• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kirim Artikel
  • Projo Store
  • Donasi
  • Laporkan !
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Istana
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Bergabung Anggota
    • Kirim Laporkan
    • Donasi
    • Berlangganan Informasi
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
No Result
View All Result
PROJO.or.id
No Result
View All Result

PROJO Harus Membumi di Pelosok Negeri

Tim Redaksi Oleh Tim Redaksi
4 Juni 2026
in Opini
Waktu Baca: 3 menit
A A
0
PROJO Harus Membumi di Pelosok Negeri

DR. Maryono, S.Si, Apt,M.Si, Ketua DPC Projo Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan

Refleksi Konferda Projo Sulawesi Selatan

DALAM dinamika politik Indonesia modern, tidak banyak organisasi relawan yang mampu bertahan, berkembang, dan tetap relevan dalam perubahan zaman. Salah satu pengecualian adalah PROJO, organisasi kemasyarakatan yang lahir pada tahun 2013 atas inisiatif Budi Arie Setiadi bersama sejumlah aktivis dan relawan yang memiliki visi besar tentang demokrasi partisipatif.

Secara etimologis, kata *Projo* berakar dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi yang berarti negeri dan rakyat. Makna tersebut bukan sekadar identitas organisasi, melainkan fondasi ideologis yang menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan. Karena itu, slogan “Setia di Garis Rakyat” bukanlah semboyan kosong, tetapi sebuah komitmen moral yang harus terus dijaga dalam setiap langkah pergerakan.

Sejarah telah mencatat bahwa Projo memainkan peran penting dalam mengantarkan kepemimpinan nasional yang kuat melalui kemenangan Presiden Joko Widodo selama dua periode. Namun, kontribusi Projo tidak berhenti pada momentum elektoral semata. Organisasi ini juga menunjukkan konsistensinya dalam mengawal berbagai program pembangunan yang dinilai berpihak kepada rakyat.

Kemampuan Projo membaca arah perubahan politik nasional kembali terlihat pada Oktober 2023. Saat komunikasi politik di internal Koalisi Indonesia Maju mengalami dinamika terkait penentuan calon wakil presiden, Projo tampil sebagai *game changer*. Deklarasi dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada 14 Oktober 2023 menjadi salah satu momentum yang memperlihatkan keberanian organisasi ini dalam mengambil posisi strategis di tengah ketidakpastian politik.

Keberlangsungan Projo hingga hari ini tidak terlepas dari tiga fungsi utama yang menjadi kekuatan organisasinya.

Pertama, konsolidasi pada tataran akar rumput. Kekuatan Projo lahir dari kedekatannya dengan masyarakat. Organisasi ini memahami bahwa legitimasi sosial tidak dibangun dari ruang-ruang elit, melainkan dari kemampuan mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara langsung.

Kedua, advokasi dan jembatan komunikasi politik. Dalam berbagai situasi, Projo mampu menjadi penyambung suara masyarakat kepada pemerintah sekaligus menjelaskan arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Peran ini menjadikan Projo sebagai penghubung yang efektif antara negara dan rakyat.

Ketiga, akselerator perubahan. Projo tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga sebagai penggerak. Organisasi ini mampu mendorong transformasi sosial melalui pengembangan kreativitas, penguatan kapasitas relawan, dan penempatan sumber daya manusia yang tepat pada posisi strategis.

Ketiga fungsi tersebut menjadi alasan mengapa Projo tetap eksis dan memiliki daya tahan organisasi yang kuat. Namun, tantangan ke depan tentu jauh lebih kompleks. Oleh karena itu, konsolidasi yang berkelanjutan menjadi kebutuhan mutlak agar semangat kerelawanan tetap hidup dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Dalam konteks itulah pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) Projo Sulawesi Selatan memiliki arti strategis. Konferda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan atau forum seremonial organisasi. Lebih dari itu, Konferda merupakan momentum memperkuat konsolidasi gerakan, memperbarui arah perjuangan, dan menegaskan kembali posisi Projo sebagai organisasi rakyat.

Sulawesi Selatan memiliki rekam jejak yang kuat dalam perjalanan Projo. Daerah ini turut berkontribusi dalam kemenangan Presiden Joko Widodo selama dua periode dan menjadi bagian penting dalam kemenangan pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Pengalaman tersebut menjadi modal sosial sekaligus politik yang sangat berharga untuk menghadapi tantangan masa depan.

Sebagai ujung tombak organisasi di daerah, Projo Sulawesi Selatan setidaknya memiliki dua agenda besar yang perlu diperkuat.

Pertama, mitigasi isu-isu lokal. Pengurus daerah harus hadir sebagai mata dan telinga masyarakat. Berbagai persoalan seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur desa, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok harus menjadi perhatian utama. Respons yang cepat terhadap keluhan masyarakat akan memperkuat kepercayaan publik terhadap organisasi.

Kedua, advokasi kebijakan yang berkelanjutan. Projo harus menjadi jembatan yang efektif antara masyarakat pelosok dengan pemerintah. Tidak boleh ada kesenjangan informasi maupun kesenjangan akses terhadap program-program pembangunan nasional. Aspirasi rakyat di desa harus mampu sampai ke meja pengambil kebijakan, sementara kebijakan pemerintah harus dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada akhirnya, masa depan Projo tidak ditentukan oleh seberapa besar organisasi ini berada di pusat kekuasaan, melainkan oleh seberapa kuat ia berakar di tengah rakyat. Kekuatan sejati Projo terletak pada kemampuannya mendengar suara-suara yang sering tidak terdengar, melihat persoalan yang sering luput dari perhatian, dan menghadirkan solusi yang nyata bagi masyarakat.

KabarLainnya

Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

IHSG Rontok, Kepercayaan Jangan Ikut Ambruk

Jokowi, Sun Tzu, dan Seni Membaca Medan Politik

Karena itu, Projo harus terus membumi hingga ke pelosok negeri. Menjadi gerakan yang tidak hanya hadir menjelang momentum politik, tetapi juga hadir dalam denyut kehidupan masyarakat sehari-hari. Sebab ketika organisasi tetap setia pada rakyat, maka rakyatlah yang akan menjadi sumber kekuatan terbesar bagi keberlangsungan perjuangannya.

Di era pembangunan yang semakin kompleks, Projo dituntut tidak hanya menjadi relawan politik, tetapi juga menjadi relawan perubahan. Menjadi penghubung harapan rakyat dengan kebijakan negara. Dan dari sanalah makna sejati slogan “Setia di Garis Rakyat” menemukan relevansinya sepanjang zaman.***

DR. Maryono, S.Si, Apt,M.Si, Ketua DPC Projo Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan

Add as Preferred Source
Tags: DR. MaryonoKetua DPC Projo Kabupaten SidrapKonferda Projo Sulawesi Selatan
Share14Send
Ikuti WhatsApp Channel PROJO.or.id follow
Kabar Sebelumnya

Safari Keliling Indonesia Jokowi Murni Silaturahmi, Projo: Stop Framing Berlebihan!

Kabar Selanjutnya

Skandal BGN: PROJO Gen Z Desak Usut Tuntas Pengkhianat Program Makan Bergizi Gratis!

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Penulis & Editor

KabarTerkait

Ketika Lapas Menjadi Resort, Hukuman Menjadi Liburan
Opini

Refleksi Sumpah Pemuda : Kaum Muda di Era Modern

28 Oktober 2026
Dolar Tembus Rp17.500: Mengapa Rupiah Terus Tertekan Meski Angka Ekonomi Masih Terlihat Bagus?
Opini

IHSG Rontok, Kepercayaan Jangan Ikut Ambruk

19 Oktober 2026
Semua Orang Bicara Jokowi: Antara Benci, Cinta, dan Cari Panggung
Opini

Jokowi, Sun Tzu, dan Seni Membaca Medan Politik

19 Oktober 2026
Kabar Selanjutnya

Skandal BGN: PROJO Gen Z Desak Usut Tuntas Pengkhianat Program Makan Bergizi Gratis!

Langkah Tangguh Sang ‘Insinyur’ Muda: Jejak Jokowi Menaklukkan Atap Sumatra Bersama Mapala Silvagama

Langkah Tangguh Sang ‘Insinyur’ Muda: Jejak Jokowi Menaklukkan Atap Sumatra Bersama Mapala Silvagama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

29 Oktober 2026
Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

29 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

28 Oktober 2026
Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

Rombongan Mahasiswa dan Dosen Universitas Cenderawasih Sambangi Jokowi di Solo, Lagu Papua Warnai Silaturahmi

28 Oktober 2026

TRENDING

  • Jokowi Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran: Itu Hak Konstitusional DPR

    Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang Roy Suryo, Ajudan: Insyaallah Bapak Pasti Hadir

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Jokowi Hormati Proses Hukum, Siap Hadir Jika Dipanggil ke Persidangan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Dari Meja Hijau ke Lingkar Politik: Perjalanan Freddy Alex Damanik

    536 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jokowi Tekankan Evaluasi Berdasarkan Manfaat bagi Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jokowi Tanggapi Survei Elektabilitas Cawapres: Itu Potret Sesaat, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pertimbangan Tanpa Amar: Putusan MK Nomor 01/2026 Sesat Yuridis (Legal Fallacy)

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Antrean Tamu Mengular di Kediaman Jokowi, Dua Warga Malaysia Terharu Disalami Presiden ke-7 RI

    13 shares
    Share 5 Tweet 3

Menulis, alat perjuangan utama untuk membentuk sejarah. Daftar jadi Jurnalis Warga atau sebagai penulis di PROJO.or.id

daftar

Setia di Garis Rakyat

Projo Network

  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Sitemap
  • Redaksi
  • Jurnalis Warga
  • KITA
  • Laporkan !
© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved. WebNesia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Kabar Nasional
    • Kabar Daerah
    • Kabar Rakyat
  • Opini & Sosok
    • Opini
    • Sosok
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Siaran Pers
  • Aksi
    • Bergabung Anggota
    • Daftar Penulis
    • Kirim Laporkan
    • Berlangganan Informasi
    • Donasi
  • Tentang Kami
    • Sejarah PROJO
    • Profil PROJO
    • Struktur Organisasi
  • Jurnalis Warga
  • Redaksi
  • Kontak Kami

© 2026 PROJO - Setia di Garis Rakyat - All Right Reserved.