• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Pendidikan Gibran: Setiap Negara Punya Sistem Pendidikan Berbeda

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
8 Oktober 2026
in Kabar Rakyat
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Pendidikan Gibran: Setiap Negara Punya Sistem Pendidikan Berbeda

SOLO, PROJO.or.id — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi menegaskan dirinya menghormati putusan MK beserta seluruh tahapan dan pertimbangan hukum yang telah disampaikan dalam perkara tersebut.

“Ya, kita menghormati putusan MK serta tahapan-tahapan yang ada, termasuk di dalamnya pertimbangan hukum yang diberikan, dan yang paling penting kita semua menghormati konstitusi yang kita miliki,” ujar Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi ketika ditanya mengenai pertimbangan MK yang menyebut tidak menemukan bukti meyakinkan berupa ijazah, sertifikat, atau diploma pendidikan luar negeri yang menunjukkan Gibran telah menamatkan pendidikan setara SMA atau sederajat.

Dalam putusannya pada Selasa (6/10/2026), MK memang menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan mengenai dokumen pendidikan luar negeri Gibran yang dapat dijadikan dasar penyetaraan pendidikan minimal SMA atau sederajat. Namun, MK menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum atau legal standing. MK juga tidak membatalkan maupun mendiskualifikasi Gibran dari jabatan Wakil Presiden.

Menanggapi persoalan tersebut, Jokowi mengingatkan bahwa sistem pendidikan setiap negara tidak selalu sama.

“Di setiap negara itu memiliki sistem pendidikan yang berbeda-beda,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, sistem pendidikan di Indonesia memiliki jenjang yang umum dikenal mulai dari SD, SMP, SMA, kemudian perguruan tinggi seperti S1 maupun diploma.

Sementara di negara lain, menurut dia, terdapat mekanisme pendidikan yang berbeda, termasuk jalur pathway sebelum seseorang melanjutkan ke jenjang diploma maupun sarjana.

“Ada yang lewat program pathway, kemudian baru masuk ke diploma dan S1-nya. Saya kira setiap negara sistemnya berbeda-beda,” ujar Jokowi.

Jokowi kemudian menyoroti perjalanan pendidikan Gibran hingga jenjang perguruan tinggi di Singapura.

“Dan yang paling penting, Mas Wapres ini sudah mau menyelesaikan S1. Kalau menyelesaikan S1 itu mesti dia sudah melewati tahapan sebelumnya,” kata Jokowi.

Ia menganalogikan sistem tersebut dengan pendidikan di Indonesia, di mana seseorang pada umumnya harus menyelesaikan jenjang pendidikan sebelumnya sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Kalau di sini kayak SMA-nya mesti sudah selesai. Kalau belum kan dia enggak bisa daftar S1-nya,” ujar Jokowi.

Pernyataan Jokowi sekaligus menekankan pentingnya melihat persoalan pendidikan Gibran dalam konteks perbedaan sistem pendidikan antarnegara.

KabarLainnya

Penuh Senyum, Rombongan Emak-emak Bangkalan Silaturahmi dengan Jokowi di Sumber Solo

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran sendiri menyatakan menghormati seluruh tahapan dan proses hukum di MK. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin melanjutkan pendidikan hingga jenjang S1 apabila tidak menyelesaikan pendidikan sebelumnya.

“Kalau saya enggak lulus SMA, kan saya nggak mungkin bisa kuliah. Saya kan kuliah sampai S1 juga di Singapura,” ujar Gibran.

Gibran juga menyatakan akan menindaklanjuti catatan MK mengenai dokumen yang digunakan sebagai bukti pendidikan setara SMA atau sederajat.

“Ya, itu nanti segera kami follow up,” katanya.

Dengan demikian, putusan MK dan respons Jokowi menunjukkan adanya dua hal yang perlu dibedakan: apa yang ditemukan MK dalam alat bukti perkara dan bagaimana sistem pendidikan luar negeri yang ditempuh Gibran harus dipahami dalam konteks kesetaraannya dengan sistem pendidikan Indonesia.

Perdebatan mengenai dokumen pendidikan Gibran pun masih menjadi ruang untuk klarifikasi administratif dan pendidikan, sementara putusan MK dalam perkara tersebut tetap dihormati sebagai bagian dari proses konstitusional.***

Add as Preferred Source
Share10Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

PROJO Sukabumi Soroti Penurunan Foto Wapres Gibran di DPRD

Kabar Selanjutnya

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo di Kertanegara: Bahas Bola, Ekonomi hingga Politik

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Penuh Senyum, Rombongan Emak-emak Bangkalan Silaturahmi dengan Jokowi di Sumber Solo
Kabar Rakyat

Penuh Senyum, Rombongan Emak-emak Bangkalan Silaturahmi dengan Jokowi di Sumber Solo

30 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan
Kabar Rakyat

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan
Kabar Rakyat

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo di Kertanegara: Bahas Bola, Ekonomi hingga Politik

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo di Kertanegara: Bahas Bola, Ekonomi hingga Politik

Jokowi soal Wacana Pemakzulan Gibran: Silakan Ikuti Mekanisme Demokrasi Sesuai Konstitusi

Jokowi soal Wacana Pemakzulan Gibran: Silakan Ikuti Mekanisme Demokrasi Sesuai Konstitusi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029

Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie Sebut Jokowi Sulit Disingkirkan dari Panggung Politik: Beliau Simbol Rakyat

31 Oktober 2026
Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

31 Oktober 2026
Budi Arie: Isu Pemakzulan Terlalu Berisiko bagi Negara, Rakyat Sudah Memutuskan di Pemilu

Budi Arie: Isu Pemakzulan Terlalu Berisiko bagi Negara, Rakyat Sudah Memutuskan di Pemilu

31 Oktober 2026
Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

    Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Budi Arie: Isu Pemakzulan Terlalu Berisiko bagi Negara, Rakyat Sudah Memutuskan di Pemilu

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    543 shares
    Share 217 Tweet 136
  • Budi Arie Sebut Jokowi Sulit Disingkirkan dari Panggung Politik: Beliau Simbol Rakyat

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • [ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.