SOLO, PROJO.or.id – Perjalanan jauh menyeberangi pulau dari Bengkulu, Sumatera, menuju Solo, Jawa Tengah, akhirnya membuahkan hasil manis dan penuh kenangan bagi Aa Kibo. Boneka lucu nan menggemaskan asal Bengkulu ini, bersama rombongan timnya, berhasil menuntaskan misi perjalanannya untuk bersilaturahmi langsung ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Perjalanan panjang tersebut dibayar tuntas saat rombongan disambut dengan suasana penuh hangat, keakraban, dan gelak tawa di Solo.
”Halo, Assalamualaikum… Iya, aku Aa Kibo! Kami dari Bengkulu, Sumatera. Kunjungan kita ke sini mau silaturahmi dengan Dato Jokowi,” ujar Aa Kibo dengan gaya bicaranya yang khas dan jenaka saat mengisahkan perjalanannya.
Kehadiran Aa Kibo dari Bengkulu hanyalah satu dari sekian banyak kisah kehangatan di kediaman Jokowi. Hampir setiap hari, tak kurang dari seribuan warga dari berbagai pelosok Nusantara hingga mancanegara terus berdatangan untuk bersilaturahmi.
Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya kerinduan rakyat terhadap sosok pemimpin yang begitu merakyat, terbuka, dan dekat dengan siapa saja tanpa sekat.
@gangkutaiutara01Pagi-Pagi kediaman Pak Jokowi kedatangan Tamu Aa Kibo yg lucu dari Bengkulu #jokowi #solo #surakarta #jokowidodo fypppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppp
Setibanya di Solo, tim Aa Kibo pun menyempatkan diri menikmati suasana kota yang sejuk dan rapi, serta merasakan langsung keramahan warga lokal. Rasa lelah setelah menempuh perjalanan antarpulau seolah sirna berganti keceriaan saat momentum yang ditunggu-tunggu tiba.
Saat ditanya mengenai tujuannya menempuh perjalanan jauh hingga ke Solo, Aa Kibo dengan polos dan penuh semangat menjawab bahwa ia ingin berfoto dan tentunya meminta hadiah sepeda dari Pak Jokowi.
”Iya, aku nunggu foto, mau minta sepeda! Hahaha… Masih minta sepeda, memangnya bisa? Bisa dong!” seloroh Aa Kibo yang disambut tawa hangat rombongan.
Harapan Aa Kibo untuk mendapatkan sepeda ini menjadi pengingat akan tradisi ikonik Jokowi selama menjabat sebagai Presiden RI periode 2014–2024. Kala itu, membagikan sepeda secara langsung menjadi cara khas Jokowi mencairkan suasana dan berinteraksi dekat dengan rakyat.
Biasanya, warga atau pelajar diminta menjawab kuis sederhana—seperti menyebutkan nama-nama pulau, Pancasila, atau tarian daerah—sebelum membawa pulang sepeda sebagai kenang-kenangan.
Tradisi kuis berhadiah sepeda tersebut tak hanya menjadi hiburan yang dinanti masyarakat, tetapi juga simbol kehangatan serta gaya komunikasi Jokowi yang selalu merakyat dan tak berjarak.***












