• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
22 Oktober 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
PROJO Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Kenang Peran Jokowi Menetapkan 22 Oktober

JAKARTA, PROJO.or.id — Keluarga Besar PROJO mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026 kepada seluruh santri, ulama, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar pesantren di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Lebih dari itu, Hari Santri menjadi pengingat bahwa semangat keagamaan, cinta tanah air, persatuan, dan pengabdian kepada rakyat merupakan bagian penting dalam perjalanan bangsa.

Pada 2026, Kementerian Agama mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema ini menegaskan pentingnya peran santri dalam mempersiapkan masa depan Indonesia melalui penguatan karakter, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemandirian ekonomi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

PROJO memandang santri sebagai bagian penting dari kekuatan bangsa. Tradisi keilmuan pesantren, keteladanan para kiai, serta semangat gotong royong yang tumbuh di lingkungan pesantren merupakan modal sosial untuk menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan kebangsaan.

Semangat perjuangan santri pada masa kemerdekaan perlu diteruskan dalam bentuk pengabdian pada masa kini. Tantangan bangsa tidak lagi hanya berupa penjajahan fisik, tetapi juga mencakup kemiskinan, ketimpangan, keterbatasan akses pendidikan, serta tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Berawal dari gagasan pesantren, ditetapkan pada era Jokowi

Penetapan Hari Santri Nasional memiliki sejarah penting pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Gagasan Hari Santri mengemuka pada 2014 ketika Joko Widodo, yang saat itu masih berstatus calon presiden, mengunjungi Pondok Pesantren Babussalam di Desa Banjarejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, kalangan pesantren menyampaikan aspirasi agar pemerintah menetapkan Hari Santri sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para santri dalam perjuangan bangsa.

Pada awalnya, muncul usulan agar Hari Santri diperingati setiap 1 Muharam. Dalam perkembangan berikutnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengusulkan tanggal 22 Oktober karena memiliki kaitan historis dengan Resolusi Jihad yang diserukan para ulama pada 22 Oktober 1945 untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015.

Penetapan tersebut menjadi pengakuan negara terhadap kontribusi ulama dan santri dalam merebut, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan. Pada 22 Oktober 2015, Presiden Jokowi juga mendeklarasikan Hari Santri Nasional dalam acara di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Melanjutkan perjuangan santri untuk Indonesia

Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 menjadi salah satu tonggak sejarah yang menunjukkan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan melibatkan berbagai elemen bangsa, termasuk ulama dan santri. Semangat tersebut menjadi bagian dari warisan kebangsaan yang terus relevan hingga sekarang.

Dalam konteks pembangunan nasional, santri diharapkan tidak hanya menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penguasaan teknologi, penguatan kewirausahaan, peningkatan kualitas pendidikan, serta kepedulian terhadap persoalan sosial menjadi bagian dari kontribusi yang dibutuhkan bangsa.

KabarLainnya

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

Sekjen PROJO Jelaskan Alasan Relawan Dihadirkan Lebih Dulu dalam Sidang Ijazah Jokowi

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Momentum ini perlu menjadi dorongan untuk memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan generasi muda.

Selamat Hari Santri Nasional 2026.

Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

Santri berilmu, berakhlak, mandiri, dan cinta tanah air menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama mewujudkan Indonesia yang maju, adil, sejahtera, dan tetap kokoh dalam persatuan.***

Add as Preferred Source
Share6Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Prabowo Kenang Arah Politik Jokowi: Sejak Jadi Menhan, Saya Ikuti Garis Kebijakannya

Kabar Selanjutnya

Tangis Ibu Ida dari Medan Pecah Saat Bertemu Jokowi: “Kami Butuh Bapak”

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia
Kabar Nasional

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

28 Oktober 2026
Kabar Nasional

Sekjen PROJO Jelaskan Alasan Relawan Dihadirkan Lebih Dulu dalam Sidang Ijazah Jokowi

25 Oktober 2026
Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah
Kabar Nasional

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

24 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Tangis Ibu Ida dari Medan Pecah Saat Bertemu Jokowi: “Kami Butuh Bapak”

Tangis Ibu Ida dari Medan Pecah Saat Bertemu Jokowi: “Kami Butuh Bapak”

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

Sekjen PROJO: Kehadiran Saksi di Sidang Ijazah Jokowi untuk Buktikan Dakwaan, Bukan Menguji Keaslian Ijazah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

28 Oktober 2026
Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

28 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

    Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    534 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

    13 shares
    Share 5 Tweet 3

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.