JAKARTA, PROJO.or.id — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menilai kisruh tuduhan ijazah palsu yang menyeret dirinya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bisa saja berkaitan dengan operasi politik untuk menurunkan reputasi seseorang. Ia juga menyoroti kemungkinan isu-isu penting bagi masyarakat dan bangsa justru terlupakan akibat ramainya polemik tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditanya mengenai kemungkinan keterkaitan antara tuduhan ijazah palsu terhadap dirinya dan Gibran dengan dinamika politik yang berkembang, termasuk wacana pemakzulan wakil presiden.
“Iya, kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi, jadi menjadi ramai sekali. Tapi ya buat saya biasa saja,” kata Jokowi.
Jokowi kemudian menanggapi pertanyaan apakah polemik yang terus bergulir itu berpotensi membuat isu-isu penting bagi masyarakat dan bangsa menjadi terlupakan.
“Ya bisa saja seperti itu, bisa saja memang sekali lagi operasi politik untuk mendowngrade reputasi politik seseorang,” ujarnya.
Saat ditanya apakah dugaan upaya penurunan reputasi politik tersebut menyasar dirinya atau Gibran, Jokowi menjawab, “Ya, dua-duanya bisa.”
Jokowi kembali menegaskan sikapnya yang tidak terlalu mempersoalkan polemik tersebut. “Ya, buat saya biasa saja,” lanjutnya.
Isu Politik Ramai, Persoalan Penting Berisiko Tergeser
Pernyataan Jokowi menyoroti kemungkinan dampak polemik politik yang terus menyita perhatian publik. Ketika perdebatan mengenai tuduhan ijazah palsu dan wacana pemakzulan mendominasi ruang publik, persoalan lain yang menyangkut kepentingan masyarakat berisiko kehilangan perhatian.
Dalam kehidupan demokrasi, kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika politik. Namun, perhatian publik juga perlu tetap tertuju pada persoalan-persoalan mendasar yang berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat.
Jokowi menyampaikan dugaan operasi politik untuk menurunkan reputasi sebagai penilaiannya terhadap situasi yang berkembang. Pernyataan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya operasi politik terorganisasi ataupun pihak tertentu yang mengendalikan polemik tersebut.***









![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-120x86.jpeg)


![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-350x250.jpeg)