• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Guru Lama Gibran Ikut Bersuara Usai Putusan MK: “Saya Sakit Hati”

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
8 Oktober 2026
in Kabar Rakyat
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Dari Rumah Sakit ke Dapur MBG, Gibran Dorong Evaluasi Menyeluruh Kasus Batang

JAKARTA, PROJO.or.id — Polemik mengenai latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus bergulir setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan mengenai syarat pendidikan calon presiden dan wakil presiden.

Di tengah polemik tersebut, mantan guru Gibran saat bersekolah di SMP Negeri 1 Surakarta, Rohwati, angkat bicara. Ia mengaku sakit hati dengan anggapan yang menyebut Gibran tidak lulus SMA.

Rohwati yang pernah mengajar Gibran pada 1999–2002 menegaskan bahwa Gibran merupakan siswa dengan kemampuan akademik yang baik. Menurutnya, Gibran masuk SMPN 1 Surakarta karena kemampuan akademiknya, bukan karena status atau pengaruh orang tuanya.

“Kalau saya agak sakit hati. Nggak mungkin terjadi. Sekelas Pak Jokowi putranya tidak lulus SMA saya tidak mungkin. Terutama saya sebagai gurunya saya termasuk yang tidak terima. Bukan anak bodoh anak titipan. Dan memang keterima murni semua,” ujar Rohwati seperti dikutip Tribunnews, Kamis (8/10/2026).

Rohwati juga menilai keputusan Gibran melanjutkan pendidikan ke Singapura merupakan hal yang wajar. Ia mengenang Gibran memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik sehingga dinilai layak melanjutkan pendidikan di luar negeri.

“Saya sering mencocokkan dengan Bahasa Inggris termasuk bagus. Makanya ke luar negeri. Wajar banget kalau sekolah di Singapura,” katanya.

Selain Bahasa Inggris, Rohwati menyebut kemampuan Bahasa Jawa Gibran juga berada di atas rata-rata.

“Bagus. Mas Gibran termasuk Bahasa Jawanya juga bagus. Biasanya anak-anak yang Bahasa Jawanya bagus Bahasa Inggrisnya juga bagus,” ujarnya.

KabarLainnya

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Kenang Gibran sebagai Siswa yang Sopan

Tidak hanya kemampuan akademik, Rohwati juga mengenang Gibran sebagai siswa yang menjunjung tinggi etika dan kesopanan kepada guru.

Menurutnya, sikap tersebut tetap terlihat ketika Gibran telah menjadi pejabat publik.

“Kebetulan Pak Jokowi anaknya mengikuti adat. Yang saya tahu sopan banget. Terutama kalau sama guru,” kata Rohwati.

Ia bahkan menceritakan bahwa Gibran masih menunjukkan sikap hormat kepada guru ketika dirinya telah menjadi Wali Kota Solo.

“Bahkan sudah jadi Wali Kota saya masih guru ketika tahu cium tangan kalau ketemu gurunya. Dari SMP itu kesan sangat menonjol,” ujarnya.

Putusan MK Tidak Membatalkan Status Gibran

Polemik mengenai pendidikan Gibran mencuat setelah MK dalam putusannya menyatakan tidak menemukan dokumen ijazah atau sertifikat penyetaraan pendidikan luar negeri Gibran yang setara jenjang SMA dalam berkas perkara.

Namun, fakta tersebut tidak serta-merta dapat diterjemahkan bahwa MK menyatakan Gibran tidak pernah lulus pendidikan menengah.

Putusan MK juga tidak membatalkan status Gibran sebagai Wakil Presiden.

Karena itu, isu “Gibran tidak lulus SMA” perlu ditempatkan secara proporsional. Persoalan yang muncul dalam putusan MK berkaitan dengan dokumen penyetaraan pendidikan luar negeri yang tidak ditemukan dalam berkas perkara, bukan putusan yang menyatakan Gibran tidak pernah menyelesaikan pendidikan menengah.

Kesaksian Rohwati menjadi bagian lain dari gambaran perjalanan pendidikan Gibran sebelum melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Bagi publik, polemik ini semestinya menjadi momentum untuk membedakan antara kelulusan pendidikan seseorang, dokumen administrasi penyetaraan ijazah luar negeri, dan persyaratan hukum untuk jabatan publik.

Dengan demikian, perdebatan mengenai pendidikan Gibran tidak berubah menjadi kesimpulan yang melampaui substansi putusan MK.***

Source : Tribunnews.com

Add as Preferred Source
Share23Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

[Tangkal Hoaxs] Beredar Pesan Berantai Nama PROJO dan Budi Arie Dicatut dalam Isu Gibran Mundur

Kabar Selanjutnya

Sekjen PROJO : MK Tak Nyatakan Gibran Tak Berijazah, Jangan Bangun Kesimpulan Politik

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan
Kabar Rakyat

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan
Kabar Rakyat

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan
Kabar Rakyat

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Sekjen PROJO : MK Tak Nyatakan Gibran Tak Berijazah, Jangan Bangun Kesimpulan Politik

Sekjen PROJO : MK Tak Nyatakan Gibran Tak Berijazah, Jangan Bangun Kesimpulan Politik

Budi Arie: Tujuan MBG Mulia, tapi Eksekusinya Harus Diperbaiki

Hoaks Gibran Mundur Beredar, Budi Arie Ingatkan Publik Waspada Adu Domba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

28 Oktober 2026
Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

28 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

    Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    536 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • [Tangkal Hoax] Flyer Undangan Bahas Pemberhentian Wapres Gibran Catut Nama Yusril

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pertimbangan Tanpa Amar: Putusan MK Nomor 01/2026 Sesat Yuridis (Legal Fallacy)

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.