
BANDUNG, PROJO.or.id – Dewan Pimpinan Daerah Penegak Roda Organisasi Jokowi (DPD PROJO) Jawa Barat menggelar Konferensi Daerah (Konferda) tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh optimisme di Hotel Horison Ultima, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026).
Konferda kali ini menjadi momentum krusial bagi konsolidasi organisasi guna merumuskan arah taktis dan strategis PROJO di masa depan. Menegaskan pentingnya acara ini, jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO turun langsung mengawal jalannya konferensi di Kota Kembang.
Hadir memimpin delegasi pusat, Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi, didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP PROJO Freddy Alex Damanik, serta Wakil Ketua Umum Cahaya Sinaga.
Kehadiran para petinggi ormas terbesar di Indonesia ini disambut antusias oleh ratusan kader dan pengurus DPC PROJO dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat yang memadati ruang aula utama Hotel Horison Ultima.
Konsolidasi Total Menuju Struktur yang Solid
Selain jajaran pengurus inti, DPP PROJO juga menghadirkan formasi lengkap ketua-ketua bidang strategis untuk memastikan sinkronisasi program pusat dan daerah berjalan linear. Tampak hadir di barisan depan:
-
Fredy Prasetyo (Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan / OKK)
-
Bonardo Sianturi (Ketua Bidang Ekonomi Industri dan Investasi)
-
Silas Dutu (Ketua Bidang Hukum dan HAM)
-
Febrio Martha Mustafa (Ketua Bidang Pemuda, Milenial, dan Gen Z)
-
Judi Panca Nugroho (Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan Pekerja Migran)
-
Abi Rekso Panggalih (Ketua Bidang Pertahanan dan Kajian Strategis)
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi menekankan bahwa Jawa Barat selalu menjadi barometer politik dan pergerakan nasional. Oleh karena itu, Konferda 2026 ini harus melahirkan struktur kepemimpinan daerah yang solid, adaptif, dan mampu merespons tantangan zaman.
“PROJO harus tetap satu barisan, solid, dan terus menjadi mesin penggerak yang membawa manfaat nyata bagi rakyat. Jabar adalah kunci, dan dari Bandung hari ini, kita perkuat fondasi perjuangan organisasi kita,” tegas Budi Arie di hadapan para peserta Konferda.
Fokus pada Isu Strategis dan Anak Muda
Kehadiran ketua-ketua bidang sektoral dalam Konferda ini juga menandai fokus PROJO ke depan yang tidak hanya terpaku pada dinamika politik, melainkan pada penguatan ekonomi, advokasi pekerja, kajian strategis, serta perangkulan generasi muda (Milenial dan Gen Z) sebagai motor penggerak baru organisasi.


























