JAKARTA, PROJO.or.id — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai pergantian Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dengan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Menurut Jokowi, keputusan mengganti Kapolri merupakan bagian dari hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
“Itu kan hak prerogatif dari Bapak Presiden Prabowo,” kata Jokowi saat ditanya mengenai pergantian Kapolri.
Jokowi juga menilai pergantian tersebut sudah berada pada momentum yang tepat. Ia menyebut Listyo Sigit telah memimpin Polri selama sekitar lima tahun delapan bulan.
“Memang sudah saatnya Pak Kapolri Pak Listyo Sigit sudah lima tahun delapan bulan menjabat sebagai Kapolri. Saya kira memang sudah saatnya,” ujar Jokowi.
Listyo Sigit mulai menjabat Kapolri pada 27 Januari 2021. Dengan demikian, hingga pergantian pada Oktober 2026, ia telah memimpin Korps Bhayangkara selama lebih dari lima tahun.
Nilai Suyudi Sangat Baik
Jokowi juga memberikan penilaian positif terhadap sosok Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang diusulkan Presiden Prabowo sebagai pengganti Listyo Sigit.
“Dan penggantinya menurut saya juga sangat baik, Pak Suyudi,” kata Jokowi.
Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Presiden Prabowo mengusulkan Suyudi kepada DPR melalui Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.
Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Komisi III DPR kemudian menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi. Proses tersebut berakhir dengan persetujuan secara aklamasi untuk membawa pencalonannya ke tahap berikutnya di DPR.
Suyudi merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang di berbagai bidang kepolisian. Sebelum memimpin BNN, ia pernah menjabat Kapolda Banten dan sebelumnya menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri.
Pergantian di Tengah Transisi Kepemimpinan Polri
Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan ketika proses pergantian pucuk pimpinan Polri tengah berlangsung.
Pada hari yang sama, Listyo Sigit masih terlihat mendampingi Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Setelah rangkaian kegiatan tersebut, proses pergantian Kapolri berjalan di DPR.
Bagi Jokowi, pergantian tersebut merupakan kewenangan Presiden sekaligus bagian dari dinamika kepemimpinan institusi Polri.
Dengan masuknya Suyudi dalam proses pergantian tersebut, tongkat komando Korps Bhayangkara memasuki babak baru. Suyudi membawa pengalaman dari bidang reserse, kewilayahan, hingga tugasnya sebagai Kepala BNN sebelum diusulkan menjadi Kapolri.***












