SIKKA, PROJO.or.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Selain menyapa ribuan pengungsi di Posko Pengungsian Stadion Gelora Samador, Maumere, Wapres juga mengecek langsung kondisi sejumlah fasilitas publik vital yang terdampak bencana guna memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat.
Dalam kunjungannya di stadion, Wapres menyampaikan duka cita mendalam sekaligus permohonan maaf atas berbagai kendala dan kekurangan dalam penanganan darurat pascabencana di lapangan.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila sampai saat ini masih banyak kekurangan di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Karena itu, seluruh langkah penanganan darurat harus memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat,” ujar Gibran melalui keterangan tertulis.
Secara khusus, Mantan Wali Kota Solo tersebut meminta agar perhatian ekstra diberikan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Menurutnya, penanganan bencana ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar negara selalu hadir mendampingi masyarakat hingga tahap pemulihan secara berkelanjutan.
Cek Pelabuhan hingga Gereja
Selain mengunjungi posko pengungsian, Wapres Gibran meninjau sejumlah infrastruktur utama untuk memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap beroperasi.
Salah satu lokasi yang disambangi adalah Pelabuhan Laurentius Say. General Manager Pelindo Cabang Maumere, Angga Adi Prebawa, mengonfirmasi bahwa aktivitas operasional pelabuhan sejauh ini tetap berjalan normal untuk menopang rantai logistik dan angkutan penumpang.
Gibran juga mengunjungi Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure. Di sana, ia menginstruksikan agar rehabilitasi bangunan gereja segera dilakukan agar warga dapat kembali beribadah dengan tenang dan aman. Di sela peninjauan, Wapres menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar untuk memastikan pendataan kerusakan rumah warga berjalan cepat.
“Ibu, rumahnya retak? Sudah difoto? Sudah didata?” tanya Gibran.
“Iya, sudah, Pak,” jawab salah seorang warga.
Soroti Fasilitas RSUD TC Hillers: “Kita Upgrade Sekalian”
Peninjauan berlanjut ke RSUD TC Hillers Sikka. Wapres mengelilingi area gedung rumah sakit serta menyapa pasien dan tenaga kesehatan yang terpaksa dirawat di tenda-tenda darurat halaman RSUD.
Saat mengecek ruang Intensive Care Unit (ICU), Gibran menyoroti kondisi sarana kesehatan yang kurang memadai akibat dampak bencana.
“Enggak proper. Ventilatornya rusak,” pangkas Gibran saat melihat kondisi ruang ICU.
Melihat situasi tersebut, Wapres menginstruksikan agar pasien yang membutuhkan perawatan intensif segera dirujuk ke rumah sakit yang memiliki kapasitas layanan lebih tinggi. Ia juga meminta penataan ulang posko pelayanan darurat serta mendorong percepatan pembangunan rumah sakit lapangan berkapasitas lebih besar.
“Kita upgrade sekalian,” tegas Wapres memberikan instruksi kepada jajaran terkait.
Trauma Healing bagi Anak-Anak
Kunjungan kerja Wapres di Maumere turut didampingi oleh tim mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI).
Para mahasiswa memberikan pendampingan psikososial melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak di tenda pengungsian. Melalui aktivitas bernyanyi dan bermain tebak-tebakan, kehadiran tim relawan UI diharapkan mampu meredakan rasa cemas dan mengembalikan keceriaan anak-anak korban bencana.***











