SOLO, PROJO.or.id – Suasana di kediaman pribadi Joko Widodo di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, belakangan ini menyuguhkan pemandangan yang berbeda dan menarik perhatian publik. Rumah yang tak pernah sepi dari pagi hingga malam itu kini justru didominasi oleh wajah-wajah segar dari generasi muda.
Fenomena ini terekam jelas dalam salah satu unggahan video di akun Instagram populer @solokini. Dalam video yang viral tersebut, terlihat pemandangan luar biasa di mana ratusan anak muda tampak tertib mengantre panjang demi bisa masuk, bersilaturahmi, hingga berebut momen untuk berfoto bersama mantan Presiden RI tersebut. Suasana cair, penuh tawa, dan hangat begitu terasa di sepanjang antrean.
Lihat postingan ini di Instagram
Tokoh masyarakat, Bambang Saptono, yang sempat berkunjung dan berbincang langsung di kediaman tersebut ikut mengungkapkan kekagumannya atas dinamika yang terjadi.
“Tamu dari pagi sampai malam tidak pernah berhenti. Dan luar biasanya, sekarang hampir 80 persen yang datang itu anak-anak muda,” ujar Bambang memvalidasi apa yang terlihat di media sosial tersebut.
Banyaknya generasi muda yang datang rupanya memicu perhatian tersendiri bagi sang tuan rumah. Dalam sebuah obrolan yang berlangsung santai, Pak Jokowi sempat melempar pertanyaan reflektif yang bernada heran sekaligus bangga kepada Bambang.
“Kenapa yang datang lebih banyak anak muda ya?” tanya Pak Jokowi setengah bertanya.
Merespons pertanyaan spontan tersebut, serta melihat fakta masifnya kehadiran Gen Z dan Milenial di Sumber—seperti yang tergambar dalam video Solokini—Bambang Saptono langsung menangkap sinyal kedekatan ideologis yang kuat. Ia menilai fenomena ini adalah momentum alamiah bagi arah pergerakan anak muda ke depan.
“Jika kondisinya demikian, kayaknya yang muda memang sudah saatnya mendukung Pak Jokowi,” ungkap Bambang Saptono mantap.
Mengalir derasnya arus anak muda ke Solo menjadi bukti konkret bahwa magnet ketokohan Jokowi tidak memudar pasca-purnatugas. Sebaliknya, melalui pendekatan yang humanis dan adaptif terhadap media sosial, kediaman beliau kini telah bertransformasi menjadi ruang inkubasi ide dan simbol arah perjuangan baru bagi generasi masa depan bangsa.***












