• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Budi Arie: Isu Ijazah Tak Bisa Degradasi Gibran, Ini Pertarungan Elite Berebut Kekuasaan

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
20 Oktober 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 3 menit
A A
0
Budi Arie: Isu Ijazah Tak Bisa Degradasi Gibran, Ini Pertarungan Elite Berebut Kekuasaan

Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi

JAKARTA, PROJO.or.id — Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi menilai isu ijazah yang menyeret Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak akan berhasil menurunkan reputasi politik Gibran. Menurutnya, polemik tersebut lebih mencerminkan persaingan elite dalam perebutan kekuasaan daripada persoalan yang menjadi perhatian utama masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Budi Arie dalam podcast Unpacking Indonesia bersama Zulfan Lindan.

Budi Arie mengatakan, sejak awal PROJO telah memperkirakan bahwa setelah polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo mencuat, isu serupa akan diarahkan kepada Gibran.

“Sejak awal sudah kita antisipasi bahwa habis ijazah Pak Jokowi pasti ijazah Mas Gibran,” kata Budi Arie.

Ia menduga, sasaran politik di balik polemik tersebut adalah melemahkan posisi Gibran sejak dini. Menurutnya, usia Gibran yang masih muda dan potensinya dalam kepemimpinan nasional membuat Wakil Presiden itu menjadi figur yang diperhitungkan dalam politik masa depan Indonesia.

KabarLainnya

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

Sekjen PROJO Jelaskan Alasan Relawan Dihadirkan Lebih Dulu dalam Sidang Ijazah Jokowi

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

“Tujuannya apa? Kandidat paling serius pemimpin Indonesia masa depan kan Mas Gibran. Umurnya masih muda. Sehingga harus dari awal, dari muda, mesti didegradasi,” ujarnya.

Meski demikian, Budi Arie meyakini isu ijazah tidak akan efektif untuk menjatuhkan Gibran di mata masyarakat.

 

View this post on Instagram

 

Budi Arie: Isu Ijazah Bukan Isu Rakyat

Budi Arie membedakan polemik ijazah dengan persoalan yang menurutnya lebih langsung menyentuh kepentingan publik, seperti korupsi, penyalahgunaan proyek, dan pelanggaran terhadap keuangan negara.

Menurut dia, persoalan yang berkaitan dengan penggunaan uang negara dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat memiliki bobot berbeda dibandingkan polemik yang berpusat pada persaingan elite politik.

“Kalau isunya korupsi, isunya main proyek, isunya pelanggaran terhadap keuangan negara, itu pasti mati kalau ijazahnya apa,” ujar Budi Arie.

Ia kemudian menegaskan pandangannya bahwa isu ijazah lebih berkaitan dengan perebutan pengaruh dan posisi politik di kalangan elite.

“Isu ijazah ini bukan isu rakyat. Ini isu elite yang pengen berebut kekuasaan. Itu aja,” katanya.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan politik Budi Arie mengenai motif di balik polemik ijazah. Penilaian mengenai motif para pihak yang mengangkat isu tersebut tetap perlu dibedakan dari fakta yang dapat dibuktikan.

Gibran dan Dinamika Politik Masa Depan

Bagi Budi Arie, polemik ijazah perlu dilihat dalam konteks persaingan politik yang lebih luas. Ia menilai serangan terhadap Gibran tidak bisa dilepaskan dari posisi Wakil Presiden sebagai salah satu figur muda yang berpotensi memainkan peran penting dalam dinamika kepemimpinan nasional mendatang.

Namun, perdebatan politik mengenai seorang pejabat publik semestinya tetap dibedakan dari pemeriksaan faktual atas persoalan yang dipersoalkan. Kritik terhadap pejabat, termasuk terkait dokumen pendidikan, perlu dijawab melalui informasi dan proses yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi PROJO, pernyataan Budi Arie menegaskan pandangannya bahwa polemik ijazah tidak seharusnya mengaburkan persoalan yang lebih substantif bagi masyarakat, terutama pemberantasan korupsi, tata kelola pemerintahan, dan penggunaan keuangan negara.

Dalam podcast tersebut, Budi Arie menyampaikan keyakinannya bahwa polemik ijazah tidak akan dengan sendirinya mendegradasi Gibran. Ia memandang pertarungan politik tidak cukup dinilai dari riuhnya isu yang berkembang di kalangan elite, tetapi juga dari persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.***

Add as Preferred Source
Share9Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

IHSG Rontok, Kepercayaan Jangan Ikut Ambruk

Kabar Selanjutnya

Jimly Soroti Syarat Ijazah Capres-Cawapres: Jangan Sampai Kalah oleh Urusan Kertas

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia
Kabar Nasional

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

28 Oktober 2026
Kabar Nasional

Sekjen PROJO Jelaskan Alasan Relawan Dihadirkan Lebih Dulu dalam Sidang Ijazah Jokowi

25 Oktober 2026
Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah
Kabar Nasional

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

24 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Jimly Soroti Syarat Ijazah Capres-Cawapres: Jangan Sampai Kalah oleh Urusan Kertas

Jimly Soroti Syarat Ijazah Capres-Cawapres: Jangan Sampai Kalah oleh Urusan Kertas

Gugatan Kandas, Stigma Berlanjut: Gibran dan Bahaya Penghukuman Lewat Opini Publik

Polemik Ijazah Belum Tentu Gerus Elektabilitas Gibran, Ini Analisis Burhanuddin Muhtadi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

28 Oktober 2026
Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

28 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

    Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    534 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

    13 shares
    Share 5 Tweet 3

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.