• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
No Result
View All Result

Mencintai Indonesia: Dimulai dari Rakyat, Berakhir untuk Rakyat

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
6 Mei 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 3 menit
A A
0
Mencintai Indonesia: Dimulai dari Rakyat, Berakhir untuk Rakyat

​JAKARTA, PROJO.or.id – Kantor DPP PROJO di Jakarta tampak lebih hidup pada Senin sore, 4 Mei 2026. Dalam rapat rutinan yang dihadiri jajaran pengurus, Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi, menyampaikan pesan mendalam yang menjadi pengingat bagi seluruh kader tentang arah perjuangan organisasi ke depan.

​”Cara terbaik mencintai negeri ini, cara terbaik mencintai bangsa ini, cara terbaik mencintai Indonesia adalah dengan MENCINTAI RAKYAT-nya,” tegas Budi Arie di hadapan para peserta rapat.

 

View this post on Instagram

 

​Bukan Sekadar Slogan

​Pesan tersebut bukan sekadar untaian kata indah. Menurut Budi Arie, nasionalisme sering kali terjebak pada simbol-simbol formalitas. Padahal, ruh dari sebuah negara adalah manusianya. Mencintai Indonesia tanpa memedulikan nasib rakyat di dalamnya adalah sebuah kesia-siaan.

​Beliau menekankan bahwa pengabdian kepada bangsa harus dilakukan secara totalitas, yang mencakup tiga aspek utama:

​Segenap Pikiran: Setiap gagasan dan inovasi harus menjawab persoalan masyarakat.

​Segenap Perasaan: Memiliki empati yang dalam terhadap apa yang dirasakan rakyat di akar rumput.

​Segenap Tindakan: Kerja nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.

​Prinsip “Hanya untuk Rakyat”

​Satu poin yang menjadi sorotan dalam arahan tersebut adalah penggunaan kata “HANYA”. Hal ini mengisyaratkan bahwa dalam berjuang, tidak boleh ada agenda tersembunyi atau kepentingan pribadi yang mendahului kepentingan negara.

​”Dimana segenap pikiran kita, perasaan-perasaan kita, tindakan-tindakan kita HANYA untuk Negeri. HANYA untuk Rakyat,” tambahnya dengan nada penuh penekanan.

​Menuju Indonesia Masa Depan

​Artikel ini mengingatkan kita semua bahwa menjadi patriot di era modern tidak selalu berarti angkat senjata. Menjadi patriot berarti memastikan tetangga kita bisa makan, anak-anak bangsa bisa sekolah, dan keadilan sosial bukan lagi sekadar mimpi di atas kertas.

​Rapat Senin pagi itu ditutup dengan semangat baru. Pesan dari Budi Arie Setiadi menjadi kompas bagi PROJO untuk terus bergerak maju, memastikan bahwa setiap langkah organisasi tetap berada pada jalurnya: setia di garis rakyat.***

ShareSend
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Jokowi dan Budi Arie Bertemu Hangat di Rawamangun, Sinyal Konsolidasi dan Rencana ‘Turun Gunung’ Kembali?

Kabar Selanjutnya

Kawal Agenda Besar Bangsa, Wapres Gibran dan Ketum PROJO Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Projo Tolak Restorative Justice Rismon Sianipar, Freddy Damanik: Ini Kejahatan Serius, Bukan Sekadar Konflik Pribadi!
Kabar Nasional

Sekjen PROJO: Pak Jokowi Milik Rakyat, Bukan Objek Perebutan!

15 Mei 2026
Jokowi Hadiri Puncak Acara Musyawarah Rakyat di Istora
Kabar Nasional

Jokowi Siap Sapa Rakyat Mulai Juni, PROJO: Kami Selalu Setia Mengawal Agenda Bapak!

15 Mei 2026
Budi Arie: Kritik yang Tidak Berdasar Justru Membuat Tokoh Semakin Bersinar
Kabar Nasional

Ajak Kawal Demokrasi Sehat, Budi Arie Setiadi: Fokus pada Kritik Substantif

13 Mei 2026
Kabar Selanjutnya
Kawal Agenda Besar Bangsa, Wapres Gibran dan Ketum PROJO Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana

Kawal Agenda Besar Bangsa, Wapres Gibran dan Ketum PROJO Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana

Kawal Kasus 50 Santriwati Pati, Ketum PROJO Muda Febrio Martha Mustafa: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu!

Kawal Kasus 50 Santriwati Pati, Ketum PROJO Muda Febrio Martha Mustafa: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Social Media PROJO

TRENDING

  • Ketika Tanah Direbut, Air Dirusak, dan Manusia Dipotong: Jika Benar Terjadi, Ini Bukan Sekadar Kriminalitas. Ini Alarm Peradaban.

    Ketika Tanah Direbut, Air Dirusak, dan Manusia Dipotong: Jika Benar Terjadi, Ini Bukan Sekadar Kriminalitas. Ini Alarm Peradaban.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meneladani Jokowi: Saatnya Fokus pada Kerja Nyata, Bukan Berebut Panggung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Harapan Warga Bogor, Budiyanto Minta Petunjuk Jokowi Soal SK Kawasan Hutan 2014

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI, Jokowi, dan Politik “Numpang Tenar” : Ketika Partai Kehilangan Kompas, Lalu Menyandar Pada Bayang-bayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halaman Kantor PROJO Jadi Saksi Geliat Ekonomi Kreatif Pemuda Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Jadi Gerakan Rakyat, DPD PROJO Sulsel Siap Gelar Konferda di Makassar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oase di Tengah Badai: Membaca Peluang UMKM Saat Rupiah Menyentuh Rp17.500

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Ketika Tanah Direbut, Air Dirusak, dan Manusia Dipotong: Jika Benar Terjadi, Ini Bukan Sekadar Kriminalitas. Ini Alarm Peradaban.
Opini

Ketika Tanah Direbut, Air Dirusak, dan Manusia Dipotong: Jika Benar Terjadi, Ini Bukan Sekadar Kriminalitas. Ini Alarm Peradaban.

Oleh Tim Redaksi
17 Mei 2026
0

(Kasus Biadab menimpa Ahmad Syamsuri yang dikeroyok dan dihajar 40 orang, tangan dan kaki digerjaji. Lokasi kejadian : Desa Tumbang...

Selengkapnya
Meneladani Jokowi: Saatnya Fokus pada Kerja Nyata, Bukan Berebut Panggung

Meneladani Jokowi: Saatnya Fokus pada Kerja Nyata, Bukan Berebut Panggung

15 Mei 2026
PSI, Jokowi, dan Politik “Numpang Tenar” : Ketika Partai Kehilangan Kompas, Lalu Menyandar Pada Bayang-bayang

PSI, Jokowi, dan Politik “Numpang Tenar” : Ketika Partai Kehilangan Kompas, Lalu Menyandar Pada Bayang-bayang

15 Mei 2026
Projo Tolak Restorative Justice Rismon Sianipar, Freddy Damanik: Ini Kejahatan Serius, Bukan Sekadar Konflik Pribadi!

Sekjen PROJO: Pak Jokowi Milik Rakyat, Bukan Objek Perebutan!

15 Mei 2026
Jokowi Hadiri Puncak Acara Musyawarah Rakyat di Istora

Jokowi Siap Sapa Rakyat Mulai Juni, PROJO: Kami Selalu Setia Mengawal Agenda Bapak!

15 Mei 2026

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.