MAKASSAR, PROJO.or.id – Pasca-sukses menggelar Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Jawa Barat pada Sabtu (30/5) kemarin, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO kini langsung bersiap melanjutkan agenda konsolidasi maraton ke Indonesia Timur. Destinasi berikutnya adalah Provinsi Sulawesi Selatan.
Konferda PROJO Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di kawasan ikonik Pantai Losari, tepatnya bertempat di Makassar Golden Hotel.
Langkah maraton ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam melakukan konsolidasi total di setiap provinsi di seluruh Indonesia. Agenda besar ini mengusung tema utama yang menegaskan arah perjuangan ke depan: “Konsolidasi Total Menuju PROJO yang Solid, Militan, dan Terorganisir.”
Transformasi Menjadi Gerakan Rakyat yang Dinamis
Ketua DPD PROJO Sulsel, Herwin Niniala, menyatakan bahwa pelaksanaan Konferda ini menjadi momentum krusial untuk menjaga eksistensi sekaligus memperkuat peran strategis organisasi di tengah perubahan peta politik nasional yang dinamis.
”PROJO mempersiapkan arah baru organisasi. Kita tidak boleh berhenti sebagai ormas biasa, tetapi harus bertransformasi menjadi gerakan rakyat yang dinamis dan berkelanjutan,” ujar Herwin dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Herwin menekankan bahwa solidaritas hingga ke tingkat akar rumput (grassroots) adalah kunci utama bagi PROJO untuk mampu menghadapi tantangan global serta perubahan politik nasional yang terus berkembang pesat.
Libatkan Seluruh Kekuatan Organisasi Sayap
Demi mencapai target konsolidasi yang maksimal, konferensi di Makassar ini tidak hanya melibatkan struktural formal dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sulawesi Selatan.Seluruh elemen kekuatan organisasi sayap PROJO juga dipastikan melebur dan terlibat aktif.
Di antaranya adalah Sarinah PROJO, Majelis Taklim PROJO, serta energi muda dari PROJO Muda.
Kehadiran elemen-elemen ini diharapkan mampu memperluas spektrum gerakan PROJO dalam menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
”Kami berharap momentum ini menjadi peneguh transformasi PROJO menuju demokrasi yang lebih dewasa, solid, dan selalu berada di sisi rakyat,” pungkas Ketua DPD PROJO Sulsel tersebut dengan optimis.***











