JAKARTA, PROJO.or.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kepada seluruh umat Muslim di Indonesia.
Dalam momentum suci ini, PROJO mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Lebaran sebagai ajang refleksi diri dan memperkuat solidaritas sosial.
Ketua Umum beserta jajaran pengurus DPP PROJO menekankan bahwa hakikat Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan atas rasa lapar dan dahaga, melainkan simbol kemenangan spiritual yang membawa manusia kembali kepada kesucian atau fitrah.
View this post on Instagram
Makna Spiritual dan Sosial
Menurut rilis resmi DPP PROJO, Idul Fitri 1447 H harus dimaknai sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ada beberapa poin utama yang ditekankan:
- Penyucian Diri: Melepas segala noda dosa melalui pertobatan kepada Allah SWT dan permohonan maaf kepada sesama manusia.
- Kemenangan Spiritual: Hasil dari kedisiplinan dan ketaatan selama satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
- Refleksi & Silaturahmi: Momen untuk mempererat kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat merenggang, melalui tradisi maaf-memaafkan.
- Kepedulian Sosial: Menegaskan pentingnya zakat fitrah sebagai instrumen pemerataan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pesan Persatuan
“Idul Fitri 1447 H adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk saling merangkul. Setelah sebulan penuh menempa diri dengan kesabaran, mari kita bawa semangat kesucian itu ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tulis pernyataan resmi DPP PROJO.
Keluarga besar DPP PROJO juga berharap agar suasana Idul Fitri tahun ini dapat memperkokoh persatuan nasional, membawa kedamaian, serta keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mari kembali ke fitrah, memperkuat ketaatan, dan menebar kasih sayang bagi sesama.”***











