SOLO, PROJO.or.id – Di kediaman sederhana kawasan Sumber, Solo, pagi ini waktu seolah berjalan lebih lambat.
Hari ini, 21 Juni 2026, tepat 65 tahun silam, seorang anak lahir ke dunia—sosok yang kemudian menapaki jalan panjang pengabdian untuk Indonesia.
Ir. H. Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia, hari ini merayakan hari kelahirannya di tengah hangatnya kasih sayang rakyat yang tak pernah putus.
Sejak fajar menyingsing, jalanan menuju rumah beliau berubah menjadi lorong penuh warna. Ratusan karangan bunga berjajar rapi, membentuk pagar betis dari doa dan apresiasi.
Nama-nama besar tertulis di sana—Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menko PMK Pratikno, Menteri Transmigrasi, hingga Menpora Erick Thohir—semuanya menitipkan pesan syukur atas kepemimpinan yang telah meninggalkan jejak mendalam bagi bangsa ini.
Lihat postingan ini di Instagram
Suara dari Jalanan: Cinta yang Tulus
Namun, di balik megahnya karangan bunga dari para pembantu negara, ada pemandangan yang menyentuh kalbu.
Kurang lebih lima ratusan penarik becak dari berbagai pangkalan di sudut-sudut kota Solo berkumpul dengan wajah berseri.
Mereka datang bukan karena protokol, melainkan karena panggilan hati. Bagi mereka, Jokowi bukan sekadar mantan pemimpin; ia adalah kawan yang pernah membersamai suka-duka mereka di jalanan.
Sorak-sorai dan senyum para penarik becak ini menjadi saksi bahwa kecintaan rakyat tidak diukur dari jabatan, melainkan dari kedekatan rasa yang pernah terjalin.
Gemuruh Doa dari Keluarga Besar PROJO
Semangat perayaan ini pun terasa hingga ke penjuru negeri melalui ruang-ruang digital.
Di berbagai grup WhatsApp (WAG) pengurus PROJO, mulai dari tingkat kecamatan hingga pusat, pesan-pesan hangat mengalir deras tiada henti.
Layar ponsel para kader dipenuhi dengan untaian doa dan ucapan terima kasih yang tulus atas pengabdian panjang Bapak Jokowi.
Semuanya satu suara: mendoakan kesehatan, keberkahan, dan senantiasa memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang telah diberikan bagi Ibu Pertiwi.

Ucapan Hangat dari Sahabat Perjuangan
Ruang digital publik pun tak luput dari gelombang apresiasi. Presiden Prabowo Subianto melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo, menyampaikan ucapan selamat yang hangat, menjadi simbol kesinambungan kasih bagi sang pendahulu.
Senada dengan itu, Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, melalui akun Instagram pribadinya, menuturkan untaian doa yang mendalam:
“Dengan penuh rasa hormat dan penghargaan, keluarga besar DPP PROJO mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke-65 Bapak Ir. H. Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, optimisme dan pengabdian Bapak dalam memimpin Indonesia.”
Budi Arie melanjutkan harapannya dengan penuh ketulusan, “Semoga Bapak senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, kekuatan, dan umur yang panjang agar dapat terus mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara. Terus menjadi inspirasi, terus mengabdi untuk Indonesia.”
Lihat postingan ini di Instagram
Meneladani Sang Inspirator
65 tahun adalah angka yang matang. Dalam filosofi Jawa, usia ini melambangkan kemapanan dan kebijaksanaan.
Di hari ini, kita tidak hanya merayakan angka, tetapi merayakan “optimisme” yang pernah ia ajarkan kepada bangsa ini.
Selamat ulang tahun, Bapak Joko Widodo. Biarkan doa-doa dari para pengurus PROJO di seluruh pelosok, para penarik becak di Solo, dan segenap rakyat Indonesia menjadi kado terindah yang menemani langkah Bapak ke depan.
Tetaplah menjadi inspirasi, tetaplah mengabdi untuk Indonesia yang kita cintai ini.***












