BANDUNG, PROJO.or.id – Suasana Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Jawa Barat 2026 yang digelar di Hotel Horison Ultima, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026), mendadak riuh dan penuh senyum. Di tengah seriusnya agenda pemilihan ketua DPD, ada satu nama yang sukses mencuri perhatian para peserta dari 27 kabupaten dan kota: Dedi Mulyadi.
Bagi warga Jawa Barat, nama tersebut tentu langsung mengarah pada sosok Gubernur Jawa Barat. Namun, sosok Dedi Mulyadi yang duduk di kursi peserta hari ini bukanlah sang gubernur, melainkan Dedi Mulyadi Ketua DPC PROJO Kabupaten Garut.
Hadir bersama rombongan pengurus DPC Garut lainnya, Dedi Mulyadi (versi Garut) ini tak pelak menjadi magnet tersendiri. Kehadirannya menjadi bumbu penyegar di tengah dinamika sidang pleno organisasi.
Gubernur Dedi Mulyadi Sedang di Papua
Lalu, di mana Kang Dedi Mulyadi sang Gubernur Jawa Barat?
Hingga berita ini diturunkan, orang nomor satu di Jawa Barat tersebut memang belum bisa hadir secara fisik di arena Konferda karena sedang menunaikan tugas kedinasan di luar pulau.
Mengintip akun Instagram pribadinya, Kang Dedi Mulyadi rupanya sedang berada di Indonesia Timur, tepatnya melakukan kunjungan kerja di Papua. Kendati raga terpisah jarak ribuan kilometer, perhatian sang Gubernur untuk keluarga besar PROJO Jabar tidak pudar.

Dua Karangan Bunga yang Jadi Rebutan Foto
Keunikan tidak berhenti di dalam ruang sidang. Di area foyer hotel, perhatian para peserta tersedot oleh pemandangan menggelitik di jajaran papan bunga ucapan selamat.
Ada dua karangan bunga yang diletakkan berdampingan secara kebetulan. Papan pertama bertuliskan: “Selamat dan Sukses atas Terselenggaranya Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Jawa Barat” dari Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Tepat di sebelahnya, berdiri gagah karangan bunga dengan ucapan serupa yang dikirimkan oleh Dedi Mulyadi, Ketua PROJO Kabupaten Garut.
”Ini unik banget, ada ‘Dua Dedi Mulyadi’ yang sama-sama mendukung Konferda PROJO Jabar hari ini. Satu mendukung lewat karangan bunga dari Papua, satu lagi hadir langsung memimpin rombongan Garut,” seloroh salah satu peserta asal Bekasi sambil tertawa.
Tak butuh waktu lama, titik penempatan dua karangan bunga kembar nama ini langsung berubah menjadi spot foto favorit. Secara bergantian, para peserta dari berbagai daerah mengantre demi bisa berpose di antara dua karangan bunga “Dedi Mulyadi” tersebut.
Momen-momen humanis dan penuh keakraban seperti inilah yang menegaskan bahwa Konferda PROJO Jabar tidak hanya sekadar forum politik formal, tetapi juga ruang silaturahmi yang hangat dan penuh cerita jenaka.***












