TANGERANG, PROJO.or.id — Satgas Peduli Pekerja Migran Indonesia (P2MI) PROJO bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bergerak cepat menyelamatkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), bernama Risna Yuliani Brigita, yang ditemukan dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Wakil Sekretaris Satgas P2MI PROJO, Martin, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula saat pihaknya bersama KP2MI tengah bersiap menyambut kepulangan seorang PMI asal Palu, Sulawesi Tengah, yang tiba dari Arab Saudi pada pukul 15.40 WIB. Setelah urusan penjemputan selesai, petugas melihat situasi darurat di lounge KP2MI.
”Saat kembali ke lounge, kami melihat petugas sedang berupaya berkomunikasi dengan PMI Risna asal Lombok Timur yang tampak tak sadarkan diri dengan kondisi matanya naik ke atas dan mulutnya megap-megap,” ujar Martin.
Melihat situasi yang kian mengkhawatirkan, petugas KP2MI langsung meminta bantuan Satgas P2MI PROJO yang membawa armada ambulans. Mengingat kondisi korban yang butuh penanganan secepatnya, ambulans Satgas P2MI PROJO langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
”Seharusnya PMI Risna akan kami bawa ke RS Polri Kramatjati, namun karena kondisinya sangat mengkhawatirkan, petugas KP2MI meminta kami mengantarkannya ke RS terdekat. Saat ini PMI Risna sudah ditangani di RSUD Dr Sitanala Tangerang,” tambahnya.

Sinergitas Perlindungan Pahlawan Devisa
Ketua Satgas P2MI PROJO, Judi Panca Nugroho, mengapresiasi koordinasi yang berjalan harmonis antara relawannya, KP2MI, serta BP3MI Banten dalam menghadapi situasi darurat di lapangan. Menurutnya, aksi cepat ini mencerminkan komitmen bersama untuk melindungi para pekerja migran secara maksimal.
”Ini menunjukkan bahwa KP2MI dan Satgas P2MI PROJO memiliki kepedulian yang tinggi. Inikan ibaratnya satu tarikan napas: kondisi darurat, waktu mendesak, dan langkah yang tepat serta terukur,” ungkap Judi.
Ia juga menegaskan komitmen lembaganya untuk terus menghidupkan semangat perlindungan PMI di berbagai daerah, melanjutkan nilai-nilai luhur yang selama ini diperjuangkan bersama pemerintah sejak era Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Usut Tuntas Jalur Pemberangkatan
Di sisi lain, Sekretaris Satgas P2MI PROJO, Anggi Muhammad Nur, menyoroti pentingnya penelusuran terhadap legalitas keberangkatan PMI Risna guna memastikan ada tidaknya unsur penempatan secara unprosedural.
”Mungkin kita perlu menelusuri siapa yang memberangkatkan PMI Risna. Apakah ditempatkan secara unprosedural, perseorangan, atau apa? Ini harus ditelusuri supaya ada kepastian,” tegas Anggi.
Pihaknya kini tengah menyebarkan informasi melalui berbagai jejaring untuk mencari pihak atau agensi yang bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa Risna. Berdasarkan informasi terakhir, penanganan korban telah dikoordinasikan dengan BP3MI Serang untuk mendapatkan perawatan lanjutan.***











