KUPANG, PROJO.or.id — Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali menerima apresiasi budaya tingkat tinggi. Kali ini, Jokowi dijadwalkan menerima gelar kehormatan adat dari masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dan bakal dinobatkan sebagai “Raja Timur” pada Sabtu (1/8/2026).
Prosesi penobatan yang sarat akan nilai sakral ini akan dipimpin langsung oleh para raja se-Pulau Timor. Acara puncak tersebut dilangsungkan dalam rangkaian Karnaval Budaya di Kelurahan Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Kota Kupang, NTT.
Puncak Karnaval Budaya Dihadiri Ribuan Peserta
Informasi terkait penobatan gelar adat ini dikonfirmasi oleh Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT sekaligus anggota DPRD Provinsi NTT, Junaidin Mahasan.
”Informasi itu benar, besok semua raja hadir. Dan penobatannya di LLBK,” ujar Junaidin, Jumat (31/7/2026).
Berdasarkan rundown resmi, penobatan Jokowi sebagai Raja Timur menjadi acara puncak dari Karnaval Budaya yang dimulai pukul 15.45 WITA. Agenda budaya berskala besar ini diperkirakan bakal dihadiri oleh sekitar 5.000 peserta.
Seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir diwajibkan mengenakan pakaian adat khas daerah masing-masing untuk menambah khidmat dan maraknya suasana.
Padatnya Agenda Kunjungan di Bumi Flobamora
Sebelum menghadiri prosesi penobatan di sore hari, Jokowi telah menyusun agenda kunjungan yang cukup padat sejak pagi di Kota Kupang:
- Pukul 06.00 – 07.30 WITA: Memulai aktivitas pagi dengan menghadiri Car Free Day (CFD) di Jalan El Tari, Kota Kupang, didampingi Iriana Jokowi untuk berjalan santai sekaligus menyapa warga.
- Pagi Hari: Melanjutkan sarapan di Bubur Tanjung sebelum beristirahat sejenak di Hotel Harper.
- Pukul 14.00 – 15.30 WITA: Menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper yang diikuti sekitar 1.000 peserta berbusana putih-hitam.
Rangkaian kunjungan kerja Jokowi di NTT ini dijadwalkan berakhir pada Minggu (2/8/2026). Ia direncanakan bertolak menuju Bandara El Tari pada pukul 06.30 WITA sebelum pesawat lepas landas pukul 07.00 WITA.
Deretan Gelar Kehormatan Adat Pasca-Purna Tugas
Penobatan sebagai Raja Timur di NTT ini semakin melengkapi deretan penganugerahan gelar kehormatan adat yang diterima Jokowi setelah purna tugas dari kursi kepresidenan.
Sebelumnya, suami Iriana ini juga telah dianugerahi gelar adat (adok) “Baginda Pemuka Bangsa” oleh lima kerajaan adat Lampung di Bandar Lampung pada Sabtu (27/6/2026) lalu. Gelar tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas kepemimpinan dan pengabdiannya selama dua periode memimpin Republik Indonesia.***












