MAKASSAR, PROJO.or.id – Komitmen untuk memperkuat mesin organisasi dan mengawal keberlanjutan pemerintahan nasional kembali ditegaskan dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD PROJO Sulawesi Selatan.
Dalam forum tertinggi tingkat daerah tersebut, Herwin Niniala secara resmi terpilih kembali untuk ketiga kalinya sebagai Ketua DPD PROJO Sulawesi Selatan periode 2026-2031.
Pemilihan yang berlangsung secara musyawarah dan mufakat ini digelar di Hotel Makassar Golden, Sabtu (6/6/2026). Herwin mendapat mandat penuh dalam Sidang Pleno dan Pandangan Umum dari 24 Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PROJO Kabupaten/Kota se-Sulsel yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PROJO, Fredy Damanik.
Siap Jalankan Konsolidasi Total
Usai dinyatakan terpilih, Herwin Niniala menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan kokoh yang diberikan oleh seluruh kader PROJO di Sulawesi Selatan.
”Saya berterima kasih atas kepercayaan sahabat-sahabat PROJO dari pengurus DPC se-Sulsel. Semoga nantinya kami diberi kekuatan menjalankan amanah dan konsolidasi organisasi PROJO,” ujar Herwin di hadapan peserta Konferda.
Prosesi pelantikan Herwin dilakukan langsung di lokasi oleh Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, yang hadir bersama jajaran pengurus pusat untuk membuka acara. Saat menyerahkan pataka bendera PROJO, Budi Arie menekankan pentingnya menjaga militansi demi mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.
PROJO Sulsel sebagai Barometer Nasional
Dalam pidato arahannya, Budi Arie Setiadi memuji loyalitas Herwin terhadap basis perjuangan di daerah. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat menarik Herwin untuk masuk dalam jajaran kepengurusan DPP PROJO di Jakarta, namun ditolak secara halus karena Herwin memilih fokus membesarkan organisasi di Sulawesi Selatan.
Budi Arie juga menegaskan bahwa Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah andalan strategis bagi PROJO di tingkat nasional.
”Sulsel adalah provinsi andalan PROJO, yang terkenal SDM dan militansinya, barometer dan indikator bagi pengurus DPD PROJO lainnya. Kami berharap kesinambungan organisasi juga bisa terwujud lewat PROJO Genzi, lahir semangat dan cita-cita kerakyatan serta perjuangan kita tidak pernah hilang,” kata Budi Arie.
Responsif Terhadap Tantangan Global
Di sela-sela kegiatan, mantan Menteri Koperasi tersebut juga memberikan pesan khusus kepada seluruh kader untuk meningkatkan kepekaan sosial dan politik di tengah ketidakpastian situasi global saat ini.
Kader PROJO dituntut tidak hanya solid secara internal, tetapi juga cerdas dalam membaca arah pergerakan geopolitik dan ekonomi.
”Karena itulah maka kita ingin kita lebih cermat, lebih cerdik, lebih seksama dalam menyikapi berbagai perkembangan yang terjadi, baik gejolak geopolitik maupun gejolak pasar dan sebagainya,” pungkasnya.
Dengan nakhoda baru rasa lama ini, DPD PROJO Sulsel dipastikan segera tancap gas menyusun struktur kepengurusan baru guna menyalakan mesin organisasi menyambut berbagai agenda strategis kawalan rakyat ke depan.***










![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-120x86.jpeg)


![[SIARAN PERS] PROJO Sampaikan Pesan Jokowi terkait Kasus Roy-Tifa](https://projo.or.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-24-at-20.27.09-350x250.jpeg)