• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

Jokowi di Penang Peace Dialogue: Pemimpin Harus Memahami Rakyat, Rakyat Juga Harus Memahami Pemimpin

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
6 September 2026
in Kabar Nasional
Waktu Baca: 2 menit
A A
0
Jokowi di Penang Peace Dialogue: Pemimpin Harus Memahami Rakyat, Rakyat Juga Harus Memahami Pemimpin

Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat menghadiri gala dinner Penang Peace Dialogue di Penang, Malaysia, Sabtu (5/9/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

PENANG, MALAYSIA, PROJO.or.id  — Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menekankan pentingnya hubungan yang saling memahami antara pemimpin dan rakyat sebagai salah satu fondasi dalam membangun perdamaian.

Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri gala dinner sebagai pembuka Penang Peace Dialogue di George Town, Pulau Pinang, Malaysia, Sabtu (5/9/2026).

Forum yang berlangsung pada 5–6 September 2026 itu menjadi ruang bagi para tokoh untuk bertukar gagasan mengenai perdamaian dan masa depan dunia.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan tantangan dunia yang semakin kompleks membuat kualitas kepemimpinan menjadi semakin penting. Menurutnya, pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengelola strategi dan kekuasaan.

“Dalam situasi seperti ini, peran para pemimpin menjadi sangat penting. Seorang pemimpin bukan hanya seseorang yang memahami strategi dan kekuasaan, tetapi seseorang yang benar-benar memahami rakyatnya,” ujar Jokowi.

Pemimpin Harus Mendengar Rakyat

Menurut Jokowi, pemimpin yang baik adalah mereka yang mau mendengar suara masyarakat, memahami kekhawatiran dan persoalan yang dihadapi rakyat, serta bekerja untuk memastikan masa depan yang lebih baik.

Namun, Jokowi mengingatkan bahwa hubungan antara pemimpin dan rakyat tidak boleh berjalan satu arah.

Rakyat, kata dia, juga memiliki tanggung jawab untuk memahami arah dan tantangan yang dihadapi para pemimpin.

“Namun, itu saja tidak cukup, karena rakyat juga memiliki peran penting,” kata Jokowi.

Ia menjelaskan, rakyat yang kuat bukan semata-mata rakyat yang mampu menyampaikan tuntutan, tetapi juga masyarakat yang memahami tantangan dan arah kepemimpinan.

Ketika rakyat memahami kondisi yang dihadapi pemimpinnya, akan tumbuh semangat. Ketika kepercayaan terbentuk, dukungan pun akan mengikuti.

“Dan ketika pemimpin dan rakyat benar-benar saling memahami, di situlah fondasi perdamaian terbentuk,” ujar Jokowi.

Perdamaian Berawal dari Kesediaan Mendengar

Bagi Jokowi, perdamaian tidak hanya dibangun melalui kesepakatan politik atau diplomasi antarpemerintah.

Perdamaian juga berawal dari sikap manusia untuk bersedia mendengar dan memahami satu sama lain.

Ia menilai dialog menjadi penting karena membuka ruang bagi berbagai pihak untuk melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda.

“Perdamaian selalu berasal dari hati yang bersedia mendengarkan, dan dari keberanian untuk memahami,” tutur Jokowi.

KabarLainnya

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

Karena itu, Jokowi berharap Penang Peace Dialogue tidak berhenti sebagai forum pertukaran gagasan, tetapi mampu menghasilkan pemikiran dan tindakan nyata bagi terciptanya dunia yang lebih damai.

Jokowi Dijadwalkan Sampaikan Keynote Speech

Penang Peace Dialogue menjadi salah satu forum internasional yang mempertemukan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang untuk membicarakan isu perdamaian dan masa depan.

Setelah menghadiri gala dinner, Jokowi dijadwalkan menyampaikan keynote speech pada Minggu (6/9/2026).

Dalam agenda tersebut, Jokowi diharapkan kembali menyampaikan pandangannya mengenai perdamaian, kepemimpinan, serta pentingnya kerja sama di tengah berbagai tantangan global.

Turut hadir dalam gala dinner Penang Peace Dialogue antara lain Ketua Menteri Penang Chow Kon Yeow beserta jajaran, Konsul Jenderal RI di Penang Wanton Saragih beserta jajaran, serta sejumlah tokoh masyarakat di Penang.

Kehadiran Jokowi dalam forum tersebut menunjukkan bahwa setelah menyelesaikan masa kepresidenannya, gagasan dan pengalamannya mengenai kepemimpinan dan hubungan dengan masyarakat tetap menjadi bagian dari percakapan di tingkat internasional.

Bagi Jokowi, pesan perdamaian pada akhirnya kembali pada hal yang paling mendasar: kesediaan untuk mendengar, keberanian untuk memahami, dan kemauan untuk saling percaya antara pemimpin dan rakyat.***

Add as Preferred Source
Tags: JokowiPenang Peace Dialogue
Share9Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Bengawan Solo, Onde-onde, dan Kehangatan Jokowi–Xanana: Diplomasi Dua Sahabat di Rumah Sederhana

Kabar Selanjutnya

Budi Arie Setiadi : Kekuatan Terbesar Presiden Ada di Rakyat

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas
Kabar Nasional

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026
[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa
Kabar Nasional

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

30 Oktober 2026
HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia
Kabar Nasional

HSP ke-98, PROJO Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Nasional di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

28 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya
Budi Arie Setiadi : Kekuatan Terbesar Presiden Ada di Rakyat

Budi Arie Setiadi : Kekuatan Terbesar Presiden Ada di Rakyat

Anwar Ibrahim Telepon Jokowi, Sampaikan Solidaritas Malaysia atas Erupsi Anak Krakatau

Anwar Ibrahim Telepon Jokowi, Sampaikan Solidaritas Malaysia atas Erupsi Anak Krakatau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

Budi Arie: Jika Jokowi Pimpin PSI, Arah Politik Relawan Akan Lebih Jelas

30 Oktober 2026
Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

30 Oktober 2026
Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

Niat Makzulkan Wapres Gagal, Denny Ajak Prabowo Ikut Konspirasi?

30 Oktober 2026
[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa

PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

30 Oktober 2026

[ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

30 Oktober 2026
Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

30 Oktober 2026

TRENDING

  • [SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa

    PROJO: Putusan MA Tak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran, Freddy Alex Damanik Ingatkan Mekanisme Konstitusi

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gibran Siap Buka-bukaan soal Ijazah, Penggugat Mundur Sebelum Pembuktian

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Penuh Senyum, Rombongan Emak-emak Bangkalan Silaturahmi dengan Jokowi di Sumber Solo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • [ Siaran Pers ] PROJO: Putusan MA soal Suket Penyetaraan Pendidikan Tidak Otomatis Batalkan Jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Budi Arie: Jika Jokowi Menerima Tanggung Jawab Pimpin PSI, Double Digit Bisa Terlampaui

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

    29 shares
    Share 12 Tweet 7

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.