BEKASI, PROJO.or.id — Suasana di Jalan Raya Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, mendadak ramai saat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mampir makan bakso bersama warga, Minggu (27/9/2026) sore.
Jokowi datang setelah menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi. Kedatangannya ke rumah makan bakso tersebut disebut tidak masuk dalam agenda yang sebelumnya dijadwalkan.
Ketua Umum Sahabat Bakso Indonesia, Bambang Hariyanto, mengatakan Jokowi melihat antusiasme para pedagang dan masyarakat yang menunggu di pinggir jalan sebelum akhirnya memutuskan mampir.
“Beliau hari ini ada acara rakorda PSI di Kabupaten Bekasi. Melihat antusias pedagang bakso dan masyarakat Kabupaten Bekasi yang berhenti di pinggir jalan menunggu kehadiran beliau, akhirnya beliau berkenan mampir dan ingin bertemu dengan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar Bambang dikutip dari Beritasatu.com.
Momen tersebut menjadi kesempatan bagi para pedagang dan pelaku UMKM untuk bertemu langsung dengan Jokowi.
Bambang mengatakan Jokowi memesan bakso urat. Hidangan tersebut disebut mendapat respons positif dari Jokowi karena teksturnya yang empuk dan rasanya yang lezat. Jokowi juga menikmati es teh manis.
“Beliau tadi pesan bakso urat. Beliau sangat suka ternyata dengan bakso urat. Katanya empuk dan lezat. Minumnya tadi es teh manis,” kata Bambang.
Sebelumnya, para pedagang bakso memang telah menyiapkan kegiatan khusus untuk menyambut kedatangan Jokowi.
Sebanyak 82 gerobak bakso berjajar di sepanjang Jalan Raya Citarik. Sekitar 300 pedagang bakso, 80 juru masak, serta pelaku UMKM ikut terlibat.
Total 8.000 porsi makanan gratis disiapkan untuk masyarakat. Selain bakso, tersedia pula siomay dan mi ayam.
Di tengah suasana tersebut, para pelaku UMKM juga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi kepada Jokowi, terutama terkait kenaikan harga bahan baku.
Bambang mengatakan tingginya harga bahan baku menjadi tantangan bagi pedagang kecil karena terjadi ketika masyarakat juga menghadapi kesulitan dalam memperoleh penghasilan.
“Yang kita sampaikan hari ini adalah mahalnya kebutuhan bahan baku. Di saat masyarakat cari duit susah, tetapi bahan-bahan baku sangat tinggi. Ini yang kita sampaikan kepada Pak Jokowi,” tuturnya.
Bambang berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah saat ini, khususnya terkait beban biaya produksi yang dirasakan pelaku UMKM.
Menurut Bambang, Jokowi juga berpesan agar para pelaku usaha tetap semangat menghadapi kondisi harga bahan baku yang meningkat.
“Bagi UMKM tetap semangat di kondisi yang saat ini serba mahal. Bahan baku serba mahal. Tetap berjuang, semangat, tetap bergerak supaya penghasilannya tetap naik,” ujar Bambang.
Pertemuan sederhana di warung bakso itu pun menjadi bagian dari kunjungan Jokowi ke Bekasi. Dari balik gerobak dan semangkuk bakso, para pedagang mendapat kesempatan menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Sebelumnya, Sahabat Bakso Indonesia juga menyebut komunitas mereka pernah menyambut Jokowi ketika masih menjabat sebagai presiden. Pada 2019, Jokowi disebut pernah menghadiri acara makan bakso bersama di Kabupaten Bekasi.***










![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-120x86.jpeg)


![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-350x250.jpeg)