JAKARTA, PROJO.or.id — Video wawancara lama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang membahas proses pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Video tersebut kembali menjadi perhatian seiring dengan adanya gugatan yang mempertanyakan syarat pencalonan Gibran sebagai wakil presiden yang diajukan Denny Indrayana dan sejumlah pihak ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam potongan wawancara yang kembali beredar, Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali diminta oleh Prabowo Subianto untuk menjadikan Gibran sebagai calon wakil presiden.
“Yang saya dengar Pak Prabowo langsung lima kali meminta Bapak supaya meminang Mas Gibran,” demikian pertanyaan dalam wawancara dari Bocor Alus Tempo.
Jokowi kemudian membenarkan pernyataan itu.
“Iya betul. Lima kali,” ujar Jokowi.
Ketika ditanya mengenai alasan Prabowo meminta Gibran menjadi cawapres, Jokowi menyebut pertimbangan utamanya berkaitan dengan keberlangsungan koalisi yang mengusung Prabowo.
“Ya karena kalau nggak diambil koalisinya akan pecah. Itu aja yang terakhir yang beliau sampaikan,” kata Jokowi.
Menurut Jokowi, pada saat itu kemungkinan pecahnya koalisi memang menjadi salah satu pertimbangan politik yang harus diperhitungkan.
“Dan betul memang kalau enggak dengan Gibran, saya kira koalisinya juga akan pecah pada waktu itu,” ujarnya.
Dalam wawancara tersebut, Jokowi juga menjelaskan bahwa persoalan mengenai batas usia calon wakil presiden telah berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang saat itu sudah ada.
“Ya karena kalau Pak Prabowo meminang Mas Gibran ada undang-undang yang belum bisa atau menghalangi dari sisi umur,” demikian pertanyaan pewawancara.
Jokowi menjawab bahwa pada saat keputusan politik tersebut diambil, sudah terdapat putusan MK yang menjadi dasar hukum terkait persoalan tersebut.
“Enggak, saat saya terakhir itu sudah ada keputusan dari MK, keputusan 90,” ujar Jokowi dalam video tersebut.
Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya tidak berkeliling menawarkan Gibran kepada partai-partai politik untuk menjadi cawapres.
“Saya tidak menenteng-nenteng atau menawarkan kepada semua partai lagi. Tanya aja, nggak pernah,” katanya.
Ia kemudian menceritakan komunikasi terakhirnya dengan Prabowo mengenai pencalonan tersebut.
“Dan yang terakhir bertemu dengan Pak Prabowo saya sampaikan, betul sudah dihitung, Pak,” ujar Jokowi.
Dalam bagian lain yang turut kembali beredar, Jokowi menyampaikan kekhawatirannya terhadap konsekuensi politik apabila keputusan pencalonan tersebut justru berujung pada kekalahan.
“Jangan sampai nanti kalau kalah yang berjalan pemerintahan, kalau ada hal-hal yang kurang dan membebani, nanti juga yang disalahkan masyarakat,” kata Jokowi.
View this post on Instagram
Kembali Muncul di Tengah Gugatan
Kemunculan kembali video tersebut di ruang publik berlangsung ketika proses hukum mengenai syarat pencalonan Gibran kembali menjadi perhatian setelah Denny Indrayana dan sejumlah pemohon mengajukan perkara ke Mahkamah Konstitusi.
Gugatan tersebut mempertanyakan aspek hukum yang berkaitan dengan pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024. Karena itu, potongan wawancara Jokowi mengenai proses pencalonan Gibran kembali menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Namun, konteks video tersebut perlu dibaca secara utuh. Pernyataan Jokowi dalam wawancara itu menggambarkan bagaimana ia menjelaskan proses komunikasi politik menjelang Pilpres 2024, termasuk permintaan Prabowo dan pertimbangan mengenai keberlangsungan koalisi.
Sementara itu, aspek mengenai sah atau tidaknya syarat pencalonan Gibran yang kini kembali dipersoalkan merupakan wilayah hukum yang menjadi kewenangan lembaga peradilan untuk menilainya berdasarkan ketentuan dan bukti yang diajukan dalam perkara.
Dengan demikian, beredarnya kembali video tersebut menunjukkan bagaimana pernyataan lama mengenai proses politik Pilpres 2024 kembali mendapatkan relevansi baru ketika isu hukum terkait pencalonan Gibran kembali masuk ke ruang publik.***










![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-120x86.jpeg)


![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-350x250.jpeg)