• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Alarm Keras bagi Negara: Hentikan Intimidasi dan Persekusi Tenaga Kesehatan!

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
28 Juni 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Kenaikan Dolar: Ancaman atau Momentum Kebangkitan Kedokteran Indonesia?

Leecarlo Millano L G, Ketua Bidang Kesehatan DPP PROJO

JAKARTA, PROJO.or.id – Kepergian dr. Icha Pakaenoni menyisakan duka mendalam bagi dunia kesehatan Indonesia. Namun, lebih dari sekadar duka, peristiwa ini dipandang sebagai tamparan keras bagi bangsa yang selama ini mengandalkan dedikasi tenaga kesehatan, namun belum sepenuhnya mampu menjamin keselamatan mereka saat menjalankan tugas.

Ketua Bidang Kesehatan DPP PROJO, Leecarlo Millano Lumban Gaol, menegaskan bahwa tragedi ini tidak boleh dipandang sebagai persoalan individu semata. Jika intimidasi dan tekanan yang dialami almarhumah terbukti menjadi bagian dari rangkaian peristiwa sebelum wafatnya, maka hal ini adalah alarm bahwa sistem perlindungan tenaga kesehatan nasional memiliki celah yang serius.

KabarLainnya

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

“Selama bertahun-tahun kita berbicara tentang patient safety, tetapi terlalu sedikit perhatian diberikan kepada health worker safety. Padahal, keduanya tidak dapat dipisahkan. Tidak mungkin pelayanan kesehatan berjalan optimal apabila dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya bekerja di bawah ancaman, tekanan psikologis, intimidasi, maupun kekerasan,” ujar Leecarlo dalam pernyataan resminya.

Negara Harus Hadir

Leecarlo menyoroti bahwa rumah sakit, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD), merupakan lingkungan dengan tekanan emosi yang sangat tinggi.

Meskipun dokter memahami kecemasan keluarga pasien, namun kritik tidak boleh berubah menjadi tindakan intimidasi, pengerahan massa, persekusi di media sosial, maupun kekerasan fisik.

“Negara harus hadir melindungi mereka yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Kejadian ini menunjukkan bahwa sistem perlindungan kita belum berjalan sebagaimana mestinya. Banyak rumah sakit belum memiliki standar operasional yang kuat dalam menghadapi kekerasan di tempat kerja,” tambahnya.

Evaluasi Kebijakan Kementerian Kesehatan

DPP PROJO mendesak Kementerian Kesehatan untuk melakukan evaluasi serius terhadap kebijakan perlindungan tenaga kesehatan. Fokus pembangunan kesehatan selama ini dinilai masih didominasi oleh penambahan jumlah dokter, infrastruktur, dan target pelayanan, sementara aspek perlindungan bagi tenaga kesehatan yang sudah bertugas di lapangan sering terabaikan.

Leecarlo mendorong agar Kementerian Kesehatan segera memimpin lahirnya kebijakan nasional yang tegas terkait:

  1. Pencegahan kekerasan di fasilitas kesehatan.
  2. Penerapan standar keamanan yang ketat di IGD (termasuk panic button).
  3. Sistem pelaporan nasional yang terintegrasi.
  4. Penyediaan pendampingan hukum dan dukungan psikologis yang merata.
  5. Koordinasi yang kuat dengan aparat penegak hukum.

Melindungi Tanpa Membela Kesalahan

Leecarlo menegaskan bahwa perlindungan terhadap tenaga kesehatan bukan berarti melegalkan kesalahan atau menutup ruang bagi aspirasi publik. Masyarakat tetap memiliki hak untuk mengkritik atau menempuh jalur hukum jika terdapat dugaan kelalaian.

“Namun, hak tersebut tidak pernah mencakup tindakan mengintimidasi atau menciptakan rasa takut. Melindungi tenaga kesehatan berarti memastikan mereka dapat bekerja secara profesional, objektif, dan tenang demi keselamatan pasien,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Leecarlo berharap tragedi ini menjadi momentum perubahan bagi sistem kesehatan Indonesia.

“Jangan sampai kita baru tersadar setelah kehilangan satu demi satu tenaga kesehatan terbaik bangsa. Ketika negara gagal melindungi mereka yang menyelamatkan nyawa, maka yang dipertaruhkan adalah kepercayaan masyarakat terhadap seluruh sistem kesehatan kita,” pungkasnya.***

Add as Preferred Source
Tags: Ketua Bidang Kesehatan DPP PROJOLeecarlo Millano Lumban Gaol
Share16Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Keraton Adat Lampung Sematkan Gelar “Baginda Pemuka Bangsa” kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo

Kabar Selanjutnya

Soal Foto Viral Injak Kepala Kerbau, Sekjen PROJO Tegaskan Itu Prosesi Gelar Adat

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas
Kabar Nasional

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026
[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa
Kabar Nasional

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

30 Oktober 2026
HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia
Kabar Nasional

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

28 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya

Soal Foto Viral Injak Kepala Kerbau, Sekjen PROJO Tegaskan Itu Prosesi Gelar Adat

Di Bawah Temaram Lampu Braga: Mengupas Ilusi Kebenaran dan Bisingnya Realita Politik

Di Bawah Temaram Lampu Braga: Mengupas Ilusi Kebenaran dan Bisingnya Realita Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

30 Oktober 2026
Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

30 Oktober 2026
[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

30 Oktober 2026

[ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

30 Oktober 2026
Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

30 Oktober 2026

TRENDING

  • [SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa

    PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Penuh Senyum, Rombongan Emak-emak Bangkalan Silaturahmi dengan Jokowi di Sumber Solo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • [ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    29 shares
    Share 12 Tweet 7

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.