JAKARTA, PROJO.or.id – Rencana Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), untuk kembali turun ke akar rumput dan melakukan blusukan keliling Indonesia pada awal Juni mendatang menuai berbagai sorotan.
Menanggapi dinamika tersebut, Sekretaris Jenderal DPP PROJO, Freddy Alex Damanik, menegaskan bahwa langkah politik Jokowi ini murni sebagai bentuk komitmen negarawan dan justru akan memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KabarLainnya
Pernyataan tersebut disampaikan Freddy saat menjadi narasumber dalam program diskusi Satu Meja The Forum yang ditayangkan oleh Kompas TV.
Kembali Jadi Rakyat Biasa, Tetap Dekat dengan Rakyat
Menurut Freddy, rencana kembalinya Jokowi ke tengah-tengah masyarakat merupakan cerminan dari karakter asli sang mantan presiden yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat. Meskipun saat ini Jokowi telah purna tugas dan kembali ke Solo sebagai rakyat biasa, pengaruh politik dan kedekatannya dengan akar rumput tetap signifikan.
“Ya, jadi rakyat biasa. Kembali ke mana? Kembali ke Solo jadi rakyat biasa. Bagaimana Pak Jokowi terus ingin melakukan penetrasi politik ke akar rumput supaya pengaruh politiknya itu akan semakin signifikan, terutama dalam menghadapi pertarungan-pertarungan politik di masa-masa yang akan datang,” ujar Freddy Damanik.
Freddy menjelaskan bahwa selama menjabat sebagai presiden, rumah Jokowi di Solo selalu padat didatangi oleh berbagai elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. Rencana blusukan ini adalah momentum balik di mana Jokowi yang akan menjemput bola.
“Kan selama ini Pak Jokowi yang didatangi terus rumahnya. Nah, sekarang kita balik nih. Pak Jokowi yang mendatangi Anda semua untuk bicara tentang Indonesia, menentramkan Anda, dan mengajak sama-sama kita bangun Indonesia,” tambahnya.
Memperkuat Posisi Prabowo Subianto
Freddy juga menepis spekulasi yang menyebutkan bahwa gerakan turun ke daerah yang dilakukan Jokowi ini akan membayangi atau mengancam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia memastikan bahwa kehadiran Jokowi di lapangan justru akan menjadi pilar penguat bagi pemerintahan saat ini.
“Bukan berarti kalau dia turun ini artinya mengancam Pak Prabowo. Enggak. Ini justru untuk memperkuat Pak Prabowo,” tegas Sekjen PROJO tersebut.
Murni Agenda Bersama Relawan, Bukan Parpol
Dalam diskusi yang juga dihadiri oleh pengamat politik Adi Prayutno dan politisi PDI Perjuangan Ansi Lema tersebut, Freddy mengklarifikasi bahwa rencana kunjungan keliling Indonesia ini lahir dari ruang dialog antara Jokowi dan para relawan setianya, bukan dirancang oleh partai politik tertentu seperti PSI.
Freddy menceritakan bahwa kondisi kesehatan Jokowi saat ini sudah pulih prima hingga 99%, dan sang mantan presiden sendiri yang menanyakan kesiapan relawan untuk mendampinginya menyerap aspirasi di daerah.
“Konteks pertemuan itu dengan relawan dan itu disampaikan kepada relawan. Tidak ada partai di situ, tidak disebut juga PSI. Tetapi kami relawan-relawan itu menyampaikan kepada beliau, ‘Pak, ini daerah-daerah yang pengin dikunjungi, teman-teman daerah, relawan, masyarakat, ada kepala desa di sana meminta Bapak datang.’ Jadi itu yang memfasilitasi melalui relawan,” pungkas Freddy.
Sebagai organisasi relawan terbesar yang mengawal Jokowi sejak awal, PROJO menyatakan siap siaga memfasilitasi dan mendampingi agenda blusukan ini demi memastikan aspirasi rakyat dari pelosok negeri tetap tersalurkan dengan baik demi kemajuan Indonesia.***











