• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Di Ambang Krisis Energi, Masihkah Kita Menjadi “Pengkhianat” dalam Selimut Pesimisme?

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
29 Maret 2026
in Opini
Waktu Baca: 3 menit
A A
0
Di Ambang Krisis Energi, Masihkah Kita Menjadi “Pengkhianat” dalam Selimut Pesimisme?

DUNIA sedang tidak baik-baik saja. Di layar kaca dan lini masa, kita menyaksikan bara peperangan yang pecah di belahan bumi lain.

Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya sekadar deretan teks berita internasional.

Namun, bagi dapur rumah tangga dan tangki kendaraan kita, itu adalah ancaman nyata yang sangat personal.

KabarLainnya

Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

IHSG Rontok, Kepercayaan Jangan Ikut Ambruk

Jokowi, Sun Tzu, dan Seni Membaca Medan Politik

Perang ini di luar kendali kita, namun dampaknya—meroketnya harga minyak mentah dunia—telah mengetuk pintu rumah kita tanpa permisi.

Indonesia kini berada di persimpangan jalan yang terjal. Kita sedang menghadapi ujian untuk sekadar bertahan (survive).

Namun, di tengah awan mendung ekonomi global, ada secercah cahaya yang seringkali luput dari pandangan mata yang sudah terlanjur tertutup kebencian.

Modalitas yang Tak Dimiliki Negara Lain

Sejujurnya, Indonesia jauh lebih beruntung dibanding banyak negara lain. Saat beban subsidi BBM membengkak, kita memiliki “pelampung” berupa kenaikan pendapatan negara dari ekspor sawit dan batubara sebagai kompensasi.

Secara geopolitik, posisi non-blok kita adalah kartu as; Indonesia bebas bernegosiasi dan membeli energi dari belahan dunia mana pun tanpa terbelenggu sekat aliansi atau embargo sepihak.

Pemerintah pun tidak sedang berpangku tangan. Lobi-lobi minyak mentah dilakukan tanpa henti. Kebijakan pahit namun logis mulai diambil demi menjaga napas fiskal: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disesuaikan menjadi 5 hari untuk menghemat Rp40 Triliun, wacana pemotongan gaji pejabat hingga anggota DPR mengemuka, hingga pertimbangan kebijakan WFH untuk menekan konsumsi energi nasional.

Ini adalah upaya diplomasi dan efisiensi “di belakang layar” yang barangkali tak semuanya bisa dipublikasikan demi stabilitas nasional.

Menjaga Optimisme di Tengah Dinamika Global

Senada dengan upaya pemerintah, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam sebuah kesempatan baru-baru ini mengingatkan pentingnya kejujuran dalam melihat realitas namun tetap memegang teguh optimisme.

“Kita harus jujur pada realitas bahwa situasinya memang tidak mudah, ini bukan hanya di Indonesia. Banyak negara menghadapi situasi yang sama bahkan lebih parah akibat ketegangan global,” ujar Budi Arie.

Ia menekankan bahwa dukungan terhadap program pemerintah—terutama program prioritas Presiden Prabowo—bukan sekadar urusan politik, melainkan tanggung jawab moril untuk memastikan bangsa ini tidak goyah.

Menjaga optimisme adalah langkah awal agar seluruh elemen masyarakat mau turun tangan membantu dengan segala keterbatasan yang ada.

Perbandingan Harga BBM di Asia Tenggara (Rata-rata Maret 2026):

​Berdasarkan data Global Petrol Prices, berikut estimasi harga rata-rata bensin di beberapa negara tetangga:

  • ​Singapura Termahal: Singapura menempati posisi puncak dengan harga bensin yang sangat tinggi, mencapai Rp43.627 per liter, hampir empat kali lipat dari harga bensin di Indonesia.
  • ​Kelompok Harga Rp20 Ribu – Rp30 Ribu: Mayoritas negara tetangga berada di rentang harga ini, dengan urutan dari yang tertinggi:
    • ​Laos: Rp29.879
    • ​Kamboja: Rp28.036
    • ​Filipina: Rp24.316
    • ​Thailand: Rp23.369
    • ​Vietnam: Rp22.990 (RON 95)
  • ​Indonesia Paling Kompetitif: Indonesia memiliki harga bensin terendah dalam daftar ini, terutama untuk jenis Pertalite (Rp10.000) yang terpaut jauh dari rata-rata regional.
  • ​Selisih Signifikan: Bahkan untuk jenis nonsubsidi seperti Pertamax (Rp12.300), harga di Indonesia masih hampir separuh dari harga bensin di Thailand atau Filipina.

Ego di Atas Penderitaan Bangsa

Namun, ada fenomena unik sekaligus menyedihkan yang muncul di permukaan.

Di tengah upaya keras negara untuk tetap tegak, muncul segelintir kelompok yang seolah-olah “mengharap” kegagalan negaranya sendiri. Mereka sibuk memproduksi narasi pesimisme, membumbui informasi palsu, dan menyebarkan ketakutan hanya demi memuaskan ego pribadi.

Motivasi mereka bukan demi perbaikan, melainkan agar kelak bisa berteriak dengan jumawa: “Tuh kan gagal, apa saya bilang pemerintah tidak becus!”

Bagi mereka, validasi atas kebencian lebih penting daripada nasib jutaan rakyat yang akan menderita jika pertahanan energi kita jebol.

Mereka adalah para “pengkhianat” harapan yang rela melihat kapal besar bernama Indonesia karam, asalkan mereka bisa mengejek sang nakhoda.

Memilih Menjadi “Waras”

Sebagai masyarakat yang masih berpikir jernih, harapan kita seharusnya hanya satu: Negara ini berhasil melewati badai.

Kita ingin ketersediaan energi tetap terjaga dan penyesuaian harga tidak mencekik rakyat kecil. Itu adalah niat yang lurus, akal yang waras.

Pemerintah memang belum tentu 100% berhasil karena tantangan global ini luar biasa berat.

Namun, pesimisme dan doa buruk tidak akan pernah menjadi solusi. Indonesia memiliki kelebihan, keunikan, dan peluang besar untuk selamat jika kita bergerak satu arah.

Mari berhenti menjadi penonton yang bersorak saat negara sendiri tergelincir.

Mari dukung dengan optimisme, kawal dengan kritik yang membangun, dan doakan agar maslahat bagi seluruh masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Sebab pada akhirnya, jika negara ini gagal, tidak ada pemenang di antara kita. Kita semua berada di sekoci yang sama. Masihkah Anda mencintai negeri ini?. Mari bangun Optimisme!***

Add as Preferred Source
Tags: Bangun Optimisme
Share16Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Krisis Energi Asia: Ketua Projo Garut  Sebut Resiliensi Indonesia Luar Biasa, Ajak Gerakan Hemat Energi Nasional

Kabar Selanjutnya

Dunia Gelap, Indonesia Tetap Menyala: Mengapa Kita Harus Optimis di Tengah Badai Energi?

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Ketika Lapas Menjadi Resort, Hukuman Menjadi Liburan
Opini

Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

28 Oktober 2026
Dolar Tembus Rp17.500: Mengapa Rupiah Terus Tertekan Meski Angka Ekonomi Masih Terlihat Bagus?
Opini

IHSG Rontok, Kepercayaan Jangan Ikut Ambruk

19 Oktober 2026
Semua Orang Bicara Jokowi: Antara Benci, Cinta, dan Cari Panggung
Opini

Jokowi, Sun Tzu, dan Seni Membaca Medan Politik

19 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Dunia Gelap, Indonesia Tetap Menyala: Mengapa Kita Harus Optimis di Tengah Badai Energi?

Dunia Gelap, Indonesia Tetap Menyala: Mengapa Kita Harus Optimis di Tengah Badai Energi?

Secangkir Arabica Coffee dan Harapan di Tengah Badai Energi: Catatan dari Sudut Buah Batu Bandung

Secangkir Arabica Coffee dan Harapan di Tengah Badai Energi: Catatan dari Sudut Buah Batu Bandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

30 Oktober 2026
Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

30 Oktober 2026
[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

30 Oktober 2026

[ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

30 Oktober 2026
Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

30 Oktober 2026

TRENDING

  • [SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa

    PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Penuh Senyum, Rombongan Emak-emak Bangkalan Silaturahmi dengan Jokowi di Sumber Solo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • [ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    29 shares
    Share 12 Tweet 7

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.