• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Budi Arie Bicara Tradisi Pergantian Duet Pilpres Sejak 2004: Tapi Bukan Berarti Tak Bisa Terjadi

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
17 September 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Budi Arie Bicara Tradisi Pergantian Duet Pilpres Sejak 2004: Tapi Bukan Berarti Tak Bisa Terjadi

JAKARTA, PROJO.or.id – Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi menyoroti dinamika pasangan calon presiden dan wakil presiden sejak era pemilihan langsung dimulai pada 2004.

Menurut dia, konfigurasi pasangan dalam setiap periode pemerintahan menunjukkan adanya perubahan, tetapi pola tersebut tidak otomatis menjadi aturan bahwa pasangan petahana harus selalu berpisah.

KabarLainnya

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

Sekjen PROJO Jelaskan Alasan Relawan Dihadirkan Lebih Dulu dalam Sidang Ijazah Jokowi

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

Pemilu 2004 menjadi pilpres langsung pertama di Indonesia. Saat itu, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla terpilih setelah melalui dua putaran. Pada periode berikutnya, SBY tidak lagi berpasangan dengan JK dan maju bersama Boediono pada Pilpres 2009.

Pola serupa kembali terlihat setelahnya. Pada Pilpres 2014, Joko Widodo berpasangan dengan Jusuf Kalla, kemudian pada Pilpres 2019 Jokowi maju bersama Ma’ruf Amin. Sementara pada Pilpres 2024, Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.

Budi Arie mengatakan perubahan pasangan tersebut merupakan bagian dari dinamika politik dalam sistem pemilihan presiden secara langsung.

Namun, ia mengingatkan bahwa fakta historis tersebut tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk memprediksi konfigurasi politik berikutnya.

“Sesuatu yang belum pernah terjadi bukan berarti tidak bisa terjadi,” kata Budi Arie dalam podcast Hendri Satrio Official.

2029 Berbeda dengan 2024

Budi Arie menilai situasi menuju Pilpres 2029 memiliki karakter berbeda dibandingkan Pilpres 2024.

Pada 2024, tidak terdapat pasangan presiden dan wakil presiden petahana yang sedang menjalankan pemerintahan dan kemudian maju kembali sebagai pasangan pada pemilu yang sama. Sementara pada 2029, Prabowo dan Gibran merupakan pasangan yang sedang menjalankan pemerintahan periode 2024-2029.

Karena itu, menurut Budi Arie, dinamika politik menuju 2029 masih memiliki banyak variabel yang belum dapat dipastikan.

Ia menyebut politik sebagai art of possibility. Berbagai kemungkinan masih terbuka dan konfigurasi politik belum dapat dianggap final.

“Kartunya masih dikocok, belum dibagi,” ujar Budi Arie.

Budi Arie juga menyampaikan harapannya agar Prabowo-Gibran dapat melanjutkan pemerintahan untuk dua periode.

“Kita mengharapkan dua periode Pak Prabowo-Gibran,” katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa keinginan tersebut pada akhirnya akan sangat bergantung pada perkembangan politik dan kinerja pemerintahan.

Kinerja Pemerintah Jadi Faktor

Menurut Budi Arie, pemerintah yang ingin mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan harus mampu menunjukkan hasil kerja.

Ia menilai keberhasilan pemerintahan dan tingkat kepuasan masyarakat akan menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika politik menuju 2029.

Dengan demikian, pembicaraan mengenai apakah Prabowo-Gibran akan kembali menjadi pasangan pada Pilpres 2029 maupun kemungkinan terbentuknya konfigurasi berbeda, menurut Budi Arie, masih terlalu dini untuk dipastikan.

Bagi dia, sejarah pasangan capres-cawapres sejak 2004 menunjukkan adanya dinamika dan perubahan. Namun, sejarah tersebut bukan batas yang menentukan bahwa pola yang sama atau berbeda pasti terjadi pada 2029.

“Belum pernah terjadi bukan berarti tidak bisa terjadi,” ujar Budi Arie.***


Add as Preferred Source

Add as Preferred Source
Tags: Budi Arie SetiadiKetua Umum ProjoPodcast Hendri Satrio
Share10Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Budi Arie: Kartu Pilpres 2029 Masih Dikocok, Semua Kemungkinan Terbuka

Kabar Selanjutnya

Budi Arie Tegaskan Harapan Prabowo-Gibran Lanjut Dua Periode

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia
Kabar Nasional

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

28 Oktober 2026
Kabar Nasional

Sekjen PROJO Jelaskan Alasan Relawan Dihadirkan Lebih Dulu dalam Sidang Ijazah Jokowi

25 Oktober 2026
Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah
Kabar Nasional

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

24 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Budi Arie Tegaskan Harapan Prabowo-Gibran Lanjut Dua Periode

Budi Arie Tegaskan Harapan Prabowo-Gibran Lanjut Dua Periode

Jokowi Datangi Rumah Duka drh Alfonsius Mehan, Keluarga: Kami Merasa Mendapatkan Ketenangan

Jokowi Datangi Rumah Duka drh Alfonsius Mehan, Keluarga: Kami Merasa Mendapatkan Ketenangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

28 Oktober 2026
Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

28 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

    Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    27 shares
    Share 11 Tweet 7

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.