MAKASSAR, PROJO.or.id – Ada yang unik, mendalam, sekaligus penuh semangat dari cara DPD PROJO Sulawesi Selatan menyambut Ketua Umum Budi Arie Setiadi menjelang Konferensi Daerah (Konferda). Bukan di dalam gedung mewah, PROJO Sulsel memilih menggelar malam ramah tamah di atas dek kapal Pinisi yang membelah ombak Pantai Losari, Jumat (5/6/2026) malam.
Pemilihan kapal Pinisi ini diakui Ketua PROJO Sulsel, Herwin Nini Ala, bukan sekadar untuk rekreasi visual. Mahakarya kebanggaan masyarakat Bugis-Makassar tersebut sengaja dipilih karena menyimpan filosofi perjuangan yang segaris dengan ruh organisasi PROJO.
”Pinisi adalah simbol ketangguhan, persatuan, dan semangat pelayaran masyarakat Sulawesi Selatan. Nilai-nilai ketangguhan itu pula yang ingin kami tanamkan dalam perjalanan perjuangan PROJO ke depan,” tegas Herwin.
Suntikan Energi dan Militansi Kader Akar Rumput
Di balik balutan filosofi yang kental, momentum berkumpulnya jajaran pengurus pusat dan daerah di atas kapal tradisional ini membawa dampak psikologis yang luar biasa bagi militansi kader di daerah. Kehadiran Ketum Budi Arie Setiadi yang didampingi Sekjen Freddy Alex Damanik menjadi magnet yang membakar kembali semangat gerak organisasi di tingkat tapak (grassroots).
Herwin menyebut kedatangan langsung orang nomor satu di PROJO ini adalah suntikan energi segar yang sangat mahal bagi seluruh kader di Indonesia Timur.
”Kehadiran Bapak Ketum Budi Arie di Makassar menjadi suntikan semangat baru bagi seluruh kader PROJO Sulawesi Selatan. Konferda ini menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Kami ingin memastikan PROJO Sulsel semakin solid, terorganisir, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung program-program pembangunan yang berpihak kepada rakyat,” paparnya secara organisatoris.
Kebersamaan Adalah “Kemudi Utama”
Gayung bersambut, Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi pun memuji konsistensi, loyalitas, dan kehangatan tanpa sekat yang selalu ditunjukkan oleh kader-kader di Sulawesi Selatan. Menumpangi Pinisi untuk kedua kalinya, Budi Arie mengingatkan bahwa kekompakan daerah adalah pilar utama kekuatan PROJO di tingkat nasional.
”Saya sudah dua kali ini naik kapal Pinisi. Sambutannya terima kasih, saya selalu hadir diundang di Sulsel. Hubungan baik yang telah terbangun selama ini harus terus dipertahankan dan semakin diperkuat di masa mendatang,” kata Budi Arie di hadapan para kader yang berkumpul.
Budi Arie menegaskan bahwa semangat kebersamaan ini merupakan “kemudi utama” dalam menjaga arah perjuangan organisasi agar tetap lurus dalam mengawal agenda-agenda kemajuan bangsa.
Melalui kebersamaan di atas kapal Pinisi yang tangguh diterjang ombak, PROJO Sulsel secara tidak langsung mengirimkan sinyal kuat ke tingkat nasional bahwa mesin organisasi mereka dalam kondisi yang sangat sehat, solid, dan siap menyukseskan Konferda demi mengawal total aspirasi rakyat.***
Source : hallomakassar.com











