• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO
No Result
View All Result

Catatan Kecil di Negeri Kiwi: Menyelami Sisi Rendah Hati Jokowi yang Membuat Tantowi Yahya Kagum

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
5 Agustus 2026
in Kabar Rakyat
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Catatan Kecil di Negeri Kiwi: Menyelami Sisi Rendah Hati Jokowi yang Membuat Tantowi Yahya Kagum

Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan tiba di Bandara Militer Wellington, Selandia Baru, pada pukul 22.20 WS atau 16.20 WIB Minggu, 18 Maret 2018.

JAKARTA, ​PROJO.or.id — Menjadi seorang kepala negara di negeri dengan ratusan juta penduduk tentu membawa mandat kekuasaan yang besar. Namun, kekuasaan sering kali menjebak seseorang dalam lingkaran arogansi dan keengganan untuk mendengar. Di sinilah letak anomali seorang Joko Widodo (Jokowi). Pemimpin yang lahir dari rahim rakyat ini justru selalu menempatkan dirinya sebagai pembelajar ulung, bahkan di panggung diplomasi internasional.

​Kisah menarik ini pernah diungkapkan oleh mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Di balik layar kunjungan kerja kenegaraan yang sarat protokoler ketat, tersimpan sebuah momen sederhana namun sarat makna yang membongkar tabir kepribadian asli sang presiden.

KabarLainnya

Mengenang Ketegasan Presiden Ke-7 Jokowi Tinjau Karhutla Riau 2019: Bukti Nyata Kepemimpinan Lapangan

Pulang ke Solo Usai HUT ke-81 RI, Pak Jokowi Tanpa Lelah Sambut Warga dan Lempar Senyum Hangat Soal Keakraban dengan Presiden Prabowo

12 Tahun PROJO, Menelusuri Akar Gerakan Politik dan Dedikasi untuk Negeri

​Buku Catatan Kecil sang Kepala Negara

​Cerita bermula ketika Jokowi melakukan lawatan resmi ke Selandia Baru. Sebagai kepala perwakilan Indonesia di negara penempatan, Tantowi Yahya bersiap menyambut kedatangan sang presiden beserta delegasi. Di luar kebiasaan protokoler pejabat tinggi yang kerap merasa paling tahu, Jokowi justru menunjukkan gestur yang di luar dugaan.

​Saat bersiap menghadapi agenda penting, termasuk perjumpaan dengan Gubernur Jenderal, Jokowi tanpa sungkan memanggil Tantowi Yahya. Alih-alih memberikan instruksi satu arah, ia secara proaktif bertanya langsung kepada sang dubes mengenai substansi materi, konteks lokal, hingga poin-poin krusial apa saja yang patut disampaikan dalam forum resmi tersebut.

​”Sikap ini membuat Tantowi kagum karena seorang presiden tetap mau mendengar dan merendahkan hati untuk mencatat masukan dari bawahannya di luar negeri.”

​Yang membuat Tantowi terpukau bukan sekadar inisiatif Jokowi untuk bertanya, melainkan apa yang terjadi setelahnya. Ketika Tantowi mulai memaparkan pandangan, saran, serta masukan mendalam mengenai peta diplomatik setempat, Jokowi merogoh saku dan mengeluarkan sebuah buku catatan kecil.

​Tanpa sedikit pun rasa risih atau gengsi membawa atribut “orang nomor satu”, tangan seorang presiden Republik Indonesia bergerak mencatatkan satu per satu saran dari bawahannya. Tiap butir masukan diserap, dirangkum, dan dicatat dengan teliti di atas kertas kecil tersebut.

​Bukti Nyata Kepemimpinan yang Mendengar

​Momen mencatat itu bukanlah gimik pencitraan belaka. Buktinya terlihat nyata tatkala pertemuan resmi kenegaraan benar-benar dimulai. Di hadapan para petinggi negara asing, Jokowi menyampaikan poin-poin substansial secara runut dan tajam—yang tak lain adalah hasil dari intisari catatan yang ia ukir bersama Tantowi Yahya beberapa waktu sebelumnya.

​Bagi Tantowi, pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam yang sulit dilupakan. Seorang pemimpin tertinggi negara menunjukkan teladan agung bahwa jabatan presiden tidak lantas menutup diri dari dialog. Ia membuktikan bahwa kecerdasan sejati lahir dari kesediaan untuk terus mendengar, merendahkan ego, dan menghargai pandangan setiap elemen di bawah kepemimpinannya.

​Keteladanan yang Melintasi Batas

​Kisah dari Selandia Baru ini merefleksikan karakter kepemimpinan Jokowi yang otentik: membumi, telaten, dan berorientasi pada hasil nyata melalui kolaborasi. Blusukan tidak hanya dilakukan di lorong-lorong pasar tradisional Nusantara, tetapi juga terbawa hingga meja diplomasi dunia.

​Bagi kita, teladan ini menjadi pengingat berharga bahwa kerendahan hati untuk terus belajar dan mendengarkan masukan adalah esensi kepemimpinan yang sesungguhnya. Di tangan seorang pemimpin yang mau mencatat dan mendengar, kebijakan besar kerap kali bermula dari lembaran catatan kecil di sudut meja perundingan internasional.***

Share6Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Ambekairi Resahkan Warga, PROJO Konawe Desak Pertamina Turun Tangan

Kabar Selanjutnya

Nyali Besar Jokowi di Panggung Global: Lawan Gugatan 27 Negara Eropa di WTO Demi Hilirisasi Nikel

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Mengenang Ketegasan Presiden Ke-7 Jokowi Tinjau Karhutla Riau 2019: Bukti Nyata Kepemimpinan Lapangan
Kabar Rakyat

Mengenang Ketegasan Presiden Ke-7 Jokowi Tinjau Karhutla Riau 2019: Bukti Nyata Kepemimpinan Lapangan

21 Agustus 2026
Pulang ke Solo Usai HUT ke-81 RI, Pak Jokowi Tanpa Lelah Sambut Warga dan Lempar Senyum Hangat Soal Keakraban dengan Presiden Prabowo
Kabar Rakyat

Pulang ke Solo Usai HUT ke-81 RI, Pak Jokowi Tanpa Lelah Sambut Warga dan Lempar Senyum Hangat Soal Keakraban dengan Presiden Prabowo

19 Agustus 2026
PROJO Siap Gelar Harlah ke-12 di Jakarta, Usung Tema “Setia pada Perjuangan, Teguh dalam Prinsip, Mengawal Indonesia Maju”
Kabar Rakyat

12 Tahun PROJO, Menelusuri Akar Gerakan Politik dan Dedikasi untuk Negeri

19 Agustus 2026
Kabar Selanjutnya
Semua Orang Bicara Jokowi: Antara Benci, Cinta, dan Cari Panggung

Nyali Besar Jokowi di Panggung Global: Lawan Gugatan 27 Negara Eropa di WTO Demi Hilirisasi Nikel

Projo Tolak Restorative Justice Rismon Sianipar, Freddy Damanik: Ini Kejahatan Serius, Bukan Sekadar Konflik Pribadi!

Tanggapi Penolakan Gelar Sesepuh Raja-Raja Timor untuk Jokowi, PROJO: Jangan Jadikan Isu Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

12 Tahun PROJO, Budi Arie: Kesulitan Rakyat Harus Disampaikan Apa Adanya

Ketua Umum PROJO Budi Arie: MBG Penting untuk SDM, Tata Kelola Harus Diperbaiki agar Tetap Kredibel

24 Agustus 2026
Ketua Umum PROJO Budi Arie Soroti Hubungan Jokowi-Prabowo hingga Evaluasi Program MBG

Ketua Umum PROJO Budi Arie Soroti Hubungan Jokowi-Prabowo hingga Evaluasi Program MBG

24 Agustus 2026
12 Tahun PROJO, Budi Arie: Jokowi-Prabowo Akur, Persatuan Nasional Harus Dijaga

12 Tahun PROJO, Budi Arie: Jokowi-Prabowo Akur, Persatuan Nasional Harus Dijaga

24 Agustus 2026
12 Tahun PROJO, Budi Arie: Kesulitan Rakyat Harus Disampaikan Apa Adanya

12 Tahun PROJO, Budi Arie : Kami Dukung Jokowi Hadapi Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu

24 Agustus 2026
12 Tahun PROJO, Budi Arie : Kami Dukung Jokowi Hadapi Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu

HUT ke-12 PROJO: Momentum Transformasi dan Konsolidasi Relawan Jokowi

24 Agustus 2026
HUT ke-12 PROJO, Budi Arie Tegaskan Dukungan untuk Prabowo-Gibran dan Perang terhadap Korupsi

12 Tahun PROJO, Budi Arie : Stop Adu Domba Hubungan Jokowi dan Prabowo, Persatuan Nasional Harus Dijaga

24 Agustus 2026

TRENDING

  • Mengawal HUT ke-12 PROJO: Cerita Yati Nurhayati dan Harapan Persaudaraan Tanpa Batas

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Ketua Umum PROJO Budi Arie: MBG Penting untuk SDM, Tata Kelola Harus Diperbaiki agar Tetap Kredibel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • HUT ke-12 PROJO: Momentum Transformasi dan Konsolidasi Relawan Jokowi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 12 Tahun PROJO, Budi Arie: Jokowi-Prabowo Akur, Persatuan Nasional Harus Dijaga

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 12 Tahun PROJO, Budi Arie : Stop Adu Domba Hubungan Jokowi dan Prabowo, Persatuan Nasional Harus Dijaga

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Ketua Umum PROJO Budi Arie Soroti Hubungan Jokowi-Prabowo hingga Evaluasi Program MBG

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 12 Tahun PROJO, Budi Arie : Kami Dukung Jokowi Hadapi Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu

    15 shares
    Share 6 Tweet 4

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.