirinya.
PROJO menegaskan bahwa kemenangan kepemimpinan nasional adalah buah dari kepercayaan masyarakat secara luas.
Sekretaris Jenderal PROJO, Freddy Alex Damanik, Minggu, 19 April 2026 menyampaikan beberapa poin prinsipil terkait hal tersebut:
1. Menghormati Kontribusi Tokoh Bangsa PROJO tetap menaruh hormat kepada Bapak Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki kontribusi nyata dalam perjalanan demokrasi di Indonesia, termasuk perannya dalam dinamika Pilpres 2014.
2. Kemenangan adalah Mandat Rakyat PROJO menegaskan bahwa kemenangan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia adalah murni hasil dari kehendak dan kepercayaan rakyat. Demokrasi Indonesia tidak dibangun berdasarkan peran satu individu, melainkan merupakan hasil kerja kolektif dari berbagai elemen bangsa.
3. Kekuatan Rekam Jejak dan Kerja Nyata Faktor utama kemenangan Joko Widodo tidak dapat dipisahkan dari rekam jejak kepemimpinan beliau yang lahir dari bawah, kerja nyata, serta kedekatan yang konsisten dengan rakyat. Hal inilah yang menjadi fondasi utama terbangunnya kepercayaan publik yang masif.
4. Peran Kolektif Relawan dan Partai Politik Sebagai organisasi relawan yang mengawal kepemimpinan rakyat, PROJO melihat bahwa dukungan militan dari relawan, sinergi partai politik seperti PDI Perjuangan, serta partisipasi aktif masyarakat adalah pilar-pilar penting yang menentukan kemenangan tersebut.
PROJO mengajak seluruh pihak untuk menjaga narasi kebangsaan yang sehat dan tidak menyederhanakan proses demokrasi yang kompleks menjadi sekadar klaim personal. Semangat persatuan harus tetap dijunjung tinggi karena kemenangan dalam demokrasi adalah milik seluruh rakyat Indonesia.
Jakarta, 19 April 2026
Freddy Alex Damanik Sekretaris Jenderal PROJO










