• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Budi Arie Bongkar Perspektif Politik di Balik Gugatan Gibran: Hanya Pintu Masuk, Targetnya Prabowo-Gibran?

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
10 Oktober 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 3 menit
A A
0

JAKARTA, PROJO.or.id – Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi menilai polemik dan gugatan yang mempersoalkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak bisa dilihat semata-mata sebagai persoalan pribadi Gibran. Menurut dia, dinamika tersebut perlu dibaca dalam konteks politik yang lebih luas, yakni menyangkut legitimasi pasangan Prabowo Subianto-Gibran yang memenangi Pilpres 2024.

Budi Arie menyebut Gibran bisa menjadi pintu masuk dalam pertarungan politik yang dampaknya berpotensi meluas hingga menyentuh pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Jangan salah, ini Gibrannya pintu masuk. Memangnya habis Gibran enggak Prabowo? Enggak presiden? Habis wapres enggak presiden?” ujar Budi Arie dalam wawancara bersama kanal YouTube Total Politik.

Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan politik Budi Arie terhadap polemik yang berkembang di sekitar Gibran. Ia mengingatkan bahwa perdebatan mengenai posisi wakil presiden tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik yang melingkupi pemerintahan saat ini.

Menurut Budi Arie, persoalan yang menyangkut Gibran berpotensi berkembang menjadi perdebatan yang lebih luas mengenai legitimasi kepemimpinan nasional. Karena itu, ia mengajak publik untuk melihat persoalan tersebut secara menyeluruh, dengan tetap membedakan antara proses hukum, perdebatan administrasi, dan kepentingan politik.

Jangan Campuradukkan Persoalan Administrasi dan Politik

Dalam wawancara tersebut, Budi Arie juga menyoroti polemik mengenai latar belakang pendidikan Gibran. Ia menilai persoalan itu perlu dipahami berdasarkan jalur pendidikan yang ditempuh, termasuk perbedaan sistem pendidikan di luar negeri dengan sistem pendidikan Indonesia.

Budi Arie berpandangan bahwa apabila terdapat dokumen atau persoalan administrasi yang perlu diperjelas, penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme yang sesuai.

Ia tidak sependapat jika perjalanan pendidikan Gibran dinilai hanya dengan menggunakan standar pengalaman pendidikan yang lazim ditempuh di Indonesia.

Bagi Budi Arie, penting untuk membedakan persoalan administratif dari penilaian politik yang berkembang di ruang publik. Perdebatan mengenai dokumen dan persyaratan harus bertumpu pada fakta serta ketentuan yang berlaku, bukan semata-mata pada spekulasi.

Meski demikian, penilaian mengenai terpenuhi atau tidaknya persyaratan pencalonan tetap harus merujuk pada dokumen, aturan hukum, dan proses yang menjadi kewenangan lembaga terkait.

Gugatan Harus Diselesaikan Melalui Mekanisme Konstitusional

Budi Arie juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi yang menyediakan jalur hukum bagi pihak-pihak yang mempermasalahkan suatu proses politik.

Karena itu, gugatan maupun perbedaan pandangan mengenai pencalonan Gibran harus ditempatkan dalam kerangka konstitusional. Setiap pihak memiliki ruang untuk menyampaikan keberatan, sementara hasil akhirnya harus mengikuti prosedur dan kewenangan lembaga yang menangani perkara tersebut.

Di sisi lain, Budi Arie menekankan pentingnya menghormati kedaulatan rakyat yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

Menurut dia, dinamika hukum dan politik harus tetap mempertimbangkan mandat yang diberikan masyarakat melalui pemilihan umum.

Namun, penghormatan terhadap mandat rakyat tidak meniadakan hak warga negara untuk mengajukan gugatan atau menguji persoalan hukum melalui jalur yang tersedia. Keduanya merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang harus berjalan sesuai aturan.

Budi Arie Ingatkan Elite Politik agar Fokus pada Rakyat

Di tengah dinamika politik yang berkembang, Budi Arie mengingatkan bahwa Pemilu 2029 masih jauh. Ia meminta para elite politik tidak terus-menerus terseret dalam persaingan kekuasaan, sementara berbagai persoalan masyarakat membutuhkan perhatian.

KabarLainnya

PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

“Pemilu masih jauh. Sehingga sekarang kita, menurut saya, waktu yang sekarang ini dipakai dulu untuk fokus ngurusin rakyat,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan Budi Arie bahwa perdebatan politik semestinya tidak menghilangkan perhatian terhadap kepentingan masyarakat.

Baginya, persaingan politik merupakan bagian dari demokrasi. Namun, persaingan itu harus tetap dijalankan secara bertanggung jawab dan tidak membuat agenda kesejahteraan rakyat terabaikan.

Pandangan Budi Arie mengenai Gibran sebagai pintu masuk menuju pertarungan politik yang lebih luas merupakan interpretasinya terhadap dinamika yang terjadi. Motif para penggugat sendiri tidak dapat disimpulkan hanya dari pernyataan tersebut dan perlu dinilai berdasarkan fakta yang tersedia.

Di tengah polemik yang berkembang, PROJO menekankan pentingnya menjaga demokrasi, menghormati kedaulatan rakyat, serta memastikan setiap persoalan hukum diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku.***

Add as Preferred Source
Share10Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Gibran Didesak Mundur, Budi Arie: Gibran Dipilih Rakyat, Kedaulatan Pemilih Harus Dihormati

Kabar Selanjutnya

Budi Arie Pertanyakan Tuduhan terhadap Gibran: Apa yang Dimaksud Cacat Moral?

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum
Kabar Nasional

PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum

2 November 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui
Kabar Nasional

Budi Arie Yakin Jokowi-Prabowo Punya Kebijaksanaan Jaga Persatuan demi Bangsa

1 November 2026
PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober
Kabar Nasional

PROJO Turun ke PN Jakarta Timur, Budi Arie: Kami Pasti Datang Beri Dukungan Moral

1 November 2026
Kabar Selanjutnya
Inilah Hebatnya Gibran. Saat Ada Badai, Dia Tidak Lawan Badainya, tapi Berselancar di Atas Badai Tersebut

Budi Arie Pertanyakan Tuduhan terhadap Gibran: Apa yang Dimaksud Cacat Moral?

Tribun MotoGP Mandalika Dipadati Warga, Jokowi dan Kaesang Disambut Antusias Penonton

Tribun MotoGP Mandalika Dipadati Warga, Jokowi dan Kaesang Disambut Antusias Penonton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi dan Gibran Terus Diserang, Pendukung yang Selama Ini Diam Mulai Angkat Suara

Jokowi dan Gibran Terus Diserang, Pendukung yang Selama Ini Diam Mulai Angkat Suara

3 November 2026
Dari Balik Dinding Seng SDN Samak Mamuju, Kunjungan Gibran Membawa Harapan bagi Pendidikan Anak Pelosok

Dari Balik Dinding Seng SDN Samak Mamuju, Kunjungan Gibran Membawa Harapan bagi Pendidikan Anak Pelosok

3 November 2026
Di Tengah Riuh Polemik Jakarta, Sambutan Hangat Warga Sulbar Warnai Kunjungan Wapres Gibran

Di Tengah Riuh Polemik Jakarta, Sambutan Hangat Warga Sulbar Warnai Kunjungan Wapres Gibran

3 November 2026
Dua Pantun Gibran di Tanah Kalumpang: Merawat Perdamaian, Toleransi, dan Warisan Leluhur

Dua Pantun Gibran di Tanah Kalumpang: Merawat Perdamaian, Toleransi, dan Warisan Leluhur

3 November 2026

Di Tengah Polemik Suket dan Dorongan Pemakzulan, Gibran Tetap Turun ke Daerah Serap Aspirasi Warga Sulbar

3 November 2026
Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Tak Kuat : Ini Bagian dari Dinamika Demokrasi

Putusan Kilat Mahkamah Agung, Antara Peradilan Cepat Atau Algojo Kekuasaan

2 November 2026

TRENDING

  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Putusan Kilat Mahkamah Agung, Antara Peradilan Cepat Atau Algojo Kekuasaan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PROJO: Putusan MA dan MK Tak Bisa Dijadikan Dasar Pemakzulan Gibran, Freddy Damanik: Beda Rezim Hukum

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Dua Pantun Gibran di Tanah Kalumpang: Merawat Perdamaian, Toleransi, dan Warisan Leluhur

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi dan Gibran Terus Diserang, Pendukung yang Selama Ini Diam Mulai Angkat Suara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Di Tengah Riuh Polemik Jakarta, Sambutan Hangat Warga Sulbar Warnai Kunjungan Wapres Gibran

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Di Tengah Polemik Suket dan Dorongan Pemakzulan, Gibran Tetap Turun ke Daerah Serap Aspirasi Warga Sulbar

    15 shares
    Share 6 Tweet 4

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.