SOLO, PROJO.or.id — Ada pemandangan berbeda dari Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ketika menyambut ratusan tamu yang datang ke kediamannya di Sumber, Solo, Kamis (8/10/2026) pagi.
Seperti biasanya, Jokowi keluar dari mobil dan langsung menyapa masyarakat yang telah antre sejak pagi untuk bersilaturahmi. Ia melayani warga yang ingin bersalaman, berbincang maupun mengabadikan momen bersama.
Namun, kali ini perhatian tertuju pada pakaian yang dikenakan Jokowi.
Jika selama ini Jokowi kerap identik dengan kemeja putih saat menerima masyarakat, pagi ini ia tampil mengenakan kemeja berwarna biru muda.
Warna tersebut tentu saja segera mengingatkan publik pada warna biru langit yang menjadi salah satu identitas visual pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
Apakah pilihan warna itu sekadar pilihan pakaian, atau ada pesan yang ingin disampaikan?
Belum ada pernyataan dari Jokowi yang menyebut bahwa kemeja biru muda tersebut merupakan simbol politik tertentu. Karena itu, makna di balik pilihan pakaian tersebut sepenuhnya masih menjadi ruang tafsir publik.
Namun, momentum kemunculannya menarik perhatian.
Sehari sebelumnya, Jokowi baru saja bertemu Presiden Prabowo Subianto secara tertutup di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan. Pertemuan pada Selasa (6/10/2026) malam itu berlangsung sekitar dua hingga tiga jam dan atas undangan Prabowo. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan pertemuan tersebut.
Isi pembicaraan keduanya tidak disampaikan kepada publik. Syarif juga menegaskan tidak ada pembahasan mengenai sidang Mahkamah Konstitusi terkait perkara ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Karena itu, kemunculan Jokowi dengan kemeja biru muda sehari setelah pertemuan tersebut menjadi pemandangan yang mudah dibaca dalam berbagai tafsir politik.
Apalagi, hubungan Jokowi dan Prabowo bukan sekadar hubungan politik formal. Keduanya merupakan pasangan figur utama dalam kesinambungan pemerintahan setelah Pilpres 2024, ketika Prabowo-Gibran memenangkan pemilihan presiden.
Dalam berbagai kesempatan, Jokowi juga tetap terlihat berkomunikasi dengan Prabowo. Bahkan pada 2024, ketika Prabowo berkunjung ke kediamannya di Solo, Prabowo mengenakan kemeja biru sementara Jokowi tampil dengan kemeja putih.
Kini, setelah pertemuan empat mata di Kertanegara, justru Jokowi yang tampil dengan warna biru muda ketika menyambut masyarakat.
Apakah ini hanya kebetulan?
Atau, apakah ada pesan sederhana bahwa hubungan Jokowi dengan Prabowo tetap berada dalam satu garis kebersamaan?
Jawabannya tentu hanya Jokowi yang mengetahui.
Yang terlihat jelas pagi ini adalah Jokowi tetap menerima masyarakat di kediamannya di Sumber. Ratusan warga datang untuk bersilaturahmi dan mantan presiden itu kembali turun langsung menyambut mereka.
Bagi publik, kemeja biru muda tersebut mungkin hanya pakaian.
Namun dalam politik, simbol sering kali memiliki ruang tafsirnya sendiri.***
Setia di Garis Rakyat.











