• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Eksponen 98 dan Arah Baru Demokrasi: Mengapa Kini Bermuara ke Prabowo?

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
13 Mei 2026
in Video
Waktu Baca: 3 menit
A A
0

JAKARTA, PROJO.or.id – Sejarah reformasi 1998 tidak bisa dilepaskan dari peran gerakan mahasiswa yang militan. Namun, 28 tahun berselang, peta dukungan para aktivis tersebut mengalami pergeseran menarik. Dalam diskusi terbaru di kanal YouTube Podcast Total Politik, Budi Arie Setiadi, Ketua Umum PROJO sekaligus pelaku sejarah Reformasi 98, membedah alasan di balik fenomena banyak rekan sejawatnya yang kini melabuhkan dukungan kepada Prabowo Subianto.

Konsistensi Nilai vs Manuver Politik

Sebagai sosok yang terlibat langsung dalam pergolakan mahasiswa di Universitas Indonesia (UI) saat itu, Budi Arie mengenang kembali empat tokoh sentral reformasi: Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Amien Rais. Namun, ia memberikan catatan kritis pada perjalanan masing-masing tokoh tersebut.

Menurut Budi Arie, kelompok aktivis 98 saat itu lebih memilih berkiblat pada Gus Dur, Megawati, dan Sri Sultan karena dinilai konsisten dalam nilai-nilai perjuangan demokrasi. Sebaliknya, ia menilai Amien Rais terlalu banyak melakukan manuver politik yang dinamis namun seringkali kehilangan relevansinya di mata para aktivis.

KabarLainnya

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

“Pak Amien punya jasa, tapi kita lebih berpegang pada Gus Dur, Bu Mega, dan Sultan karena ada kesamaan nilai dan konsistensi. Pak Amien itu kebanyakan manuver politiknya,” ujar Budi Arie dalam podcast tersebut.

Prabowo Subianto sebagai Titik Temu (Muara)

Salah satu poin menarik yang dibahas dalam video tersebut adalah mengapa Prabowo Subianto, yang pada 1998 berada pada posisi yang berseberangan dengan gerakan mahasiswa, kini justru menjadi tempat bermuaranya banyak eksponen 98. Sebagai pelaku sejarah, Budi Arie menjelaskan bahwa hal ini merupakan hasil dari proses kedewasaan politik dan penilaian terhadap karakter kepemimpinan.

Ada tiga alasan utama yang dikemukakan Ketua Umum PROJO ini:

  • Kemampuan Merangkul (Inklusivitas): Prabowo dinilai memiliki keinginan kuat untuk menyatukan semua potensi anak bangsa, termasuk mereka yang dulu berseberangan. Contoh nyatanya adalah rekonsiliasi dan kerja sama erat dengan Presiden Jokowi.

  • Visi Demokrasi Ekonomi: Budi Arie menyebut Prabowo mewarisi pemikiran kakeknya, Margono Djojohadikusumo (pendiri BNI), tentang demokrasi ekonomi—bahwa kedaulatan politik harus dibarengi dengan akses ekonomi yang adil bagi rakyat kecil.

  • Patriotisme dan Keberanian: Di mata para aktivis, Prabowo dianggap sebagai sosok petarung yang percaya pada proses demokrasi langsung melalui partai politik dan pemilihan umum.

“Pak Prabowo memiliki kemampuan dan keinginan untuk merangkul semua pihak. Di mata aktivis 98, beliau dianggap elit yang bisa bekerja sama untuk mewujudkan demokrasi dan membangun bangsa,” tegas Budi Arie.

Kritik yang Justru “Menyinarkan”

Menanggapi serangan-serangan tajam yang dilontarkan Amien Rais belakangan ini terhadap Prabowo Subianto dan ajudannya, Mayor Teddy, Budi Arie justru melihatnya dari sudut pandang pengalaman sejarah. Ia mencatat pola di mana tokoh-tokoh yang dikritik keras oleh Amien Rais justru kariernya semakin bersinar.

“Faktanya, semua orang yang dihantam Pak Amien Rais justru bersinar. Contohnya Pak Jokowi selama 10 tahun dikritik, tapi approval rating-nya tetap tinggi. Saya berharap Pak Prabowo dan Mayor Teddy juga makin bersinar setelah ini,” tambahnya.

Masa Depan Desa dan Koperasi

Budi Arie juga menekankan pentingnya intervensi negara dalam memperkuat akses produksi, permodalan, dan pemasaran bagi masyarakat desa. Visi ini, menurutnya, sejalan dengan semangat Prabowo Subianto dalam memberdayakan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional demi mewujudkan kesejahteraan yang merata.

Bagi Budi Arie Setiadi, perjuangan reformasi adalah perjalanan panjang. Dari sistem yang otoriter menuju demokrasi sudah tercapai, namun penguatan kelembagaan dan peningkatan ekonomi rakyat—yang kini diperjuangkan bersama Prabowo—adalah agenda besar yang harus dituntaskan.***

Add as Preferred Source
Tags: Budi Arie SetiadiKetua Umum ProjoPodcast Total PolitikReformasi 98
Share11Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Bawa Harapan Warga Bogor, Budiyanto Minta Petunjuk Jokowi Soal SK Kawasan Hutan 2014

Kabar Selanjutnya

Eksponen 98 Bermuara ke Prabowo, Budi Arie: Beliau Mampu Merangkul dan Punya Visi Ekonomi Kerakyatan

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju
Video

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui
Video

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

30 Oktober 2026
Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?
Video

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

30 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Eksponen 98 Bermuara ke Prabowo, Budi Arie: Beliau Mampu Merangkul dan Punya Visi Ekonomi Kerakyatan

Eksponen 98 Bermuara ke Prabowo, Budi Arie: Beliau Mampu Merangkul dan Punya Visi Ekonomi Kerakyatan

Budi Arie: Kritik yang Tidak Berdasar Justru Membuat Tokoh Semakin Bersinar

Budi Arie: Kritik yang Tidak Berdasar Justru Membuat Tokoh Semakin Bersinar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sekjen PROJO: Partai Pengusung Prabowo-Gibran Tetap Solid, Polemik Ijazah Gibran Bukan Soal Pilpres 2029

Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie Sebut Jokowi Sulit Disingkirkan dari Panggung Politik: Beliau Simbol Rakyat

31 Oktober 2026
Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

31 Oktober 2026
Budi Arie: Isu Pemakzulan Terlalu Berisiko bagi Negara, Rakyat Sudah Memutuskan di Pemilu

Budi Arie: Isu Pemakzulan Terlalu Berisiko bagi Negara, Rakyat Sudah Memutuskan di Pemilu

31 Oktober 2026
Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

31 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

    Jokowi Hadiri Konsolidasi Relawan di Solo, Budi Arie: Perkuat Kebersamaan dan Semangat Sumpah Pemuda

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Budi Arie: Isu Pemakzulan Terlalu Berisiko bagi Negara, Rakyat Sudah Memutuskan di Pemilu

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    543 shares
    Share 217 Tweet 136
  • Budi Arie Sebut Jokowi Sulit Disingkirkan dari Panggung Politik: Beliau Simbol Rakyat

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Budi Arie Ingatkan Elite Politik: Indonesia Hanya Punya 20 Tahun Menuju Negara Maju

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sekjen PROJO: Hormati Putusan MA Harus Dibaca Sesuai Objek Perkara

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • [ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.