• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
No Result
View All Result

Bukan Politik, Tokoh Adat Lampung Tegaskan Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau Murni Warisan Budaya

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
29 Juni 2026
in Kabar Rakyat
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Bukan Politik, Tokoh Adat Lampung Tegaskan Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau Murni Warisan Budaya

LAMPUNG, Mevin.ID – Kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam prosesi penerimaan gelar adat di Provinsi Lampung mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sorotan publik khususnya tertuju pada momen saat Jokowi meletakkan jari kakinya di atas kepala kerbau di atas karpet merah.

Menanggapi berbagai spekulasi dan polemik yang menggelinding di tengah masyarakat, Tokoh Adat Lampung Pepadun Suttan Seghayo Dipuncak Nur, Mawardi Harirama, angkat bicara. Ia mengimbau masyarakat luas untuk menghormati tradisi tersebut dan dengan tegas meminta agar prosesi adat sakral ini tidak dikaitkan dengan kepentingan politik praktis.

Mawardi menjelaskan bahwa tindakan meletakkan jari kaki di atas kepala kerbau bukanlah sebuah bentuk penghinaan terhadap hewan ataupun simbol politik tertentu. Ritual ini merupakan bagian dari rangkaian adat Begawi Cakak Pepadun atau Munggah Bumi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur masyarakat Lampung Pepadun.

Tradisi ini, menurut Mawardi, justru membawa makna filosofis yang sangat mendalam terkait pembersihan spiritual dan moral seorang manusia.

“Menempatkan jari kaki di atas kepala kerbau untuk menghilangkan sifat-sifat binatang dalam diri, seperti sifat sombong, iri dengki, tamak, dan sifat buruk lainnya. Jadi tidak ada hubungan dengan politik,” ujar Mawardi pada Senin (29/6/2026).

Nilai Kerbau dalam Tradisi Pepadun

Lebih lanjut, Mawardi memaparkan bahwa pemotongan atau penyembelihan kerbau memegang peranan yang sangat penting dalam adat budaya Lampung Pepadun. Keberadaan hewan kerbau dalam ritual tersebut tidak hanya sekadar pelengkap, melainkan memiliki simbolisme sosial yang tinggi.

KabarLainnya

PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

Mengenang Ketegasan Presiden Ke-7 Jokowi Tinjau Karhutla Riau 2019: Bukti Nyata Kepemimpinan Lapangan

Pulang ke Solo Usai HUT ke-81 RI, Pak Jokowi Tanpa Lelah Sambut Warga dan Lempar Senyum Hangat Soal Keakraban dengan Presiden Prabowo

“Pemotongan kerbau merupakan simbol tingginya status sosial dalam masyarakat adat Pepadun. Karena itu, bagi keluarga yang mampu, setiap siklus kehidupan biasanya ditandai dengan penyembelihan kerbau,” terangnya. Kehadiran hewan ini menjadi bukti konkret atas kemampuan dan kesiapan sebuah keluarga dalam menyelenggarakan perhelatan pesta adat besar.

Luruskan Spekulasi soal Karpet Merah

Tidak hanya mengenai kepala kerbau, netizen di media sosial juga sempat menafsirkan secara liar penggunaan karpet merah yang mendominasi area lokasi acara sebagai simbol keberpihakan atau sindiran terhadap kelompok politik tertentu.

Mawardi pun langsung menepis asumsi keliru tersebut. Ia menerangkan bahwa penggunaan warna merah murni merupakan bagian dari estetika, dekorasi, serta ornamen asli yang melekat pada bangunan Kedatun Keagungan sejak lama.

“Memang di Kedatun Keagungan karpetnya merah semua. Lihat di tangga, di jalan menuju museum, semuanya karpet merah. Jadi bukan ditujukan kepada kelompok tertentu,” tegas Mawardi meluruskan.

Di akhir penjelasannya, Mawardi berharap penuh agar seluruh lapisan masyarakat dapat melihat momen ini secara bijak dengan menghormati prosesi adat Lampung sebagai salah satu kekayaan warisan budaya nusantara. Ia kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kedatun Keagungan tersebut murni merupakan agenda budaya yang bertujuan untuk melestarikan adat istiadat sekaligus memperkokoh identitas kebudayaan bangsa Indonesia.***

Source : detik.com/sumbagsel

Share6Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Tetap Membumi, Jokowi Tepis Jarak di Hadapan Masyarakat Lampung

Kabar Selanjutnya

Akui Dulu Terdoktrin Suka Memfitnah, Netizen TikTok Ini Datang ke Solo Minta Maaf ke Pak Jokowi: “Sudah Done Guys, Diberi Baju!”

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh
Kabar Rakyat

PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

25 Agustus 2026
Mengenang Ketegasan Presiden Ke-7 Jokowi Tinjau Karhutla Riau 2019: Bukti Nyata Kepemimpinan Lapangan
Kabar Rakyat

Mengenang Ketegasan Presiden Ke-7 Jokowi Tinjau Karhutla Riau 2019: Bukti Nyata Kepemimpinan Lapangan

21 Agustus 2026
Pulang ke Solo Usai HUT ke-81 RI, Pak Jokowi Tanpa Lelah Sambut Warga dan Lempar Senyum Hangat Soal Keakraban dengan Presiden Prabowo
Kabar Rakyat

Pulang ke Solo Usai HUT ke-81 RI, Pak Jokowi Tanpa Lelah Sambut Warga dan Lempar Senyum Hangat Soal Keakraban dengan Presiden Prabowo

19 Agustus 2026
Kabar Selanjutnya
Akui Dulu Terdoktrin Suka Memfitnah, Netizen TikTok Ini Datang ke Solo Minta Maaf ke Pak Jokowi: “Sudah Done Guys, Diberi Baju!”

Akui Dulu Terdoktrin Suka Memfitnah, Netizen TikTok Ini Datang ke Solo Minta Maaf ke Pak Jokowi: "Sudah Done Guys, Diberi Baju!"

Soroti Dugaan Kecurangan SPMB SMP, DPC Projo Tangsel Desak Pemkot Buka Data dan Tindak Tegas Oknum

Soroti Dugaan Kecurangan SPMB SMP, DPC Projo Tangsel Desak Pemkot Buka Data dan Tindak Tegas Oknum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Soal Budi Arie dan PSI, PROJO: Jangan Pertentangkan Sesama Pendukung Jokowi

26 Agustus 2026

[Siaran Pers] Tanggapan Sekjen DPP PROJO Atas Pernyataan DPP PSI

26 Agustus 2026
Klarifikasi Isu Video Bocor: PROJO Tegaskan Solid Pertahankan Pemerintahan dan Bantah Keretakan Jokowi-Prabowo

Klarifikasi Isu Video Bocor: PROJO Tegaskan Solid Pertahankan Pemerintahan dan Bantah Keretakan Jokowi-Prabowo

26 Agustus 2026
PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

PASBATA Prabowo: Pernyataan Budi Arie soal Dinamika Politik Harus Dibaca Secara Utuh

25 Agustus 2026
Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

25 Agustus 2026
Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

Potongan Video Budi Arie Dinilai Tak Gambarkan Konteks Utuh Diskusi Relawan, PROJO Muda: Waspada Narasi yang Memecah Prabowo-Jokowi

25 Agustus 2026

TRENDING

  • [Siaran Pers] Tanggapan Sekjen DPP PROJO Atas Pernyataan DPP PSI

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Satgas P2MI PROJO: Potongan Video Diskusi Relawan Tak Boleh Jadi Alat Pecah Prabowo-Jokowi

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • [ Siaran Pers ] PROJO Ajak Publik Sikapi Video Budi Arie Secara Utuh dan Proporsional

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Soal Budi Arie dan PSI, PROJO: Jangan Pertentangkan Sesama Pendukung Jokowi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Jokowi Tak Pernah Padam: Modal Politik Abadi di Balik Viralnya Kembali Pekik “Saya Akan Lawan!”

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Klarifikasi Isu Video Bocor: PROJO Tegaskan Solid Pertahankan Pemerintahan dan Bantah Keretakan Jokowi-Prabowo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.